22 Maret 2018

3 Masalah Utama Pada Bangunan Rumah Zaman Now

Masalah Yang Sering Muncul Pada Bangunana Rumah Zaman Now


Ngomongin soal bangunan rumah, pernah nggak kamu ngalamin, baru bangun rumah, bikin dinding, pas selesai ngecat, eh pas kering temboknya jadi kayak ada retakan seukuran rambut, menjalar ke seluruh bagian bangunan permukaan dinding? Jadi bangunan temboknya nggak estetik banget dilihat. Enggak banget deh poko’nya. ………....................................................................... #01

Gue pernah ngalami geng. Pas ditanya ke tukangnya, dia bilang itu disebabkan kita nggak pakai cat dasar, sehingga mau nggak mau kita harus cat ulang. Akhirnya dengan terpaksa gue ngecat double alias ditimpa. Malahan ada beberapa bagian bangunan tembok yang masih retak rambut juga, meski sudah dicat dua kali. Akhirnya mau nggak mau gue timpa cat lagi dong yekan?! Baru tuh bangunan tembok jadi ayu banget kayak emak-emak habis keluar dari salon. Tapi…, kan jadi ujung-ujungnya boros cat, yang tadinya cukup satu pail, jadi dua pail. Lumayan kan selisihnya sampai setengah jeti.

Dinding Retak Rambut

Trus ada lagi nih, pas lagi asik ngecat di beberapa bangunan tembok, ada beberapa bagian bangunan tembok yang keliatan lembab, trus hasil catnya jadi lembab alias njelemok. Padahal itu bangunan tembok dibikinnya barengan, keringnya juga bersamaan. Aneh nggak sih? …................................ #02

Yang ini beneran gue juga pernah ngalami geng. Waktu itu ngecat bangunan tembok rumah di kampung. Karena itu rumah mau dipakai pengajian dan acara nikahan, maka buru-buru tuh setelah jadi besoknya langsung gue cat, biar nanti pas ada tamu keliatan rapih gitu.

Kayak gini nih, Njelemok

Eya dalawalah…!, ternyata beberapa bagian bangunan tembok yang baru selesai di cat itu jadi njelemok alias seperti lembab. Jadi nggak kece banget kan dilihatnya?! Pas ngadu ke tukangnya, katanya itu disebabkan karena bangunan tembok yang belum kering tai sudah di cat. Tapi  buktinya pas dibiarkan beberapa hari dan bangunan tembok sudah kering, hasil cat nya masih tetep njelemok.

Trus ada juga nih kita masang keramik, padahal keramiknya sama, masangnya juga dalam waktu bersamaan (selisih beberapa hari saja), etapi keramik di ruang dapur dan kamar mandi lebih duluan rusak dibanding keramik di ruang tengah? …………………………................................................#03

Keramik mudah pecah

Kalo kasus yang ini kejadiannya nggak lama, tapi di bangunan rumah tetangga sih geng. Gue tau persis kapan bangunan rumah itu dibuat, gue juga lihat si tukangnya masang keramik, dari mulai keramik teras, ruang tamu, ruang tengah, kamar mandi, sampai dapur. Selisihnya nggak begitu lama geng, hanya beberapa hari saja. Tapi, seiring berjalannya waktu, yang gue heran cuman keramik ruang tamu dan ruang tengah saja yang awet, yang lainnya udah pada pecah. Malahan keramik yang di ruangan carport lebih parah, keramiknya pada lepas sedikit demi sedikit, alias mritili geng.

Ketika si empunya rumah complain ke tukang bangunan, katanya keramiknya kurang oke, makanya cepet rusak. Padahal itu keramik kualitas premium loh. Akhirnya mau nggak mau musti belanja keramik lagi di toko bangunan. Yang repot kan nyari motif keramik yang sama di toko bangunan itu, kayak nyari pacar setelah sekian lama menjomblo *tsah!. (yang jomblo nyengir dah..!).

Sampai sekarang, gue masih penasaran dengan semua kasus diatas geng. Jawaban dari tukang nggak semuanya bikin gue puas. Karena ujung-ujungnya gue nombok. Dari mulai ngecat ulang, nambah bahan cat, sampai nyari keramik lagi di toko bangunan buat nambal pecahan keramik.

Karena penasaran, kemarin di acara Pameran Megabuild Keramika di JCC kebetulan ada booth nya Mortar Utama, disana katanya bisa konsultasi masalah bangunan rumah. Yaudah akhirnya gue kesana pas tanggal 15 Maretnya, di hari pertama pameran. Biasanya hari pertama masih belum begitu rame, jadi bisa puas ngobrol-ngobrol sama petugasnya. Saya sempet konsultasi tentang masalah bangunan rumah yang mengalami kejadian seperti diatas.

Jawaban dari Mortar Utama membuat gue berfikir secara logis dan masuk akal, tidak berdasarkan mengira-ngira kayak waktu gue nanya ke tukang bangunan. Ini jawaban lengkap mereka :

Masalah keramik yang gampang pecah

Setiap area rumah memiliki masalah berbeda-beda, antara kamar mandi, dapur, interior/eksterior, kolam renang, serta garasi. Kenapa? Karena beda lokasi, beda penggunaan, dan harusnya beda pula material yang akan digunakan untuk membangun area tersebut. Seperti contoh kamar mandi. Area ini merupakan tempat yang sering terkena air. Dari mulai air keruh, air berkarat, sampai air keruh yang mengandung bahan kimia. Semuanya bisa menyebabkan noda serta lumut atau jamur. Pemilik rumah biasanya akan menggunakan cairan kimia untuk membersihkannya, sehingga menyebabkan nat keramik menjadi tergerus dan kehilangan warna.

Keramik berjamur pada kamar mandi

Selanjutnya area Dapur. Area ini paling banyak terpapar noda, terutama noda bahan makanan saat memasak. Dari mulai tetesan kopi, teh, tumpahan minyak, dll. Hal ini bisa menjadi penyebab nat keramik menjadi cepat retak, sehingga keindahan dapur menjadi berkurang.

Kemudian untuk area ruang keluarga. Area ini paling banyak diakses oleh pemilik rumah. Oleh karenanaya nat keramik yang dipasang disini sebaiknya dipilih nat yang mudah dibersihkan serta mempunyai warna yang tahan lama, supaya tampilan rumah selalu terlihat bersih dan indah.

Kemudian area terakhir adalah area carport atau garasi. Sering kali ditemui nat keramik menjadi kotor akibat ban kendaraan, serta mudah pecah karena nat keramik tidak tahan menopang beban yang berat.

Ternyata masalah utamanya bukan pada kualitas keramik, atau kualitas lantainya geng. Masalahnya adalah pada nat keramiknya yang tidak disesuaikan dengan kapasitas penggunaan ruangan. Mustinya, beda ruangan, beda penggunaan, beda pula jenis bahan bangunan untuk membuat nat.

Aneka Produk Mortar Utama

Nah, karena kebutuhan itulah Mortar Utama membuat varian produk yang penggunaannya diperuntukkan bagi masing-masing area rumah. Jadi antara masang keramik di dapur, ruang keluarga, kamar mandi, dan area carport mustinya menggunakan bahan yang berbeda, jangan disamakan.

Untuk area dapur, Mortar Utama menyarankan untuk menggunakan MU-408 ColorKitchen dengan fitur Easy Clean dan Stain Repel. Sedangkan untuk ruang keluarga, MU-408 Colorfill dengan fitur easy clean bisa menjadi pilihan. Untuk nat di kamar mandi bisa menggunakan MU-408 PowerBathroom yang memiliki fitur easy clean. Sedangkan untuk area carport, teras, atau balkon disarankan menggunakan MU-408 ColorOutdoor dengan fitur Active Defense.

Masalah bangunan tembok yang retak rambut dan “njelemok

Setelah ditanyakan langsung ke booth nya Mortar Utama di Pameran Megabuild Keramika akhir pekan lalu di JCC. Penyebab utama dinding mengalami retak rambut dan cat tembok yang njelemok itu bukan melulu pada bangunan tembok yang basah atau masalah cat dasar. Bahan dasar acian yang terlalu gelap dan lama meresap juga menjadi salah satu sebabnya.

Untuk itu, Mortar Utama menghadirkan MU-270 SkimBright, semen acian putih dengan inovasi terbaru untuk permasalahan estetika dinding. Dengan warna acian yang sudah putih, bangunan dinding tidak perlu dicat berulang kali karena warna cat sudah langsung terlihat sempurna dan cerah, sehingga bisa menghemat penggunaan cat. MU-270 SkimBright juga bisa menjamin dinding tidaka akn mengalami retak rambut, karena bahan utamanya sudah diformulasikan khusus oleh pabrikan Mortar Utama untuk rumah Zaman now.

Pengerjaan Renovasi Bangunan Rumah

Ah beruntung kemarin saya menyempatkan datang di Pameran Megabuild Keramika. Jadi banyak mengenal produk-produk Mortar Utama sekaligus mencari solusi atas permasalahan yang saya temui, dan mungin bisa jadi solusi bagi kebanyakan orang.

Terimakasih Mortar Utama.

2 komentar:

  1. thanks suhu info nya, jadi kalau bagi kalian yang mau bangun rumah rekomended dah ini thread :)

    BalasHapus
  2. Makasih infonya pak
    Bermanfaat sekali

    BalasHapus

Tinggalkan jejak anda dengan mengisi komentar dibawah ini, supaya saya tahu anda pernah mampir ke sini, lain waktu saya yang akan berkunjung balik. Matur suwun....