02 Maret 2018

HokBen Makin Hot dengan Menu Aneka Sambal



Setelah melakukan rebranding logo dan nama dari Hoka Hoka Bento menjadi HokBen pada tahun 2013 lalu, segenap inovasi telah dilakukan oleh management restoran siap saji khas Jepang ini. Dari mulai logo, desain ruangan outlet, hingga penambahan fitur layanan dari layanan konvensional ke sistem online dan aplikasi mobile. Termasuk aneka menu yang disediakan juga tak luput dari sentuhan inovasi, supaya lebih kekinian dan mengikuti perubahan zaman.

Salah satu inovasi terbaru pada varian menu yang disajikan oleh HokBen adalah adanya beberapa paket menu yang dikolaborasikan dengan menu khas lokal, seperti kentang balado, acar timun, dan menu sambal sebagai pelengkap. Menu baru ini mereka namakan paket Hoka Suka 1, Hoka Suka 2, dan Hoka Suka 3.

Aneka Menu Baru HokBen - Hoka Suka

Nama Hoka Suka juga diambil dari dua kata yang menggambarkan kolaborasi dua ciri khas, yaitu kata “Hoka” sebagai ciri khas Jepang dan kata “Suka” sebagai ciri khas Indonesia. Tidak hanya nama saja, menu yang disajikan pada paket Hoka Suka juga merupakan perpaduan antara jenis masakan khas Jepang dan jenis masakan khas Indonesia. Paket Hoka Suka 1 misalnya, terdiri dari nasi, Yahitori Grilled atau daging ayam lembut dengan bumbu khas Hoka yang di panggang, acar timun dan wortel, kering kentang atau balado, dan sebagai pelengkapnya di sediakan sambal (opsional).

Paket hoka Suka 1

Tidak jauh berbeda, Paket Hoka Suka 2 juga menyajikan masakan khas Indonesia yang sama, hanya saja Yahitori Grilled nya diganti dengan Ebi Furai, atau udang goreng dengan selimut tepung yang menggunakan bumbu khas HokBen.

Paket Hoka Suka 2

Demikian juga dengan Paket Hoka Suka 3, menyajikan menu masakan ciri khas Indonesia yang sama, dengan perpaduan Chicken Katsu khas HokBen.

Paket Hoka Suka 3

Jika diamati, ketiga menu ini menggunakan beberapa jenis menu masakan lokal yang sudah familiar di lidah masyarakat Indonesia, yaitu acar, kentang kering, dan sambal. Ketika melihat menu ini nyempil diantara list menu khas Jepang yang terpampang di dashboard menu restoran Hokben, saya sedikit terpana. Antara kaget dan bangga. Betapa tidak, HokBen yang dulu saya kenal 100% bergaya Jepang, kini mencoba mengkolaborasikan jenis masakan lokal. Mereka sepertinya tidak takut kehilangan brand imej sebagai restoran khas Jepang.

Rasa bangga menyeruak seketika. Selain bangga karena menu lokal bisa bersanding dengan menu berkelas khas Jepang yang berada di restoran-restoran, adanya sambel sebagai pelengkap membuat saya tambah merasa “memiliki” HokBen. Iya lah...! karena satu satunya jenis makanan favorit saya ya sambel. Buat saya, selain sebagai pelengkap, sambel juga sebagai pembangkit nafsu makan. Bahkan mungkin bukan hanya saya saja, sambal sudah akrab menjadi makanan sehari-hari orang Indonesia.

Aneka Sambal Lokal

HokBen sepertinya sangat tahu keberagaman yang ada di Indonesia. Dari puluhan jenis sambal khas Indonesia yang saya kenal, HokBen mengadopsi 3 macam sambal local yang sudah familiar di masyarakat Indonesia, yaitu Sambal Bawang, Sambal Matah, dan Sambal Ijo, yang mewakili 3 wilayah besar di Indonesia. Sambal Bawang yang menjadi khas orang Jawa, Sambal Ijo yang menajdi khasnya orang Sumatera, dan Sambal Matah ciri khas orang Bali. Lalu saya pilih mana? jelas dong saya pilih ketiganya, karena saya termasuk sambal maniak (agak maruk sih emang ha ha).

3 Menu Sambel Khas Indonesia

Ketiga jenis sambal ini cocok dipadu padankan dengan tiga menu Hoka Suka, hanya saja menurut saya, ada rekomendasi khusus jika ingin mendapatkan sensasi rasa yang maksimal dari menu kolaborasi ini. Untuk Hoka Suka 1 cocok disandingkan dengan Sambal Matah, Hoka Suka 2 klop dengan Sambal Bawang, dan Hoka Suka 3 jodohnya ya dengan Sambal Ijo. Tapi sekali lagi itu menurut saya loh ya... karena setiap orang memiliki selera berbeda, maka bebas untuk memadu padankan. Yang jelas, level kepedasan sambal ini sudah pas, sesuai dengan lidah orang Indonesia.



Menu baru Hoka Suka plus sambal ini sudah resmi menjadi bagian dari list menu yang ada di seluruh gerai HokBen di Indonesia. Sekarang, kalo kita ke gerai HokBen di manapun, akan bertemu dengan dua jenis sambal, yaitu sambal dari luar alias saus (tomat dan cabai) dan ketiga sambal lokal khas Indonesia tadi.

Tentunya HokBen tidak sembarangan memasukkan sambal lokal ini sebagai menu barunya. Mereka pastinya telah melakukan riset yang mendalam mengenai minat dan selera orang Indonesia, sehingga memutuskan untuk memasukkan beberapa menu khas lokal ini menjadi menu sajian nya. Tahu sendiri kan orang Jepang kalo melakukan riset itu benar-benar serius dan mendetail banget.

Kepengennya sih ya, segala macam sambal khas daerah di Indonesia itu ada semua di HokBen, jadi kalo kangen traveling ke daerah, makan di HokBen sudah bisa menjadi nostalgia he he he.

Hoka Suka 1 Menjadi Menu Pilihan Saya

Saya termasuk salah satu orang yang beruntung bisa mencicipi ketiga menu baru HokBen lengkap dengan ketiga sambal lokal tersebut. Pada acara Kumpul Bareng Komunitas Blogger Tangerang hari selasa kemarin (27/02/2018), selain mencicipi langsung menu baru Hoka Suka, pihak manajemen HokBen juga banyak sekali memberikan informasi mengenai beberapa inovasi yang sedang dan akan mereka lakukan.

Beragam Inovasi Hokben

Sejak perubahan logo restoran di tahun 2013, tampilan interior restoran HokBen juga berubah, penuh dengan nuansa kuning. Menurut Kartina Mangisi selaku Communication Division Head, pattern warna kuning yang menghiasi gerai Hokben mengandung makna filosofi yang mendalam. Sayapun baru menyadari ternyata pattern yang sekilas mirip coretan mural itu ternyata adalah gabungan simbol yang mirip huruf kanji Jepang yang memiliki makna filosofi, sesuai dengan visi dan misi HokBen.

Ternyata ini Makna Filosofi dari Pattern Kuning di Outlet HokBen

Selain menjelaskan makna filosofi dari pattern community, Kartina Mangisi juga banyak bercerita mengenai sejarah perjalanan restoran HokBen.











Sementara itu, Brand Activation Division Head, Jasata, lebih banyak bercerita mengenai konsep menu yang disajikan oleh HokBen, salah satunya mengenai campuran menu lokal. Menurutnya, perpaduan menu HokBen yang sudah eksisting dengan menu lokal akan menghadirkan sensasi tersendiri yang lebih dahsyat. Menu Beef Teriyaki misalnya, jika dipadukan dengan aneka sambal lokal, akan menghasilkan cita rasa yang lebih kekinian. Begitu juga dengan menu lainnya seperti Soup Shrimp Dumpling dan Chicken Katsu, rasanya akan lebih dahsyat jika dimakan bersama sambal lokal.



Sepertinya, HokBen sengaja memberi ruang kepada para pelanggannya untuk melakukan eksplorasi rasa sendiri, dengan cara melakukan perpaduan menu khas Jepang dengan menu lokal sesuai seleranya. Terbukti dengan paket sambal yang dijual tidak dimasukkan ke dalam paket menu, melainkan dijual terpisah (opsional). Tidak seperti sambal saus kemasan yang selalu nyempil di semua paket menu HokBen.Tujuannya tentu supaya pelanggan bisa memilih sesuai selera, sambal mana yang cocok di lidah mereka.

Belum puas dengan sharing kedua narasumber, Soni Rakasiwi selaku Store Manager HokBen Tangerang Kota juga tak kalah memberikan sharing inovasinya. Beliau bercerita tentang perjalanan outlet HokBen yang dipimpinnya dalam melayani para pelanggannya di daerah Tangerang khususnya Tangerang Kota.

Outlet HokBen Tangerang Kota


Outlet HokBen Tangerang Kota yang sekarang merupakan pindahan dari outlet sebelumnya yang berlokasi di daerah Cimone. Baru setahun ini mereka pindahan. Salah satu alasan pindah lokasi outlet adalah karena HokBen Tangerang ingin lebih mudah dijangkau oleh para pelanggan setianya.

Lokasi outlet yang sekarang dekat dengan kantor pemerintahan dan sekolah SMA di Tangerang Kota, menjadikan outlet ini selalu ramai dikunjungi para pelanggan. Demi melayani para pelanggan setianya, outlet ini buka 24 jam. Meskipun bentuknya hanya ruko berlantai tiga, namun fasilitas yang ada di outlet ini terbilang komplit, ada Musholla, Toilet, Meeting rom dan Birthday party dengan view yang menarik, karena lokasinya di lantai 2 dan 3.

Outlet HokBen Tangerang Selatan Lantai 2

Oiya, sekedar catatan buat kamu yang belum familiar dengan daerah Tangerang Kota, supaya tidak terlewat saat mencari otlet ini, saya sarankan menggunakan layanan google map seperti yang saya lakukan kemarin. Outletnya sih sangat mudah dikenali, namun karena jalan raya di depan outlet HokBen Tangerang Kota merupakan jalanan satu arah yang padat kendaraan, sayang aja jika terlelewat, harus memutar arah dan membutuhkan waktu. Kemarin waktu berkunjung ke outlet ini sih, dengan mudah saya bisa menemukan lokasi outlet dengan bantuan aplikasi Google Play.

Acara Gathering Komunitas Blogger Tangerang Kota bersama HokBen kali ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Suasana semakin hidup karena diselingi dengan aneka games menarik di sela acara, dan ditutup dengan foto bersama.





Terimakasih saya ucapkan kepada pihak HokBen yang sudah memberikan kesempatan kepada saya untuk merasakan bagian perjalanan inovasinya. Saya mendapatkan banyak sekali pelajaran dan informasi menarik dari beberapa narasumber yang bercerita mengenai perjalanan sebuah bisnis kuliner di tanah air. Semoga di lain kesempatan acara serupa bisa di adakan kembali, untuk menambah wawasan kami.


2 komentar:

Tinggalkan jejak anda dengan mengisi komentar dibawah ini, supaya saya tahu anda pernah mampir ke sini, lain waktu saya yang akan berkunjung balik. Matur suwun....