18 Februari 2018

6 Tips Renovasi Rumah Jadul

Merenovasi Rumah Jadul



Merenovasi rumah tua merupakan pekerjaan yang njlimet. Bukan hanya persoalan anggaran saja sih, tapi menyangkut desain dan gaya agar sesuai dengan desain rumah yang diidamkan. Pekerjaan akan semakin njlimet jika rumah tua itu adalah rumah second yang kita beli dengan tujuan untuk ditempati sendiri. Tentunya dibutuhkan beberapa informasi dari penghuni lama yang membangun rumah tersebut, agar saat renovasi nanti bisa menyesuaikan dengan bangunan lama.

Konon, merenovasi rumah tua itu lebih njlimet dibanding membangun rumah baru di lahan kosong. Jika tidak di fikirkan dengan matang, bisa-bisa anggarannya lebih besar dibanding membuat rumah baru. Alil-alih berhemat, emalah boncos di anggaran.

Beberpaa tahun lalu, saya dan kakak yang sama-sama merantau sepakat untuk merenovasi rumah orangtua di kampung. Sebenarnya sih sayang jika gaya rumah tempo doeloe dirubah dengan gaya model jaman now, sebab banyak sekali kenangan masa kecil kami disana. Tapi kondisi bangunan yang sudah tidak layak membuat kami harus mengganti bangunan lama untuk di renovasi.

Kebetulan kakak seorang teknik sipil, jadi beban anggaran bisa disesuaikan dengan model yang kami inginkan. Dari situ saya mencatat beberapa hal penting sebelum merenovasi rumah tua, supaya tidak terlalu memakan biaya yang besar, namun sesuai dengan ekspektasi.

1. Menggunakan Material Bekas Layak Pakai
Saat membongkar rumah, sebagian material memang masih layak digunakan, sehingga kami memilah sendiri material mana yang layak digunakan dan mana yang harus diganti. Hasilnya lumayan, bisa menghemat anggaran lebih dari 10%. Beberapa bahan yang layak pakai yang masih bisa dipergunakan antara lain kusen pintu dan jendela (di serut ulang), kaca, daun pintu, dll.

2. Mengubah Sebagian Fungsi Ruangan
Tadinya kami mau merenovasi total rumah orang tua, tapi difikir sayang jika harus semuanya dirubah, sebab sebagian bangunan masih dinilai kokoh dan tidak perlu dirubah. Beberapa posisi ruangan yang bangunannya masih bagus sengaja kami tidak rubah, hanya dipoles saja agar lebih kekinian, misalnya diberi ruangan terbuka yang tembus sinar matahari langsung.

3. Mengganti Lantai
Nah untuks urusan lantai memang tidak dapat dipungkiri, bangunan lama lantainya masih menggunakan ubin yang terkesan jadul, sehingga kami rubah total lantai rumah dengan keramik, mengikuti trend rumah sekarang.

4. Memilih Perabot Rumah Agar Lebih Kekinian
Meskipun perabt rumah jaman old itu terkenal awet, tapi demi terlihat kekinian, beberapa perabot rumah terpaksa diganti untuk meninggalkan kesan jadul, seperti lemari dan meja. Lumayan, beberapa perabot bisa dijual ke pengepul barang bekas. Nah, dananya bisa dipakai untuk dibelikan perabot baru.

5. Jasa Tukang Harian atau Borongan, Pilih Mana?
Karena posisi di kampung, kami memilih jasa tukang untuk mengerjakan renovasi rumah tua kami. Sebenernya meskipun di kampung, bisa saja sih menggunakan jasa kontraktor untuk merenovasi, meskipun kontraktor nya kelas ece-ece alias maen di kelas rumah tangga. Tapi setelah dihitung-hitung, menggunakan jasa tukang harian di kampung biayanya lebih hemat dibanding mengunakan jasa kontraktor ece-ece. He he

6. Menyiapkan skala prioritas
Nah, yang terakhir ini yang paling penting. Sebelum memulai pekerjaan renovasi, kami lebih dahulu membuat daftar prioritas, ruangan mana yang sekiranya perlu dirombak total, sebagian, atau mempertahankan gaya ruangan yang lama. Dengan membuat perencanaan skala prioritas, setidaknya renovasi rumah tua bisa disesuaikan dengan bajet anggaran yang ada.

Nah, mungkin dengan 6 tips dari saya ini bisa menjadi catatan penting buat kamu yang ingin merenovasi rumah, baik rumah orangtua atau rumah sendiri. Semoga bermanfaat ya gais…

11 Februari 2018

Berjubel Dengan 24 Ribu Orang di Pameran BCA Extraversary 2018

BCA EXPO Versary 2018 di ICE BSD


Hari ini adalah hari terakhir pameran #HUTBCA di ICE BSD Tangerang berlangsung. Pameran yang bertajuk #BCAEXTRAversary 2018 ini berlangsung hanya 3 hari saja, tanggal 9, 10, dan 11 Februari 2018. Dari hari pertama pembukaan hingga tulisan ini dibuat, pameran ini tak pernah sepi pengunjung. Saya kebetulan ke lokasi pameran di hari kedua kemarin, 10/02/2018. Dan mau tahu berapa pengunjung yang sudah kesana? Sudah mencapai 24 ribu pengunjung loh..!.

Saya sengaja kesana pagi hari, agar tidak berjubel dengan pengunjung lainnya. Selain itu, agar bisa puas untuk mengelilingi semua booth yang ada disana juga. Maklum, beberapa kali ke pameran disana, pengalamannya sama, datang siang hari disaat peak hour, jadi kurang puas menjajal semua booth yang ada.

Sesampainya disana, saya langsung menuju arena pameran yang digelar di Hall 1,2 dan 3 ICE BSD. Eh ya koq ndilalah banyak juga orang yang berfikiran sama, pada datang pagi, jadilah disana rame antri. Padahal panitia belum membuka pameran. Tampak di pintu masuk panitia sibuk memeriksa karcis pengunjung yang akan masuk. Tidak seperti pameran sebelumnya yang saya kunjungi di ICE BSD, pemeriksaan karcis kali ini menggunakan alat canggih, yaitu scan barcode. Bagi yang membawa e-ticket, panitia memeriksa smartphone pengunjung untuk di scan.

Pemeriksaa tiket masuk area BCA Expo 2018

Pameran ini melibatkan seluruh anak perusahaan BCA, dari mulai KKM BCA, KKB BCA, KSM BCA, Reward BCA, BCA Syariah, BCA Life, BCA Insuance, BCA Securitas, dan lainnya. Semua tumplek blek, sehingga kemeriahannya sangat bisa dirasakan.

Terlihat banyak sekali tenant yang mengikuti pameran. Untuk kendaraan saja, tercatat ada 22 merk kendaraan, dari yang kelas low, middle, hingga hingh end. Tidak hanya kendaraan roda empat saja, kendaraan roda dua pun ada disana. Untuk bidang properti, terlihat 6 developer besar turut serta dalam pameran ini. Beberapa tenant lainnya seperti travel, fashion, gadget, Food & Beverage, dan lainnya juga terlihat memenuhi arena pameran. Mungkin ada sekitar 100 tenant.

Karena kepengin semua tenant dikunjungi, sebelum masuk sayapun sengaja memfoto floor plan atau peta lokasi tenant.

Biasakan kalo ke Pameran, sebelum masuk foto ini dulu
BCA Expo 2018 ICE BSD

Pameran megah ini dibuka langsung oleh Dirut BCA Jahja Setiaatmadja. Menurut pak Jahja, tujuan utama dari ajang ini adalah sebagai komitment BCA agar senantiasa berada disisi para nasabahnya. Jadi memag gebyar diskon ini dipersembahkan untuk para nasabah BCA.

Eits..!, buat kamu yang belum jadi nasabah BCA, bukan berati nggak boleh datang ke pameran ini ya gais. Semua nya boleh koq datang ke pameran ini. Pssst…! Saya juga bukan nasabah BCA loh…! Tapi boleh masuk ke pameran, karena lagi ngejar diskon…! Qiqiqi… Tapi saya bawa ini nih…. Kartu Flazz..!

Lebih praktis bawa kartu sakti ini,
kemana mana gratis, nyadar nggak gratis pas saldonya habis :D

Ternyata berguna juga kalo membawa kartu Flazz, sebab untuk transaksi kecil seperti di tenant F/B, Fashion, Travel dll kartu ini bisa bermanfaat. Selain praktis karena cashless (non tunai), dengan menggunakan kartu ini, kita akan mendapatkan extra diskon. Mayan kaan..!

Transaksi saya sih belum apa apanya jika dibandingkan dengan transaksi besar lainnya. Hingga hari kedua diadakan, tercatat sudah ada 1700 unit kendaraan terjual, dengan nilai transaksi mencapai 700 milyar Selain itu ada 400 debitur lainnya yang memanfaatkan promo KPR BCA, dengan nilai transaksi mencapai 1000 Milyar.

Setelah diskon, boil keren ini dibanderol 52 jt doang..! mau??
(cicilannya thok wkwkwk)

Tentunya, gelaran BCA Expoversary ini kami harapkan dapat memberikan nilai tambah tidak hanya bagi nasabah setia, tetapi juga masyarakat luas yang berpartisipasi. Kiranya, memasuki usia ke-61 tahun ini, BCA dapat semakin mantap meningkatkan kualitas layanan demi kenyamanan dan keamanan nasabah,” urai Mira Wibowo, Executive Vice President Transaction Banking Business Development BCA.

Psst..! dengerin ibu Presdir BCA ini bicara yak..!

BCA juga mewujudkan komitmennya untuk turut serta mengembangkan industri kreatif di Indonesia dengan berkolaborasi bersama pelaku-pelaku e-commerce dan brand ternama yang menawarkan sejumlah promo menarik khusus nasabah. Para nasabah dimanjakan dengan berbagai promo menguntungkan, di antaranya diskon 20-50%, buy 1 get 1, hingga cashback melalui pembayaran menggunakan Debit BCA, Kartu Kredit BCA, Flazz dan Sakuku.

Disini ada both Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Bhineka, dll
Semua ecommerce lokal pada gelar lapak

Kami melihat industri kreatif Indonesia saat ini tengah digandrungi nasabah, khususnya kawula muda, berkat harganya yang terjangkau dan kualitasnya yang bersaing. Kami sengaja berkolaborasi dengan sejumlah e-commerce dan brand favorit agar BCA Expoversary dapat menjadi wadah memperkenalkan kualitas produk-produk mereka secara offline, yang kami harapkan dapat berkontribusi mengangkat produk dalam negeri Indonesia di mata masyarakat luas,” tutup Mira Wibowo.

Widiw.., ketemu mobil klasik impian di both Garuda Indoensia
buat piknik keluarga asik nih mobil

Acara penutupan pameran hari hari ini berlangsung meriah bertabur diskon. Sayang banget pameran yang bertabur diskon ini berlangsung sangat cepat. Padahal kalo mau tahu, disana banyak sekali diskon dan promo menarik yang sayang utuk dilewatkan. Jadi berasa ikutan Flash Sale nya toko online saja ini saya :D :D

Terima kasih kepada para pengunjung yang telah memeriahkan BCA Expoversary 2018. Sebuah kebanggaan BCA Expoversary sukses mengundang lebih dari 24 ribu pengunjung hingga hari kedua gelaran. Kami berharap hari ketiga bisa lebih ramai lagi, sehingga BCA dapat semakin mendekatkan diri kepada nasabah dan masyarakat luas memasuki usia ke-61 tahun” ujar Petrus Karim, Ketua Panitia BCA Expoversary 2018.

Buat yang bawa bocah, bisa parkir disini, dijamin mereka anteng
Inceran saya sih ini, promo traveling he he

 
Kalo ini paket boleh nggak yah?? xixixi

Tentang PT Bank Central Asia Tbk

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia yang fokus pada bisnis perbankan transaksi serta menyediakan fasilitas kredit dan solusi keuangan bagi segmen korporasi, komersial & UKM dan konsumer. Pada akhir September 2017, BCA memfasilitasi layanan transaksi perbankan kepada 16 juta rekening nasabah melalui 1.225 cabang, 17.314 ATM dan lebih dari 460 ribu EDC dengan dilengkapi layanan internet banking dan mobile banking.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:
PT BANK CENTRAL ASIA TBK
Sekretariat Perusahaan – Sub Divisi Komunikasi Korporasi
Biro Hubungan Masyarakat

Alamat:           Jl. MH Thamrin No. 1
                        BCA Grand Indonesia Lt. 20
                        Jakarta Pusat
Telepon:          (021) 2358-8000
Fax      :           (021) 2358-8300
E-mail  :          humas@bca.co.id













10 Februari 2018

Ki Demang Sudah Njajal Mitsubishi XPander, Kamu Kapan Geng??

Mitsubishi Motors Kramayudha Indonesia (MMKI) Cikarang
(Sarang nya XPander, si Baby Pajero yang gue banget)

Melakukan test drive kendaraan roda empat sudah sering saya lakukan, dari mulai test drive di sebuah event pameran, test drive di dealer, bahkan test drive yang mobilnya diantar kerumah juga pernah. Ini sih karena kebetulan marketingnya temen sendiri, jadi doi niat banget bawain “barang dagangannya” itu ke rumah, nyuruh saya njajal, dan ujung-ujung nya nyuruh beli wekekek.

Itu sih belum seberapa yah, tanggal 7 Februari kemarin malahan saya melakukan test drive mobil langsung di pabriknya. Iya beneran, langsung di sarangnya. Saya tidak sendiri, melainkan rame-rame bareng beberapa komunitas, yaitu komunitas blogger dan tim dari Media Online Otomotif no. 1 di Indonesia, Mobil123.  Uniknya, mobil yang kami test ini belum beredar banyak di pasaran. Yang rajin nyimak time line saya di social media pasti sudah tahu layah…, kemarin saya mencoba mobil barunya Mitsubishi, yaitu Mitsubishi Xpander yang sedang menjadi idola masyarakat. Kabarnya, mobil ini sukses menjadi mobil MPV terlaris.


Ini dia si Gagah XPander yang mau buat Test Drive Ki Demang
Keren yah..! 

Dan yang special lagi, selama melakukan test drive, kami di pandu oleh tim sekolah mengemudi mobil kenamaan dari Tangsel, milik pembalap ternama Rifat Sungkar, yaitu Rifat Driving School (RDS), sebuah sekolah yang mengajarkan bagaimana cara mengemudi yang baik dan benar. Tahu kan kalo Rifat Sungkar dikenal sebagai duta Safety Driving  Indonesia?

Test Drive XPander Bersama Rivat Sungkar
Gue disamping babang Rifat, jadi mirip adek kakak kan? xixixi

Semua test drive yang saya lakukan memiliki kesan berbeda, dan untuk test drive kali ini, saya bener bener grogi, selain karena dipandu untuk test drive dari Rifat Driving School, mobil yang untuk test drive juga merupakan mobil yang sedang ngehits, Mitsubishi Xpander. Udah gitu unit yang kami jajal adalah unit yang baru keluar dari pabrik. Masih anget dan empuk, kayak martabak hi hi hi :D

Agenda test drive Xpander ini adalah salah satu rangkaian acara Blogger Visit Plant Pabrik Mitsubishi Motor Kramayudha Indonesia (MMKI), yang berlokasi di kawasan industri Deltamas Cikarang, Bekasi.

Persiapan Visit Plant MMKI

Sudah siaap? Tarik mang...!

Saya termasuk salah satu yang beruntung bisa mengikuti acara dari komunitas ISB (Indonesia Social Blogpreneur) bersama Mobil123 ini. Pasalnya, hanya dipilih 20 orang Blogger saja yang bisa ikut. Kami berumpul di FX senayan jam 06:30 wib. Dengan mengendarai bus jemputan, kami menuju kawasan Deltamas Cikarang pagi hari, untuk menghindari macet.

Sudah sampai cuyy..! narsis dulu :D

Setibanya di lokasi pabrik, kami disambut oleh pihak management MMKI, dan dipersilakan untuk memasuki ruangan auditorium yang megah milik MMKI, sembari mendengarkan pemaparan dari bos MMKI mengenai pabrik Mitsubishi terbesar di Indonesia ini.  

Sambutan Management MMKI

Waah ternyata rame, ketemu beberapaa kelompok komunitas mobil

Pabrik MMKI ini baru diresmikan oleh presiden Joko Widodo pada bulan April 2017 lalu. Luasnya 30 hectare, dengan kapasitas produksi mencapai 160 ribu unit mobil per tahun. Pabrik ini di desain untuk memproduksi mobil jenis Pajero, Xpander dan kendaraan niaga L300. Dengan aktifitasnya yang besar, pabrik ini mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 3.000 orang.

Sambutan dari Management MMKI
Nggak ngerti pake bahasa Jepang kayaknya sih bilag Gue Ganteng ha ha ha
Pssst..! yang di belakag itu bos bos nya MMKI semua loh..!

Selain mendapatkan edukasi mengenai produksi mobil, sebagai tamu, kami juga diberikan safety induction, sebagai standard prosedur keselamatan sebuah perusahaan. Tak ketinggalan juga Rifat Sugkar sebagai brand ambassador Xpander mengenalkan fitur-fitur mobil teranyar jenis MPV kebanggaan Mitsubishi ini.

Rifat mengatakan bahwa Xpander memiliki desain yang sempurna, dan telah  memenuhi standard keamanan sebuah mobil keluarga. XPander telah mendapat peringkat bintang 4 dari ASEAN New Car Assessment (NCAP), dan merupakan satu-satunya model mobil keluaran Mitsubishi yang diuji oleh ASEAN NCAP.

Dalam kategori perlindungan orang dewasa, XPander mendapat nilai 39,08 poin, sementara untuk kategori perlindungan terhadap anak-anak, point nya mencapai 18,69. Untuk kategori Safety Assisst Technologies, XPander meraih 13,89 point. Angka tersebut termasuk diatas kategori level aman untuk ukuran mobil keluarga (MPV).

MPV dengan kapasitas 7 seat ini sudah dilengkapi dengan 2 buah airbag di bagian row depan, dan memiliki fitur pengingat pada sabuk pengaman, sebagai syarat keselamatan berkendara. Jadi kalo kamu naik ni mobil, trus seat belt nya nggak dipakai, itu seat belt bakalan complain, dengan memberi signal kedip kedip (ini mau complain karena di PHP in apa kegenitan sih yak..?! *abaikann!). 

Fitur lain yang tak kalah keren adalah fitur emergency stop signal, ISOFIX serta top tether. Anak otomotif yang gaul sama keselamatan berkendara pasti tau dong yah apa itu ISOFIX..? Itu loh geng..., sebuah standard keselamatan untuk anak berupa sebuah kursi yang dirancang memiliki sabuk pengaman yang sesuai dengan tubuh anak kecil.

Ini nih Babang Rifat, sodara gue. Mirip kaan?! :D

Kurang lebih 30 menit kami diberikan wawasan pengenalan produk Mitsubishi khususnya Xpander, setelah itu kami dipersilakan untuk keliling pabrik MMKI, melihat secara langsung proses produksi XPander. Yeay…!!

Plant Tour Proses Pembuatan Mobil Xpander

Yes!!, ini kesempatan langka yang jarang terjadi, dan ini juga sekaligus pertama kalinya saya melihat proses produksi sebuah mobil. Sebelum memasuki area produksi, saya diberi beberapa APD atau Alat Pelindung Diri sesuai standard keselamatan, berupa sun glass, topi, dan pesawat radio mirip handy talky.

Sipp..! Ganteng Maksimal

Dengan dipandu oleh seorang leader, Kami diajak keliling lokasi line produksi, mengunjungi 4 lokasi line produksi mobil Xpander, yaitu di bagian area pembuatan kerangka mobil (Stamping), area pengelasan (Welding), area Perakitan (Assembling), dan area Pengetesan (Finishing). Sayangnya, selama line tour kami tidak diperkenankan untuk mengambil gambar atau video. Tapi tidak masalah, diberi kesempatan melihat langsung proses produksi saja saya sudah sangat senang.

Kami mulai berjalan berbaris memanjang mengitari area produksi. Di setiap area, kami disambut oleh leader yang membawahi beberapa pekerja. Terlihat sebagian dari mereka ada pekerja dari Jepang yang memberi sapaan dengan senyum khas orang Jepang. Selama berada di lokasi kunjungan, Tour Leader menjelaskan proses demi proses pembuatan si Baby Pajero, Xpander, melalui alat komunikasi handy talky. Maklum, di area produksi suasana nya bising, sehingga untuk mendengar suaranya kami harus menempelkan handy talky ke telinga.

Lets go, kita mulai tour keliling line produksi nya si gagah XPander. eniwei, sebagian besar proses pembuatan Xpander menggunakan robot (60%), dan sisanya (40%) dikerjakan manual oleh karyawan gais. Sayapun takjub dengan mesin-mesin raksasa yang bekerja dengan tingkat presisi yang tinggi. 


Kalo sudah bentuk seperti ini, baru dikerjakan oleh manusia

Selama melihat langsung proses stamping, saya merasa seperti berada di film Transformer, di samping kiri dan kanan terlihat mesin produksi yang mirip robot sedang bekerja. Merubah bentuk lempengan baja menjadi rangka dan body mobil, untuk kemudian dilakukan pengelasan oleh robot lainnya, kemudian pengecatan hingga pemasangan mesin dan panel, hingga pengetesan. Terakhir bagian finish good menjadi sebuah mobil yang ditunggu-tunggu oleh 50 ribu orang untuk digunakan. 

Asal tahu saja, Xpander saat ini sudah indent SPK sampai 50 ribu SPK. Ckckck….


Kalo ini sudah final inpect, tinggal di test nih,
sementara saya nungguin di pintu keluar untu test drive hi hi hi

Dalam sejam, jumlah mobil yang bisa diproduksi di pabrik MMKI mencapai 23 unit, atau jika dikonversi, dalam satu shift kerja menghasilkan 167 unit. Pabrik ini hanya memproduksi 3 jenis, yaitu XPander, Pajero, dan L300. Sebanyak 50% hasil produksinya dipasarkan di Indonesia dan sisanya di ekspor ke beberapa negara Asia dan Amerika.

Saatnya Test Drive

Setelah puas keliling pabrik melihat proses pembuatan, tibalah saat yang saya tunggu-tunggu, yaitu Test Drive. Yess..!


Sabar ya geng, mobilnya lagi di steam,
Si Putih yang mau Ki Demang test ada di belakang ini, antri..!!

Sebelum melakukan test drive, kami diberi gambaran medan yang akan digunaka untuk test drive, antara lain medan tikungan, medan licin, medan jalana bergelombang, dan terakhir medan jalan smallow atau manuver angka 8.

Karena belum terbiasa menggunakan mobil mesin matic, saya memilih Xpander type Exceed yang masih menggunakan system manual transmition. Saya mengalami beberapa kali kagok, pertama saat baru mengambil posisi di kemudi, saya kira mesin mobil belum di stater, ternyata kondisi mesin sudah hidup. Tapi koq ssaya tidak mendengar suara mesin atau getaran di tempat duduk, saat itu saya ingat bahwa Xpander mengadopsi teknologi MIVEC DOHC 16 Valve pada mesinnya, dengan kapasitas 1500cc, rasanya halus dan nyaris tanpa getaran. Kagok yang kedua adalah ketika test mundur, ternyata lokasi transmisinya bukan kanan belakang, tapi atas kiri depan. 

Oalah ternyata Mitsubishi Xpander ini mengadopsi system transmisinya BMW toh…waduh jadi kagok begini, karena saya biasa pakai transmisi nya Datsun he he he. Jadi saat mau mundur, itu tuas giginya diangkat sedikit dan dimajukan.

Keuikan Xpander lainnya yaitu sistem pengeremannya yang sudah ABS atau Anti-Lock Breaking System. Pengereman ini dinilai aman, karena pada saat pengereman ban tidak langsung berhenti total, sehingga mudah terjadi selip. Kunci dari pengereman ini adalah pengemudi tidak diperkenankan menginjak kopling. Justru jika kopling diinjak, mobil akan terus menggelontor. Pengereman ini bagus banget digunakan saat kondisi licin dan kondisi medan bergelombang.

Sensai berbeda saya rasakan saat memasuki medan smallow atau formasi angka 8. Meski mobil dalam kecepatan tinggi dan langsung manuver, saya tidak merasakan guncangan yang membuat lutut ini mengeras, tapi mobil berjalan dengan sangat smooth. Didalam mobil juga terkesan adem tanpa berisik, karena system peredamnya lumayan bagus.


Yess..! Bisa maen bareng Baby Pajero itu menyenangkan..!

Setelah merasa cukup bermain-main dengan si Baby Pajero, sayapun menyudahi Test Drive dan kembali bergabung dengan rombongan untuk selanjutnya kembali ke Jakarta.

Hmm…. Rasanya puas sekali seharian mengenal Mitsubishi lebih dekat. Mencoba merasakan bagaimana enaknya naik mobil yang sedang menjadi buah bibir di masyarakat. Saya sangat menikmati agenda acara hari ini. Rasanya baru tadi berada di MMKI, ternyata sudah sore. Saatnya kembali ke Jakarta untuk melanjutkan aktifitas lainnya esok hari.

Terimakasih kepada MMKI dan jajaran management yang sudah memberikan kesempatan kepada kami untuk menjajal produknya, terimakasih kepada media otomotif onlie Mobil123.com dan komunitas ISB yang sudah mengajak saya mengenal Mitsubishi lebh dekat. Besok besosk ajakin saya maen lagi yah....jangan kapok karena saya doyan makan ha ha ha... 

Salam Otomotif..!




09 Februari 2018

“Membaca” Pertumbuhan Bisnis Startup Lewat Dailysocial.id


Startup Review 2017 Dailysocial.id


“Di Indonesia, startup lokal itu bisa menjadi tuan di negeri sendiri”

“Tahun 2018 diprediksi barang lokal dan industri kreatif akan diminati oleh pasar ecommerce

Teng…!!! .

Mendengar statement begitu, saya merasa tidak percaya, tapi sekaligus bangga. Tidak percayanya karena sikap pesimistis, apa iya, negara  yang konon hutangnya selangit ini bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri? Sedangkan merasa bangga karena bisa menjadi tuan di negeri sendiri.

Tapi…. Begitulah faktanya.

Top 3 Aplikasi Belanja di Asia Tenggara

Dari data tersebut diatas, ada secercah harapan bahwa startup lokal seperti Tokopedia dan Bukalapak bisa menang berkompetisi dengan produk luar. Indonesia termasuk negara yang bisa bertahan dari serbuan startup asing (dalam bisnis ecommerce). Lihat saja nasib beberapa negara tetangga itu, Mereka sudah di kuasai oleh startup asing. Sekali lagi ini data yang berbicara. Jadi please, jangan mendebat saya yah geng….! :D :D

Bagi para pelaku bisnis, keberadaan data menjadi bagian yang sangat penting. Bahkan data bisa menjadi penentu nasib bisnisnya di masa mendatang (tentunya dalam konteks diluar masalah takdir dan faktor nasib yah..).

Hanya karena sepele seperti kesalahan pembacaan data, akan terjadi kesalahan pengambilan keputusan, yang akan mengancam keberlangsungan bisnis. Oleh karenanya, buat kamu para pelaku bisnis, sepertinya perlu banyak “membaca” data jika ingin bisnis kamu bisa berkembang.

Apalagi di era digital sekarang ini, betapa pergerakannya sangat dinamis, kita harus cermat mengamati pergerakan setiap waktu secara periodik, jika ingin bisnis kita bisa mengikuti perkembangan zaman. Tujuannya tak lain adalah untuk mendapatkan guideline atau semacam pondasi dasar untuk menyusun strategi yang akan di terapkan agar bisnis kita bisa terus tumbuh dan berkembang.

Dengan membuat strategi dan perencanaan yang bagus, akan muncul keputusan-keputusan yang tepat, yang nantinya akan diekseskusi oleh tim kerja, sehingga goal bisnisnya akan tercapai.
Kenapa saya bisa bilang begitu?

Jadi ceritanya kemarin saya dan teman-teman Blogger diundang oleh Dailysocial.id, sebuah perusahaan media teknologi yang fokus pada informasi, edukasi dan riset inovasi.  Selain menjadi sumber dan penyedia data mengenai industri teknologi, DailySocial.id juga membantu banyak korporasi mengadopsi teknologi melalui digital transformation dan corporate innovation.
Acara yang diadakan di sebuah kafe di kawasan Senopati, Jakarta Selatan itu bertema "Startup Review Now & Future".

Nah, dalam acara tersebut, Rama Mamuaya selaku CEO dari DailySocial.id membeberkan data-data hasil analisanya mengenai perkembangan bisnis ecommerce di tahun 2017 lalu, khususnya yang terjadi di Indonesia. Data ini berguna juga untuk memprediksi pasar ecommerce di tahun 2018 dan beberapa tahun kedepan. Tidak hanya pasar ecommerce saja yang disorot, semua bisnis startup yang terjadi di tahun 2017 diulas lengkap oleh Rama.

Setiap tahun DailySocial.id mencoba mengumpulkan semua informasi mengenai ekosistem industri teknologi di Indonesia, dan mengemasnya dalam bentuk laporan singkat yang diharapkan bisa membantu para stakeholder untuk bisa melihat gambar besar pergerakan industri di Indonesia” Kata mas Rama dalam pertemuan tersebut.

Dan ini dia, data dan fakta yang di share oleh DailySocial.id, yang pastinya bisa dijadikan referensi oleh kamu para penggiat industri digital dan startup :

#1 - 56,6% orang Indonesia menghabiskan duit 50 s/d 100 ribu dalam sebulan untuk membeli paket internet mobile.

Budget bulanan akses internet mobile

Ingat loh ya, itu internet mobile, belum termasuk wifi gratisan dan wifi di rumah . Bisa jadi angkanya diatas 100K J

#2 - “Orang orang cenderung mengakses internet pada handphone itu di siang hari, dan pada malam hari mereka suka mengakses internet menggunakan laptop atau PC

Time Spent Accessing Internet

Buat saya dan teman blogger lainnya, data ini penting loh untuk setup blog dan monetise blog nya supaya mendapat traffic bagus.

#3 - Ternyata orang kita itu paling suka ngerumpi via WA, buktinya WA menjadi aplikasi favorit yang banyak digunakan, khusunya pengguna android dan IOS

Top Aps 2017


#4 - Untuk mengirimkan surat atau paket, masyarakat kita sepertinya lupa dengan kantor pos, mereka lebih memilih mengirimkannya via Go Send dan Grab Express. Untuk aplikasi Fast Food Order, Go Food masih menjadi aplikasi favorit masyarakat, di susul KFC, MC Donald dan Grab Food. Sedangkan untuk jasa lainnya, Go Clean menjadi juara, disusul aplikasi Sekmi.

Vaforit Apps 2017


#5 – Siapa bilang masyarakat cenderung suka produk import? Buktinya, sederet startup made in lokal ini masih disukai dan menjadi aplikasi wajib di smartphone mereka.

Top 10 Startup Lokal


#6 – Meskipun beberapa startup karya anak bangsa sudah beralih kepemilikan, tapi faktanya dari 230 an startup lokal di Indonesia, 54% investornya masih orang kita loh…!. 4 diantara ya menjadi startup unicorn.

Investor Lokal vs Investor Asing 2017


#7 – Dari 72 founders startup lokal yang ada, mereka ternyata lulusan universitas dalam negeri. Binus, UI dan ITB menjadi kampus favorit yang menghasilkan lulusan pendiri startup lokal.

Kampus Favorit Bagi Startup talent  2017
Masih banyak lagi data-data startup review 2017 menarik lainnya yang di beberkan oleh mas Rama. Jika kamu penasaran dan butuh untuk referensi bisnis, kamu juga bisa loh DOWNLOAD LAMPIRAN STARTUP REVIEW 2017 [DISNI].


Selain Rama Mamuaya, hadir dalam acara tersebut Danny Wirianto, CMO dari GDP Venture, yang juga dikenal sebagai Angel investor.

Danny Wirianto (kiri) dan Rama Mamuaya (kanan)
di event Startup Review Now & Future - Jakarta

Pada kesempatan tersebut Danny banyak memberikan tips kepada anak muda kreatif yang akan membuat startup. Buat kamu yang akan merancang bisnis startup, baiknya memperhatikan 5 hal ini supaya startup kamu itu ramah investor :

Pertama, buatlah startup yang bisa menghasilkan uang
Kedua, buatah startup yang bisa menghemat dana, sehingga memiliki value
Ketiga, buatlah startup yang bisa memberikan value menghemat waktu bagi pengguna nya
Dan terakhir keempat yang paling penting buatlah startup yang memiliki ekosistem internet

Dengan menerapkan semua value tersebut diatas, sebuah startup niscaya bisa memikat investor, sehingga aka nada yang mendanai dan siap untuk bersaing. Sebab, umumnya sebuah bisnis startup itu hanya bisa survive hanya dalam usia 3 tahun saja, jarang sekali yang bisa bertahan diatas 3 tahun.

Lebih lanjut Danny berpendapat bahwa di tahun 2018 ini, sedikitnya ada 5 bidang bisnis startup yang akan mengalami  growth lumayan bagus, antara lain : AI (Artificial Intelligence), IOT (input output transfer), Medical industry, Agriculture, dan Brand lokal.


Danny Wirianto -  Angel Investor

Jadi, buat kamu yang ada rencana akan membangun startup tahun ini, ada baiknya tidak jauh-jauh dari kelima core bisnis itu ya gais.

Sayangnya, beberapa trend bisnis diprediksi akan mengalami kendala, yang mana ironisnya kendala tersebut justru datangnya dari pemberi regulasi. Startup fintech misalnya, pertumbuhannya mentok dikarenakan adanya regulasi dari OJK. Beberapa kendala yang bersifat global juga ada, antara lain lambatnya pertumbuhan pembangunan infrastruktur yang menunjang terciptanya ekosistem bisnis ecommerce, terutama di daerah. Saat ini bisnis startup ekosistem nya masih terkonsentrasi di Jakarta dan kota-kota besar lainnya, belum tersebar merata ke daerah. Padahal potensi untuk berkembang di daerah sangatlah besar.

Danny Wirianto dan Rama Mamuaya berharap pemerintah kritis terhadap persoalan ini, sehingga perkembangan bisnis startup di Indonesia akan semakin bergairah.

Mengenai keberadaan DailySocial.id, Danny yang mewakili kelompok investor menanggapinya dengan tangapan yang positif.

Untuk kami para investor, laporan startup ini sangat membantu kami untuk melihat gambaran garis besar perkembangan teknologi dan ekosistem internet di Indonesia, sehingga dapat menjadi pedoman dalam mempertimbangkan keputusan dalam berinvestasi

Walaupun setiap hari kami pasti membaca laporan yang ada dan melihat tren investasi dari dalam maupun luar negeri, tapi laporan tahunan ini sangat kami tunggu karena merupakan suatu executive summary tentang pergerakan industri startup beserta ekosistemnya di tahun yang lalu beserta prediksi perkembangannya di tahun berikutnya” lanjut Danny.

Jangankan buat para investor sekelas Danny Wirianto, buat kami para Blogger dan penggiat media social saja, dengan adanya summary review dari DailySocial.id ini, kami seperti menemukan jalan berpijak yang bisa membimbing kami untuk berbuat sesuatu yang berguna untuk perkembangan bisnis digital kedapan.


Sesi tanya jawab mengenai Startup Review 2017

Sayangnya, review ini keluar di bulan kedua. Saya kemudian berfikir seandainya review ini bisa keluar lebih cepat, mungkin akan lebih banyak para pemain startup yang terselamatkan dan memiliki rasa percaya diri dalam menjalani bisnis startup di tahun ini.

Terimakasih DailySocial.id yang telah mengundang kami untuk berdiskusi tentang Startup Review Now & Future. Semoga di lain waktu bisa mengajak kami kembali untuk berdiskusi lebih dalam, sehingga kami bisa turut serta berperan untuk mensosialisasikan nya kepada masyarakat.