23 Februari 2018

Hafiz dan Hafizah Junior, Menghafal Al-Quran Layaknya Bermain Boneka

Membuat Mainan Origami


Beberapa minggu belakangan, Risya (4,5 Tahun) anak pertama saya, suka sekali membuat bentuk 3 dimensi. Karena minatnya itulah akhirnya saya membelikannya sebuah buku. Buku yang saya beli kali ini lain dari biasanya. Jika biasanya saya membelikannya buku dongeng atau buku cerita, kali ini saya membelikannya buku panduan membuat origami. Saya fikir sudah saatnya dia bemain dengan buku yang bersifat interkatif, bukan buku pasif yang kadang membuat ia cepat bosan.

Dan ternyata benar, dia begitu suka saat saya belikan buku panduan origami. Dia langsung prakik membuat aneka bentuk seperti perahu, rumah, ikan, katak, dan lainnya. Supaya hasil karyanya tidak berserakan, ibunya menyarankan untuk mengklipingnya pada buku kosong. Caranya dengan menempelkan objek dengan double tip, seperti gambar diatas.

Awalnya hanya ditempel begitu saja, tapi… saya koq melihat ada yang kurang gitu yah…, akhirnya saya berinisiatif untuk mengajarinya untuk berimajinasi. Bentuk perahu yang sudah ditempel, digambari dengan aneka bentuk gambar pendukung, supaya gambar terkesan hidup. Waah ternyata Risya sangat cepat sekali tanggap. Dia kemudian membuat bentuk awan, matahari, ikan, dan gelombang air. Jadilah gambarnya seperti memiliki cerita.

Saya membantu menggambar pintu dan jendela,
selanjutnya Risya menuangkan ide nya sendiri membuat aneka objek.

Bahasa para pakar anak yang mengatakan bahwa usia 0 sampai 5 tahun adalah usia emas memang benar adanya. Di usia ini, anak-anak sangat pesat pertumbuhan sel otaknya. Konon pada usia ini mereka sangat cepat menyerap apa yang dilihat, didengar, dan dirasa.

Selain bercerita lewat buku, di usia 3 tahun Risya juga suka dengan bermain peran. Waktu itu pernah saya belikan mainan berupa boneka tangan karakter, saat usianya menginjak 3 tahun. Bersama adiknya, Risya memainkan peran binatang yang ia suka. Meski agak kesulitan memasukkan boneka jari ke jari tangan, tapi akhirnya berhasil juga dia memainkan mainan baru nya ini.

[Video maen peran boneka tangan - masih di upload]

Setiap anak keunikan yang berbeda-beda. Lain cerita tentang Risya, lain juga cerita anak lainnya. Contohnya bulan kemarin, waktu pulang kampung, saya mendapat kabar anak tetangga yang usianya masih 9 tahun sudah hafal 15 juz al-qur’an. Namanya Fatkhiya. Tunggu dulu..!, kalo satu juz itu ada 11 lembar atau 22 halaman, berati ananda Fatkhiya ini sudah menghafal 330 halaman diluar kepala. Sungguh suatu keajaiban yang luar biasa menurut saya.

Kabarnya, ananda Fatkhiyah ini telah lolos seleksi peserta lomba tahfidz di sebuah stasiun televisi nasional. Wah, selamat ya nak..! semoga bisa mengharumkan nama kedua orang tuamu.

Dibalik keberhasilan Fatkhiya menghafal al-quran. Tentunya ada usaha dan ikhtiar yang dilakukan oleh kedua orang tuanya. Menurut beberapa tetangga, ananda Fatkhiya ini diikutkan pada program tahfidz di sebuah pondok pesantren khusus tahfidz qur’an. Hasilnya, kurang dari setahun Fatkhiya sudah hafal 15 juz alqur’an.

Nah, bagaimana dengan orangtua yang ingin anaknya bisa menghafal alquran namun tidak mondok di pesantren?

Sebenernya teknik menghafal al-quran itu banyak sekali metode yang bisa dipilih, salah satunya dengan melalui metode mainan Hafiz dan Hafizah Junior dari Al-Qolam.

Al-Qolam adalah sebuah perusahaan pembuat mainan anak yang inovatif dan edukatif untuk memenuhi kebutuhan keluarga muslim. Produknya antara lain Smart Quran, Al-Quran Digital. Talking Pen, Hafiz Talking Doll, dan yang kemarin baru di release adalah boneka Hafiz dan Hafizah Junior. Kedua boneka laki-laki dan perempuan ini dirancang untuk mempermudah anak-anak untuk menghafal al-quran. Dari bentuk fisiknya, boneka ini ada dua varian, yaitu seri karakter Pilot dan karakter Dokter. Kedua profesi ini umumnya disukai oleh anak-anak. Sehingga pada saat menghafal, anak-anak tidak merasa sedang bermain dengan boneka.

Sebelum beli, foto dulu yak..!

Karena memang disesain untuk membantu anak-anak menghafal al-quran, maka didalam boneka ini sudah ditanam metode belajar menghafal al-quran, antara lain Murottal Al-quran, aneka hafalan doa, dan lagu-lagu islami. Boneka ini juga di setting untuk bisa berinteraksi dengan anak, bisa diajak untuk bertadarrus mengulang-ulang bacaan murottal sesuai dengan yang dikehendaki. Bisa di replay per ayat, atau per surah.

Pada saat pertama kali di nyalakan, boneka Hafiz dan Hafizah Junior ini akan memperkenalkan diri sesuai dengan profesinya.  

Untuk profesi Dokter, boneka Hafiz dan Hafizah telah dilengkapi dengan 6 buah lagu : Al Qolam for Kids, Mengenal Allah, Mari sholat dan baca Al-quran, Mengenal harakat, dan Belajar menyambung dua huruf.

Sedangkan untuk profesi Pilot, ada 6 lagu pilihan : Al Qolam for Kids, Doa ilmu bermanfaat, Doa sebelum tidur, Doa untuk orang tua, Membaca bacaan panjang 2 harakat, dan Belajar membaca huruf harakat tanwin.

Boneka ini menggunakan baterai yang bisa di charge, sehingga hemat dalam pemakaian. Lama pengechasan baterai 2 sampai 3 jam, dengan durasai pakai hingga 3 jam.

Tidak ada salahnya buat para orangtua yang ingin anaknya cepat menghafal al-quran untuk menggunakan metode hafalan boneka Hafiz dan Hafizah Junior ini. Produk ini sudah beredar di tokomainan anak dan beberapa toko buku ternama. Harganya di kisaran 600 ribu-an. Khusus untuk pembelian boneka Hafiz dan Hafizah di Toys Kingdom, akan diberi bonus mushaf Al-Quran.

Jalan-jalan di Toys Kingdom sambil nyari boneka Hafiz & Hafizah Junior

Buat anak-anak yang suka maen boneka seperti Risya, kayaknya cocok kalo dibelikan boneka Hafiz dan Hafizah ini, supaya bisa menghafal Al-Quran namun tetap tidak memninggalkan aktifitas bermain nya.

3 komentar:

  1. Ayoo oom murah kok beli aja. Kanda juga siap siap nih

    BalasHapus
  2. Aku pengen beli deh yang pilot. Lucu aja heheh buat rayyan. Biar bisa belajar Al-Quran sejak dini

    BalasHapus
  3. Betul, main itu memang fitrah anak ya. Main sama Hafiz Junior bisa sambil belajar Alquran

    BalasHapus

Tinggalkan jejak anda dengan mengisi komentar dibawah ini, supaya saya tahu anda pernah mampir ke sini, lain waktu saya yang akan berkunjung balik. Matur suwun....