20 Maret 2018

Terbang Menembus Langit Bersama Onggy Hianata

Saya bersama Onggy Hianata - EV Hive Jakarta

Gue bersama pak Onggy Hianata. Kamu kenal dengan orang di samping gue ini geng?

Gue juga baru ketemu sih, baru kenal juga. Padahal orang ini sudah dikenal di berbagai negara loh. Sebut saja negara Mali, Vanuatu dan Guinea Bissau . Iya itu nama Negara geng, bukan nama pelawak (itu sih Malih ya geng ha ha). Nah kalo di negara antah berantah (minjem kata-katanya Justin Bieber) saja doi dikenal, apalagi di negara-negara yang sudah familiar kita denger. Onggy Hianata adalah seorang motivator dan inspirator yang sangat berperan dalam pembentukan character building.

Kemarin (14/03/2018) dalam acara “Blogger Gathering Bersama Onggy Hianata” di EV Hive Gondangdia Jakarta, kami dikenalkan dengan sosok beliau. Pak Onggy Hianata dikenal sebagai seorang yang sukses dalam menggapai impiannya, yaitu ingin menginspirasi banyak orang didunia. Beliau kerapkali mengadakan training motivator dengan konsep Bootcamp Value Your Life. Training ini dilaksanakan selama 3 hari di daerah puncak Bogor dengan sistem menginap ala ala Bootcamp.

Yang membuat gue kagum nih geng, setiap acara trainingnya digelar, pesertanya berasal dari 5 benua dengan beragam latar belakang dan karakter, dari mulai pejabat hingga rakyat, dari mulai orang berada hingga rakyat jelata, dan dari mulai orang waras hingga orang stress, semua bisa menjadi peserta trainingnya, sehingga training nya tergolong unik geng. Jika training kelas dunia biasanya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utamanya, namun di training beliau justru menggunakan bahasa Indonesia.

Sebenarnya bisa saja sih pak Onggy menyampaiakn dalam bahasa Inggris, tapi beliau memilih memakai bahasa Indonesia. Alasannya sederhana, menurutnya, pertama karena beliau orang Indonesia, dan kedua karena trainingnya diadakan di Indonesia. Dan yang jelas alasan utamanya adalah beliau cinta dengan tanah air Indonesia (yang ini yes banget ya geng). Tapi anehnya, seluruh peserta biarpun berasal dari mancanegara, mereka bisa loh memahami apa yang disampaikan pak Onggy. Raahasianya? pak Onggy menggunakan satu bahasa universal dalam penyampaian materi trainingnya, yaitu BAHASA CINTA.

Yess, bahasa Cinta memang mudah dipahami oleh semua orang, bukan cuma Dilan aja yang tahu, yekan..?1. Bahkan orang dengan disabilitas seperti bisu dan tuli pun bisa menangkap bahasa ini. Sudah banyak dibuktikan oleh pak Onggy, yang beberapa pesertanya mengalami kelainan seperti bisu dan tuli, namun mereka mengaku sangat puas dengan apa yang saimpaikan oleh pak Onggy, yang kemudian bisa merubah hidupnya setelah mengikuti training Value Your Life.


Training Bootcamp Value Your Life

Di tengah acara, beberapa lulusan di kelas Bootcamp Value Your Life melakukan testimoni didepan para hadirin, membuat suasana pertemuan menjadi senyap dan haru, dan bahkan salah satu lulusan training pak Onggy ada yang tak kuasa menahan tangis saat menceritakan bagaimana Bootamp Value Your Life bisa merubah kehidupan dan pola pikir mereka 180 derajat, sehingga kehidupan mereka menjadi lebih baik dan dipenuhi dengan cinta dan kasih sayang.

Ir. Sudarmono Djoko Nugroho misalnya, seorang pengusaha batu bara, terkaget saat istrinya Dra.  Ary Hellya Kurniati, tiba-tiba bersujud dan mencium kakinya sepulang dari Training Bootcamp Value Your Life. Padahal sebelumnya istrinya itu dikenal angkuh, egois, dan sering berseberangan dengan pemikirannya. Malahan, sebelum ikut training, pak Djoko ini sudah berniat untuk bercerai loh geng.

Melihat keanehan yang terjadi pada istrinya, pak Djoko pun penasaran dengan Training Bootcamp Value Your Life dan akhirnya tertarik untuk mengikutinya. Sepulangnya dari acara training tersebut, kehidupan rumah tangga pak Djoko dan ibu Kurniati kian rukun. Mereka lantas sepakat untuk saling mengasihi dan menyayangi hingga akhir hayat.

Kisah haru serupa juga dialami oleh pasangan Dr. Erry Gautama dan Dr.dr. Anggraini Dwi S., Sp.Rad.(K), yang batal bercerai setelah mengikuti traning Botcamp Value Your Life nya pak Onggy Hianata. dr. Anggraini yang karirnya cemerlang membuat dia lupa apa tujuannya bekerja dan mencari uang. Dia terlena dengan gemerlapnya dunia kerja dan lebih membela karir daripada mengabdi kepada suami tercinta dan anak-anaknya. Sang suami yang merasa "kalah" juga menyimpan dendam kepada istrinya, sehingga disaat berada dipuncak, ia merasa saatnya untuk menunjukkan kekuatannya kepada sang istri, iapun mencoba untuk bermain dengan wanita lain. Anak mereka pun menjadi korban keegoisan kedua orangtuanya. Untunglah mereka segera kenal dengan pak Onggy dan mengikuti Bootcamp Value Your Life. Drama perceraian yang baru akan memasuki babak pertama akhirnya batal berlanjut.


Dr. Erry Gautama menyampaikan testimoni Training Value Your Life


Yang lebih tragis adalah kisah seorang anak muda bernama Yulianto, yang hampir bunuh diri karena terlalu berat menanggung beban hidup. Orang tuanya yang bercerai, kehidupannya yang sangat dekat dengan kemiskinan, usahanya bangkrut, dan hutangnya yang mencapai ratusan juta membuat Yulianto ingin mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Namun, niatnya itu urung dilakukan, lantaran Yulianto terngiang akan nasihat dari pak Onggy Hianata saat dia mengikuti training Bootcamp Value Your Life.

Kesuksesan Onggy Hianata dalam memberikan inspirasai kepada banyak orang tersebut membuat seorang sutradara Fajar Nugros tertarik untuk membuat film yang mengulas perjalanan hidup sang motivator. Rencananya film ini akan tayang di akhir bulan Maret di bioskop tanah air, dengan judul “Terbang Menembus Langit”.

Onggy Hianata, seorang anak ke delapan dari Sembilan bersaudara. Ayahnya, Ong Tjoi Moi adalah seorang pegawai toko kelontong. Mereka tinggal di rumah sederhana di kawasan Kampung Bugis, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat. Keluarga Onggy hidup dalam kesederhanaan, dan bahkan bisa dibilang dalam belitan kemiskinan yang teramat sangat. Jangankan untuk bersekolah, untuk makan sehari-hari saja keluarga Onggy kesulitan. 

Bahkan karena kemiskinannya itu, Onggy bersekolah tidak dari kelas 1, melainkan langsung di kelas 3. Onggy dipaksa untuk bisa mengikuti pelajaran kelas 3, demi menghemat biaya sekolah dan mengejar ketertinggalan. Onggy bersekolah di SD Kampung Bugis, dan melanjutkan sekolah di SMP Tunas Kasih hingga tamat, kemudian berhasil mendapatkan ijazah SMA dari yayasan sekolah yang sama.

Agar bisa memenuhi kebetuhan sehari-hari, Onggy kecil kerap membantu orangtua mencari uang. Onggy sering keluar masuk hutan mencari kayu bakar, berkebun, beternak hingga berdagang di pasar juga dijalaninya.

Setamatnya dari SMA, ia merantau ke Surabaya untuk melanjutkan kuliah. Sembari kuliah, Onggy bekerja untuk bertahan hidup. “Mulai dari berdagang keliling, jualan buku, membuat kerupuk ubi, bahkan sampai berjualan jagung bakar di depan kampus, hingga ikut bisnis MLM, hingga akhirnya bisa lulus kuliah” kenangnya.

Gelar sarjana bukan jaminan kehidupannya membaik. Tetap saja jalan berliku harus dilaluinya. Onggy melakukan sejumlah profesi untuk melanjutkan takdir kehidupannya. “Apa saja yang penting halal”, katanya di tengah acara. Berbisnis dan tertipu beberapa kali dialaminya.

Namun justru dengan kondisi sulit itulah lahir tekad dan semangat kesuksesan yang besar dalam diri Onggy. Kelak Onggy kecil ingin menjadi orang yang bisa menginspirasi banyak orang, melalui kisah hidupnya yang penuh dengan liku. Cita-cita besarnya tidak lantas dicapai dengan mudah. Beragam cobaan ia lalui. Kegagalan baginya adalah pelajaran dan pengalaman berharga yang tetap harus disyukuri.

Kemudian Onggy mencoba mengadu nasib di Jakarta. Hoki pun mulai menghampirinya. Ia ditawari untuk berjualan koin emas. Bisnis berjualan koin emasnya memiliki jaringan hingga mancanegara,  36 negara didunia, dengan jaringan hingga 60.000 orang. Penjualannya sukses besar, membuat Onggy semakin dikenal. Kisah suksesnya membuat jaringan bisnis membuat Onggy sering diundang ke berbagai negara untuk menjadi motivator.

Setelah makin menghayati, saya kemudian membuka usaha baru dalam dunia pendidikan sebagai motivator. Kalau saya bisa kaya, orang lain juga pastinya bisa juga” Pesannya.

Impian saya waktu kecil semuanya sudah berhasil saya raih” katanya dengan rasa puas.

Sekarang Onggy Hianata fokus mengembangkan usahanya di bidang pendidikan, yaitu Edunet International. Lembaga ini memberikan andil besar dalam proses pemberdayaaan dan potensi diri manusia, melalu pembinaan mental dan pola pikir. Program andalannya yaitu Training Bootcamp Value Your Life, dimana pesertanya datang dari berbagai negara di lima benua.

Onggy telah membuktikan bahwa dirinya bisa meraih sukses setelah dihantam dengan derita kegagalan berkali-kali. “Anda juga bisa memulainya dengan tidak memiliki apa-apa, bahkan dari kondisi minus sekalipun”, katanya memotivasi seluruh Blogger yang hadir saat itu.

Nah, di Film Terbang Menembus Langit nanti, cerita kehidupan Onggy akan di kisahkan legkap dari kecil hingga Onggy Hianata sukses seperti sekarang ini. 

Film ini wajib ditonton oleh orang miskin dan orang yang sedang berjuang. Lahir dalam kondisi miskin tidak lah masalah, yang penting pikirannya maju. Terus mencari, mencari dan mencari kemajuan dalam hidup” Pesan nya di akhir  pertemuan.


Onggy Hianata menginspirasi banyak orang

Sukses ya pak Onggy Hianata. Pertemuan yang singkat ini membuat gue semakin membuka mata, bahwa masih banyak yang harus gue lakukan untuk meraih apa yang gue cita-citakan. Buat kamu yang kepengen merubah hidup, kayaknya wajib nonton film ini. Rencananya film ini akan tayang akhir Maret ini geng.

2 komentar:

  1. Ki, konsisten apah, mau saya apa gue. Butuh boot camp nih kayaknya juragan kontrakan. Wakwakwak

    BalasHapus
  2. Ha ha itu deh... Gue aja biar enak didenger

    BalasHapus

Tinggalkan jejak anda dengan mengisi komentar dibawah ini, supaya saya tahu anda pernah mampir ke sini, lain waktu saya yang akan berkunjung balik. Matur suwun....