Kehamilan bagi sebagian kalangan merupakan saat yang memang paling dinanti, terutama mereka yang baru menjalankan mahligai rumah tangga. Bahkan berbagai cara rela dilakukan oleh pasangan muda demi untuk mempercepat masa kehamilan. 

Namun tahukah Anda bahwa untuk dapat memperoleh masa kehamilan dengan cepat, treatment alami dapat Anda lakukan, yaitu dengan melakukan penghitungan masa subur pada diri wanita. Penghitungan masa kesuburan ini hendaknya diperhatikan oleh kedua pasangan, agar nantinya hasil kehamilan dengan cepat dapat diperoleh secara mudah. 

Penghitungan masa kesuburan pada wanita ini, sejatinya memiliki tujuan agar nantinya sel sperma dapat secara tepat bertemu dengan sel telur yang dilepas, sehingga pembuahan dapat terjadi dengan sempurna.

Proses pembuahan yang terjadi pada sel telur yang telah dilepaskan inilah, yang nantinya akan memunculkan kehamilan dalam diri wanita. Untuk mengetahui, kapan tepatnya sel telur pada indung telur wanita dilepaskan, kalkulator masa kesuburan lah yang memiliki pengaruh kuat di dalamnya. 

Kalkulator penghitungan masa kesuburan sendiri didapatkan dengan dasar perhitungan siklus menstruasi pada diri wanita. Secara umum siklus menstruasi pada wanita berulang dan terjadi dengan rentan waktu antara 28 hingga 35 hari. Namun rata-rata para wanita mengalami siklus menstruasi sekitar 28 hari. 

Antara rentan waktu pada siklus menstruasi inilah terdapat masa pelepasan telur dari indungnya, atau yang biasa disebut dengan ovulasi. 

Pada saat ovulasi inilah, kondisi kandungan pada wanita berada pada puncak kesuburannya. Berikut ini beberapa hal yang terkait dengan masa ovulasi atau kesuburan dalam diri wanita, yang diantaranya adalah:

  • Ovulasi pada diri wanita biasanya terjadi dalam hitungan waktu setengah dari siklus menstruasi, dimana hal ini berarti jika Anda memiliki siklus menstruasi 28 hari, maka masa ovulasi akan terjadi hari ke 14 dari hari pertama menstruasi.
  • Masa paling subur yang dimiliki oleh seorang wanita dihitung 3 hari sebelum masa ovulasi dan 3 hari setelah masa ovulasi.
  • Sel sperma pada pria yang masuk kedalam rahim wanita, biasa dapat bertahan selama 5 hari di dalamnya.

Dari pencatatan tersebut diatas, dapat kita simpulkan bahwa 3 hari sebelum masa ovulasi tiba, merupakan saat paling tepat bagi Anda para pasangan muda untuk berhubungan badan. 

Dengan penghitungan inilah maka sel sperma dapat secara langsung bertemu dengan sel telur yang dilepaskan oleh indung telur, sehingga proses pembuahan pun dapat terjadi dengan sempurna dan kehamilan pun dapat terjadi.

Selain dapat digunakan untuk lebih mempermudah proses kehamilan, penghitungan masa kesuburan wanita pun juga dapat dijadikan sebagai alat kontrasepsi alami bagi pasangan yang memang sudah tidak berkeinginan untuk menambah momongan. 

Dengan perhitungan inilah, maka pasangan tersebut dapat menghindari masa-masa subur untuk tidak melakukan hubungan badan dengan pasangannya. Dengan sistem perhitungan kalkulator masa kesuburan inilah, alat kontrasepsi alami tanpa efek samping akan mudah didapatkan.