Ketika selesai operasi maka tubuh akan meninggalkan luka yang dibutuhkan benang untuk menjahitnya. Setelah dijahit maka diberikan perban pada luka supaya jahitan terhindar dari lingkungan luar yang mengganggu luka jahitan.

Perawatan luka operasi di rumah dapat dilakukan dengan mengganti perban setelah 14 jam dan mengganti jahitan yang dilakukan oleh dokter spesialis dengan bantuan antiseptik untuk memastikan luka dalam keadaan bersih.

Berikut adalah cara melakukan perawatan luka operasi di rumah diantaranya:

• Pastikan luka tidak terkena air, selama 24 jam setelah melakukan operasi luka harus dalam keadaan kering oleh karena itu pasien tidak boleh mandi pada hati pertama dan hanya bisa membersihkan tubuh menggunakan spons dan kain, hari kedua disarankan mandi menggunakan shower untuk memudahkan dalam mengatur arah air, luka yang terkena air akan terbuka kembali dan tidak disarankan berendam.

• Ganti perban secara berkala hal ini untuk memastikan luka operasi tidak mengalami infeksi, tanda munculnya infeksi adalah luka berwarna merah lalu mengeluarkan nanah, memberikan rasa nyeri, hangat dan bengkak hingga demam.

• Sebaiknya untuk tidak membuat jahitan robek maka jika batuk, bersin hingga muntah sebaiknya menggunakan bantal dan tingkatkan konsumsi serat, jangan menggaruk bagian luka walaupun gatal karena akan menyebabkan jahitan terlepas dan hindari melakukan olahraga yang memberikan tekanan pada jahitan.

Setiap perban memiliki jenis dalam kelompok besar diantaranya film, simple island, non adherent, moist dan absorbent dressing. Film dressing merupakan dressing utama yang memberikan perlindungan tubuh mengalami gesekan dan tembus udara sehingga tidak menyebabkan lembab dan mencegah kontaminasi bakteri. Simple island dressing yang dijahit sebagai penutup luka dan memiliki selulosa untuk menyerap cairan keluar dan dilakukan selama 24 jam.

Non adherent dressing yang merupakan dressing yang tidak melekat dan mengering untuk membuat luka tidak terasa nyeri dan biasanya jika menggunakan jenis dressing lekat akan melukai bagian jaringan baru yang terbentuk.

Moist dressing sebagai penjaga pada kelembapan luka sehingga akan menghindari kulit kehilangan kelembapan dengan efektif dan biasanya memiliki hydrocolloid dan hydrogel. Hydrogel dressing memiliki kandungan 60% hingga 70% air dengan bentuk jel dan mengandung jaringan mati yang mengeras lalu hitam dan hydrocolloid dressing.

Zat ini tidak memiliki air didalamnya dan berperan untuk menyegel bagian kelembapan tidak hilang karena penguapan. Absorbent dressing yang menyerap cairan dari luka, cocok untuk luka basah dan mencegah maserasi yang membuat perembesan dari luka.

Berikut adalah bahan alami untuk membantu luka lebih cepat kering:

• Tumbuhan witch hazel dengan jenis tanaman untuk kecantikan dan digunakan untuk mengatasi radang di bagian jaringan, dengan kandungan astringen untuk menutup luka dan menghentikan terjadinya pendarahan.

• Calendula dengan jenis bunga yang merawat jaringan rusak dan disajikan menjadi teh atau air untuk mandi atau menggunakan was lap.

• Tanaman pulus yang membantu pengurangan infeksi terhadap bekas luka operasi caesar yang disajikan dalam bentuk teh.

• Lidah buaya yang meminimalisir terjadinya luka dan efektif meringankan luka operasi setelah 24 jam.

Perawatan luka operasi di rumah dengan mencukupi nyrisi dan rutin mengonsumsi ayam, daging, ikan dan telur yang dibutuhkan untuk memperbaiki sel rusak. Sebaiknya mobilisasi aktif dengan menggerakkan kaki, dengan miring ke arah kanan dan kiri walaupun tetap nyeri tetapi akan membantu rasa nyeri.

Tetap konsumsi obat medis dari dokter sesuai anjuran dan jangan menambahkan obat lain tanpa konsultasi dokter dokter terlebih dahulu. Jika Anda ingin mendapatkan informasi dan konsultasi layanan gratis terkait diabetes, Anda dapat menghubungi media kesehatan aido health yang bisa diakses lewat url ini https://aido.id. Semoga membantu.