16 November 2018

Seberapa Gereget Toleransi lo di Kendaraan Umum??

Ayo Naik Bus...!

Dalam sebulan, berapa kali kamu naik kendaraan umum? Sekali, dua kali, tiga kali, atau malah tiap hari menggunakan kendaraan umum? Buat yang tinggal di ibukota dan sekitarnya, pasti sudah nggak asing lagi dengan Trans Jakarta kaan..?. Enaknya naik trans Jakarta itu, pertama tarifnya murah, bisnya AC, dan bisa berpindah-pindah bis dengan beda tujuan tanpa membayar lagi. Cara termudahnya adalah cukup keluar di halte terdekat, dan ikut antri lagi di pintu pemberangkatan bis sesuai dengan tujuan.

Tapi… pada sadar nggak sih, kalo di bus TJ itu ada rambu-rambu khusus penumpang? Iya, Ki Demang bilang itu rambu-rambu. Masalahnya itu logo atau isyarat yang harus dipatuhi oleh si penumpang. Di pintu misalnya, ada tulisan “Dilarang menyender di pintu” ada lagi stiker “Dilarang Makan dan Minum di dalam bus”. Kalo untuk dua peraturan itu, mungkin masyarakat kita sudah biasa menerapkannya, meskipun beberapa kali Ki Demang melihat ada segelintir orang yang mengabaikannya, kebanyakan mereka pada nggak ngeh tentang peraturan itu, atau mereka yang melanggar memang benar-benar nggak ngerti. Nah yang sampai saat ini masih terabaikan oleh kebanyakan para penumpang adalah peraturan tentang Tempat Duduk Prioritas atau TDP. Kamu pastinya sering lihat kan kalo didalam angkutan umum itu ada stiker bergambar Manula, Ibu Hamil, ibu membawa balita dan logo Kusi Roda?, stiker tersebut biasanya ditempel diatas tempat duduk tertentu. Kalo di kereta  biasanya diatas tempat duduk berwarna merah, kalo di bus malah di tempel di beberapa titik supaya mudah dilihat oleh penumpang. Pasti pada tahu kan stiker itu artinya apa?

Bagi pengguna transportasi umum seperti saya bis Transjakarta pasti sudah sering melihat ada beberapa tempat duduk yang di atasnya tertempel sticker bergambar orang hamil, orang membawa balita, lansia dan disabilitas. Tempat duduk itu adalah Tempat Duduk Prioritas (TDP) sebagai bentuk dari pelayanan kenyamanan transportasi umum yang dapat dinikmati oleh orang-orang yang diprioritaskan seperti yang ada di gambar sticker, agar mereka dapat menikmati perjalanan menggunakan transportasi umum dengan nyaman dan tanpa rasa khawatir.

Namun, TDP sering disalahgunakan justru oleh orang-orang yang kehilangan rasa empatinya kepada para pengguna TDP tersebut.  Karena letaknya yang dekat dengan pintu,  TDP justru menjadi rebutan.  Banyak juga kejadian para penumpang yang nggak berhak atas TDP dimana mereka cuek,  ada yang pura-pura tidur, maen hape, atau bahkan cuek saat ada orang tua, ibu membawa anak atau ibu hamil berdiri di depan nya karena nggak kebagian tempat duduk. Padahal merekalah yang lebih berhak menempati TDP tersebut.

Para petugas sudah sering mengingatkan tentang peraturan yang ada di dalam bus tentang tempat duduk prioritas tersebut, bahkan jika di KRL, peringatan tentang aturan TDP selalu diumumkan lewat pengeras suara, tapi masiih ada saja yang nggak peduli dengan aturan tersebut, entah hati mereka terbuat dari apa sih gais?!. Jakarta memang kadang kurang ramah pada para penumpang prioirtas, masih ada saja orang yang kehilangan rasa empati dan mengutamakan egonya dan menganggap peringatan petugas seperti hembusan angin yang berlalu.


KRL Jabodetabek

Banyak kasus yang terjadi di transportasi umum soal hilangnya empati bagi orang-orang yang berhak atas TDP ini. Di KRL misalnya, seorang penumpang pernah hampir dipukul oleh seorang bapak (yang terlihat belum lansia) karena memintanya untuk berdiri  dan memberikan kursi prioritas yang Ia tempati kepada ibu-ibu yang sedang hamil muda. Ironisnya, saat diminta bangkit dari duduknya, si Bapak malah langsung memarahi penumpang yang membangunkannya, dengan alasan Ia juga lelah. Memang sih, hak seorang penumpang adalah mendapatkan pelayanan maksimal termasuk tempat duduk, tapi ini masalah moral dan etika. Di gerbong perempuan malah lebih parah, ada cewek single yang merasa terusik saat didekati oleh ibu ibu hamil wakyu ia sedang asik duduk di TDP. Alih-alih memberikan tempat duduknya, ia malah mengumpat kepada ibu-ibu hamil itu di media sosialnya. Kalo nggak salah umpatannya itu viral di media social.

Katanya sih, kondisi ini nggak terjadi di Jakarta saja. Di kota-kota besar dunia yang sudah sangat maju transportasinya, seperti Tokyo, Singapura bahkan New York, pun masih mengalami kepadatan pengguna kendaraan umum saat jam-jam tertentu. Bedanya, para pengguna transportasi umum di sana lebih aware terhadap aturan TDP ini. Lah di kita… kapan sadarnya cuy??! *dah ngopi beloom??! :D :D :D

Ngomongin soal beralih ke kendaraan umum saat ini menjadi pilihan mutlak bagi warga Jabodetabek yang terus berkembang. Kendaraan pribadi adalah sumber utama kemacetan Ibukota. Kita lihat deh, setiap tahun selalu ada penambahan jalan baru, infrastruktur secara masif mulai dibenahi, masyarakat pun perlahan tapi pasti mulai beralih ke kendaraan umum. 

Di Jabodetabek, Pemerintah melalui Badan Pengelolaa Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan terus berupaya mengurangi kemacetan dengan membenahi kualitas layanan transportasi umum, baik itu bis atau kereta. Jangan cuma berharap hanya pemerintah yang beresin kemacetan, kalau kita sendiri tidak ikut berkontribusi. Memang, naik kendaraan umum tidak mungkin senyaman kendaraan pribadi (apalagi disupirin) tapi naik bus itu manfaat sosialnya banyak banget. Membantu mengurangi macet, mengurangi polusi dan jika dikorelasikan dengan masalah TDP, naik kendaraan umum bisa meningkatkan rasa empati kita terhadap orang lain, membuat hidup kita pun makin berkualitas. Dulu kemapanan itu tersimbol dengan mengendarai mobil pribadi. Padahal jaman sudah berubah. Kini sejatinya “mapan” adalah mereka yg mau naik kendaraan umum.


Bus Trans Jakarta

Tentu saat naik kendaraan umum kita tetap punya tata krama. Seperti contoh cerita “rebutan” TDP tadi. Masih banyak contoh-contoh lain yang harus kita bangun dari dalam diri kita. Kendaraan umum sejatinya adalah milik kita bersama, maka itu kenyamanan juga menjadi tanggung jawab bersama. Ayo Naik Bus!

11 November 2018

Bermain Wahana Air di Go!Wet Water Adventure, Grand Wisata Bekasi


Jembatan Grand Wisata Bekasi (Foto : rebanas.com)

Grand Wisata Bekasi - Buat kamu yang sering mengakses tol Jakarta Cikampek, pasti sudah nggak asing dengan jembatan ini bukan? Jembatan khas dengan nuansa kuning bertuliskan “Grand Wisata”. Dari puluhan jembatan yang ada di sepanjang tol Jakarta – Cikampek, jembatan Grand Wisata ini aja yang paling khas dan mudah di ciri-in.  Buat Ki Demang, jembatan ini menjadi ceciri atau penanda saat mengakses jalan tol Jakarta-Cikampek. Sehabis pulang kampung menuju Jakarta, kalo sudah kelihatan jembatan Grand Wisata, berati sebentar lagi Ki Demang akan sampai Jakarta. Demikian juga saat perjalanan dari Jakarta ke Bandung, jika sudah ketemu jembatan ini, artinya tol Cipularang sudah dekat, dan beberapa jam lagi akan sampai di Bandung deh!.

Jembatan Grand Wisata memang lokasinya di Bekasi, kota satelit yang menjadi akses kedua kota penting, yaitu Jakarta dan Bandung. Dari Jakarta jaraknya hanya 20 an km, yang hanya beberapa menit saja ditempuh, sedangkan dari Bandung berjarak 130 an km yang bisa ditempuh dalam beberapa jam via akses tol Jakarta Cikampek, kemudian nyambung tol Cipularang. Setiap melintasi jembatan ini, Ki Demang selalu penasaran, Grand Wisata itu apa sih? bukanya itu lokasi daerahnya Tambun Bekasi yah? 

Grand Wisata Bekasi, “Kota Baru” nya Bekasi


Nah, daripada mengira-ngira nggak jelas tentang Grand Wisata, mumpung ada acara Blogger Gathering di Grand Wisata, Ki Demang pun memutuskan untuk mengikuti acara ini. Acara yang di gelar hari minggu, 4 November 2018 diikuti oleh 180an Blogger dan keluarganya. Benefitnya, sepulang dari acara Blogger Gathering ini, Ki Demang mendapat banyak sekali informasi tentang Grand Wisata.

Nggak nyangka sih, ternyata Grand Wisata itu adalah project membangun sebuah peradaban kota yang nantinya akan menjadi sebuah kota mandiri di Bekasi. Grand Wisata adalah salah satu project real estate, pembangunan kawasan residensial (perumahan) dan kawasan komersial (lokasi bisnis) yang digarap oleh perusahaan PT. Sinarmasland melalui anak perusahaannya, PT. Putra Alvita Pratama. Project real estate ini bukan sekedar project perumahan dan tempat bisnis biasa, namun akan dibangun juga aneka fasilitas yang mendukung ekosistem sebuah kota supaya benar-benar bisa mandiri, baik secara perekonomian, lingkungan, dan sosial budaya.

Karena lokasinya berada di Bekasi yang dikenal dengan kawasan industri, project ini mengusung konsep perpaduan antara Urban, Housing, Industrial, dan Nature. Keempat konsep tersebut di jelaskan oleh management Sinarmas Group dalam acara Blogger Gathering tempo hari. Kalo kamu tahu kerennya kawasan BSD dan ramainya kawasan bisnis Deltamas, kira-kira seperti itulah nantinya Grand Wisata akan menjadi sebuah kota yang mandiri, dan bakal menjadi the Next-nya BSD atau the next-nya Kota Deltamas. Wow! bakalan rame dong nanti?? Kayaknya sih begitu. Emang keren yah Bekasi..!

Apa saja yang akan dibangun di Kota Mandiri Grand Wisata?

Ki Demang dan puluhan teman-teman Blogger di acara kemarin sempat mampir ke kantor marketing gallery nya Grand Wisata. Disana kami melihat site map miniatur dari project kota mandiri Grand Wisata.

Ini master plan kawasan Grand Wisata Bekasi
Keren yah..! kayak  Jakarta

Kawasan Grand wisata rencananya akan dibangun diatas lahan seluas 1100 hektare di pinggir tol legendaris Jakarta Cikampek. Sejak tahun 2011 PT. Putra Alvita Pratama merubah kawasan ini menjadi kawasan hunian, pusat bisnis, dan juga kawasan wisata, yang akan mebentuk sebuah ekosistem sehingga nantinya akan membentuk sebuah kota yang mandiri bernama Grand Wisata. - Sekali-kali pas melintas di tol Jakarta-Ci
kampek, coba deh keluar di pintu tol km 21 Tambun, dan ambil ke arah kawasan Grand Wisata, disana sudah mulai rame loh...! Ki Demang aja pangling.

Ibu Heni dari Sinarmas Land menjelaskan progress pembangunan
kawasan Grand Wisata Bekasi

Ada dua kawasan yang saat ini sedang dibangun di Grand Wisata, yaitu kawasan residensial dan kawasan komersial. Kawasan residensial adalah kawasan perumahan yang mengedepankan sisi kenyamanan bagi para penghuninya, sehingga mereka betah tinggal disana. Hingga tahun ini, total hunian yang sudah ditempati sebanyak 714 unit dengan penghuni dari beragam latar belakang. Kawasan komersial terdiri dari beberapa cluster dengan beragam konsep yang ditawarkan. Sedangkan kawasan komersial adalah kawasan bisnis yang akan menggerakkan roda perekonomian di kawasan itu. Kata mas-mas marketingnya, di area kawasan bisnis, ada aneka ruko dan kios yang bisa dibeli dengan luasan tertentu, sesuai dengan lokasi clusternya. Antara kawasan residensial dan kawasan komersial lokasinya dipisah, sehingga penataannya rapih. 

Fasilitas umum yang sudah dan akan dibangun di kawasan Grand Wisata juga beragam, dari mulai sekolah, kampus, rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan pusat bisnis termasuk aneka kantor perbankan sebagai penanda tumbuhnya sebuah roda perekonomian. Bahkan salah satu bank swasta (sebut saja BCA :D ) akan membangnun sebuah gedung megah 8 lantai di kawasan ini.

Tenant yang sudah bergabung di Grand Wisata

Meskipun disebut sebagai kawasan real estate, namun pengembang tidak serta merta menjadikan kawasan Grand Wisata menjadi kawasan untuk kalangan tertentu saja, namun menjadikan kawasan ini untuk semua segment masyarakat. Gelar Waroeng adalah salah satu fasilitas bisnis kuliner yang menaungi para UMKM di kawasan ini, pembangunannya rampung di akhir tahun ini, yang nanti nya akan beroperasi di awal tahun 2019. Tidak tanggug-tanggung, lahan yang di sediakan cukup luas, yaitu 8.800 m2. Besok-besok kalo jalan-jalan lagi ke Grand Wisata, mampir aja kesini, banyak aneka kuliner khas daerah yang bisa ditemui di Gelar Waroeng ini pastinya.

Gelar Waroeng, Tempat nya bisnis UKM Kuliner


Bermain Air di Go!Wet Waterpark Grand Wisata

Nah, mumpung lagi berkunjung ke Grand Wisata bareng keluarga, nggak afdhol rasanya kalo nggak mampir ke Go!Wet Waterpark. Itu loh, satu-satunya waterpark terluas dan terbesar di Indonesia. Go!Wet Waterpark dibangun diatas lahan seluas 7,5 hektare di kawasan Grand Wisata.

Karena tema acaranya adalah Family Gathering, nggak seru kan kalo nggak bawa seluruh anggota keluarga…, tahu sendiri kan kalo water park itu satu-satunya tempat rekreasi yang disukai oleh semua anggota keluarga, dari anak-anak sampai kakek nenek. Karenanya, kali ini Ki Demang memboyong pasukan se-RT, dari mulai anak-anak, keponakan, saudara, sampai mertua..!

Piknik Keluarga di Go!Wet Grand Wisata Bekasi

Sebenernya sudah lama pengen ajak keluarga kesini, Alhamdulillah pas banget ada acara Blogger Family Gathering, jadi sekalian seru-seruan dimari. Dari rumah kami berangkat  pagi, biar sampai sana nggak terlalu siang dan bisa maksimal meng-explore semua wahana yang ada di Go!Wet Waterpark. Malahan, seminggu sebelum acara, duo Junior sudah berisik ngomongin Go!Wet Waterpark. Mereka begitu bersemangat ketika dibilang akan jalan-jalan ke waterpark. Baju renangnya aja udah mereka siapkan sendiri di tas seminggu lalu.




Perjalanan dari Jakarta cukup lancar. Kami sampai di arena Go!Wet jam 9 pagi. Karena belum buka dan kebetulan belum sarapan, kami sarapan dulu di sekitaran parkiran. Suasana sekitar yang asri membuat kami berinisiatif sarapan sambil lesehan ala-ala piknik jaman old. Asik sih bisa ngariungan kayak gini… Trus jangan lupa, sarapan itu wajib ya gais kalo mau beraktifitas, apalagi ini aktifitasnya bakal banyak menguras tenaga, wajib diisi dulu perutnya, biar enggak masuk angin.

Sarapan dulu sebelum bermain air di Go!Wet Waterpark

Hmm… ada wahana apa saja di Go!Wet Waterpark?

Ada 7 wahana seru yang wajib dicoba di Go!Wet Waterpark. Tiket masuk resminya 225K. Tapi kalo bawa rombongan, biar nggak tekor, cari aja tiket promo nya. Kebetulan bulan ini lagi banyak promo, Ki Demang dapat harga 100K nih beli di Lakupon, lumayan bisa saving cost. hi hi hi

Sekedar tips aja nih, terutama buat anak- anak dan kamu yang belum pernah ke waterpark, salain itu perut harus kenyang, ada baiknya juga minum obat anti masuk angin sebelum memulai bermain di waterpark, untuk mencegah masuk angin dan kecapekan sepulang dari Waterpark. Sebab banyak teman-teman yang sepulang dari waterpark mengeluhkan sakit, entah itu kecapekan atau masuk angin karena terlalu lama bermain dengan air.

Setelah puas sarapan dan minum obat masuk angin, kita bersiap untuk exlpore Go!Wet Waterpark, Lets go.. Junior..!

Sebelum masuk, pengunjung diwajibkan membeli tiket di counter tiket, untuk anak kecil diwajibkan mengukur tinggi badan. Anak dengan tinggi minimal 120 cm wajib membeli tiket. Karena tiket Ki Demang sudah online, maka cukup menunjukkan kode booking saja.

Setiap pengunjung diwajibkan untuk deposit sebesar 150K dalam bentuk gelang yang nantinya bisa digunakan untuk bertransaksi selama di arena GoWet Waterpark, baik itu transaksi sewa loker, sewa Gazebo, sewa baju renang maupun untuk memesan makanan dan minuman.

Tidak seperti Waterpark lain yang harus menyewa pelampung, di Go!Wet Waterpark semua pelampung diberikan GRATIS! oleh pengelola.

Setelah semua siap, saatnya Explore Go!Wet..!!

Sementara Ki Demang mengikuti acara Blogger Gathering di dekat wahana, anak-anak dan rombongan langsung bermain di arena Go!Wet Waterpark. Mereka terlihat begitu senang dan betah menjajal semua wahana yang ada disana.

Sekedar informasi, di Go!Wet Waterpark, ada 7 Wahana seru yang wajib kamu coba. Masing-masing wahana memiliki sensasi berbeda saat dicoba.

Wahana Go Splash misalnya, wahana ini dikhususkan untuk anak-anak. Seluncuran di wahana ini juga dibuat mini dengan aneka warna dengan level ketinggian yang sudah disesuaikan dengan anak-anak. Kedalaman air juga hanya sebatas kaki orang dewasa saja. Wahana ini lokasinya paling depan, terlihat paling meriah sehingga menarik minat anak-anak. Yang menarik di wahana ini adalah adanya ember raksasa yang dalam waktu tertentu menumpahkan air, menyiram seluruh pengunjung yang ada di wahana. 

Dooh seru nya pas Ember besar nya tumpah di wahana Go!Slash...!
Go!Wet Waterpark Grand Wisata

Untuk orang dewasa, ada wahana Go!Twist yang menantang andrenalin. Tinggi wahana ini 16 meter. Ketika meluncur di wahana ini, kita akan dibuat seperti masuk ke lorong dengan jalur yang meliuk liuk didalamnya. Rasanya seperti masuk ke dalam pusaran angin.Di wahana ini wajib menggunakan pelampung double yang berisi 2 orang atau lebih. Sebab jika hanya sendiri, resikonya terbalik. Whana Go!Twist masih satu lokasi dengan wahana Go!Spin. Sayang banget Ki Demang nggak sempet ambil foto di wahana ini, karena sibuk menikmati aneka wahana yang ada.


Go!Wave, berada di Wahana ini berasa kayak di tengah lautan
Nah kalo yang ini namanya wahana Go!Wave. Disini kita bisa merasakan sensasi terombang ambing di lautan, wahana ini mengeluarkan ombak buatan yang mirip sekali dengan ombak lautan. Untuk sekedar di pinggiran, wahana ini aman buat anak anak, kalopun mau ke tengah, ada baiknya bersama orang dewasa dan naik ke dalam pelampung.

Selain ketiga wahana itu, ada banyak sekali wahana menarik yang wajib di coba, dengan sensasi yang berbeda-beda. ada Wahana Go!Boomers, Go!Fun, Go!Play, Go!Round, Go!Spray yang menjadi satu lokasi kolam seperti aliran sungai, Wahana Go!Flash, Go!Speed, Go!Spring, Wahana Go!Sport, dan Wahana Go!Lazy. Semuanya seru dan memacu andrenalin.



Dooh nggak kerasa, kami bermain air dari pagi sampai sore, cuma sebentar aja istirahat untuk makan siang dan sholat dhuhur. Oiya, di Go!Wet Waterpark fasilitasnya lumayan komplit, dari mulai tolit, ruang ganti, loker, musholla, hingga restoran untuk makan siang. Semuanya gratis kecuali beli makan dan sewa loker yang transaksinya menggunakan gelang. Setiap kali transaksi, saldo di gelang akan berkurang, dan bisa diisi ulang jika kehabisan saldo. Saldo di gelang bisa diuangkan di counter tiket jika sudah selesai seru-seruan disini.

Liburan weekend kali ini benar benar puas. Anak-anak nggak berhentinya menceritakan keseruannya liburan di Go!Wet Waterpark Grand Wisata kepada teman-temannya.

Lain waktu kepengen ke Grand Wisata lagi, menunggu kejutan dari pengembang kawasan ini, PT. Sinarmasland. atau... ambil perumahan di kawasan ini aja kali yah? biar semuanya serba dekat. doain ya Ki Demang bisa nyicil di perumahan Grand Wisata Bekasi.

Hmm... seandainya suruh milih rumah di Grang Wisata....
Ki Demang pilih yang itu tuuh....!

29 Oktober 2018

Drive Home Expo 2018, Juaranya Temukan Rumah dan Mobil Idaman




Ada kabar gembira neh buat kamu yang lagi punya rencana membeli property dan kendaraan. Sebab, minggu depan, Rumah.com dan Mobil123.com bakal ngadain pameran di ICE BSD City. Kedua portal ternama itu sepakat menamai event ini dengan nama Drive Home Expo 2018

Apa itu Drive Home Expo?

Drive Home Expo adalah Pameran yang digelar oleh portal properti terdepan di Indonesia, Rumah.com dan portal otomotif nomor 1 di Indonesia, Mobil123.com. Dengan taglineJuaranya Temukan Rumah dan Mobil Idaman”, pameran ini akan mengkolaborasikan deretan produk-produk otomotif dan properti. So, pameran ini tergolong langka gais, sebab jarang-jarang loh ada pameran property dan otomotif berlangsung bersamaan dalam satu event, dan bahkan ini satu lokasi. Drive Home Expo akan berlangsung hanya 3 hari saja, yaitu dari tanggal 2-4 November 2018.

Dalam event Drive Home Expo, para pengunjung bisa menemukan lebih dari 50 proyek properti dari developer dan produsen mobil terkemuka di Indonesia. Selain itu, Drive Home Expo 2018 juga memungkinkan para pengunjung untuk melakukan riset, perbandingan, dan pemesanan properti serta mobil idaman dengan system one stop service, atau pelayanan satu atap. Pengunjung bisa membeli rumah sekaligus mobil dalam satu lwaktu sekaligus, dengan pelayanan yang oke punya.

Belum banyak yang tahu, kalo Rumah.com itu adalah bagian dari PropertyGuru Group, yang merupakan pemimpin pasar online property di Asia. Kanarnya, PropertyGuru ini sudah membantu lebih dari 25 juta pencari rumah dalam menemukan rumah idaman mereka melalui portal, baik di Singapura, Malaysia, Thailand dan Indonesia.

Drive Home Expo 2018 dilatarbelakangi oleh hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H2-2018, di mana pada survei terbaru, didapatkan data bahwa optimisme para pencari rumah di paruh kedua tahun ini masih tinggi. Percaya atau tidak, 6 dari 10 orang di Indonesia berencana membeli rumah pada semester dua 2018.

63% dari 1.000 responden Rumah.com Property Affordability Sentiment Index 2018 yang dilakukan pada Juni lalu, mengaku berniat membeli rumah dalam kurun waktu enam bulan ke depan. 57%-nya merupakan first time buyers dan berencana membeli rumah sepanjang Juli hingga Desember tahun ini. Hasil survey tersebut yang menginisiasi Drive Home Expo 2018.


Country Manager Rumah.com, Marine Novita, menjelaskan bahwa first time buyers didominasi oleh milenial yang memiliki mobilitas tinggi. Mereka cenderung mencari properti dengan akses mudah.

Harga properti di tengah kota seperti Jakarta dan kota-kota besar lainnya sudah sangat tinggi. Tak pelak, orang lebih memilih membel properti di pinggir kota. Selain harga yang jauh lebih terjangkau, hunian di kawasan sub-urban saat ini cukup banyak pilihan, dengan ditunjang oleh akses yang bagus, seperti dekat dengan pintu tol,” ucap Marine saat press conference Drive Home Expo 2018 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Untuk itu, kami bersama dengan portal otomotif nomor 1 di Indonesia, Mobil123.com, bersinergi untuk menginisiasi Drive Home Expo 2018 dengan harapan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini,” ia menambahkan.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Regia Glamouria selaku Country Manager Mobil123.com. Saat ini tidak hanya pasar properti saja yang memiliki trend positif, tetapi juga dengan pasar otomotif. Berdasarkan data dari GAIKINDO, penjualan kendaraan bermotor baru dari Januari – September 2018 sebesar 856.439 kendaraan atau naik 7% dari periode yang sama tahun lalu.

Pesatnya perkembangan infrastruktur seperti jalan tol memacu permintaan akan kendaraan bermotor tetap tinggi. Kemudahan masyarakat untuk mengakses tempat tinggal dengan tempat beraktivitas lainnya, menjadi hal utama yang menggairahkan pasar otomotif,” ujar Regia.

Sehingga saat mencari tempat tinggal, hal lain yang juga tak kalah penting adalah bagaimana kita dapat mengakses hunian idaman dengan nyaman. Tentunya akses untuk kendaraan menjadi faktor yang harus diperhatikan. Pada pameran ini brand-brand otomotif akan memberikan promo-promo menarik yang memberikan keuntungan ke konsumen untuk memiliki mobil idaman,” tambahnya.

Pameran Drive Home Expo 2018 bertujuan untuk membantu masyarakat yang merasa kesulitan dalam membeli properti. Di arena pameran, pengunjung bisa menikmati skema DP 0%, cicilan uang muka, promo bebas biaya KPR, dan masih banyak lagi penawaran eksklusif lainnya. Bahkan, akan ada program khusus bagi pengunjung yang membeli properti dan mobil sekaligus, menarik bukan?.

Menariknya lagi, Rumah.com & Mobil123.com juga menggandeng Grab Indonesia untuk memudahkan masyarakat dari dan ke Drive Home Expo 2018 di ICE BSD City, Tangerang. Nikmati potongan harga spesial dengan memasukkan kode GFBDriveHome saat melakukan pemesanan.

Yuk, kunjungi Drive Home Expo 2018..! Gratis lo gais. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa kunjungi website resminya di https://www.drivehomeexpo.id/

28 Oktober 2018

Nonton Film 3 Dara 2 Bareng Aktor dan Aktris nya, Seruu!

Nobar Film 3 Dara 2


Weekend kemarin kalian pada kemana? Gue dong sabtu kemarin ke bioskop bareng temen-temen. Nonton film yang lagi nge-hype di time line socmed, yaitu Film 3 Dara 2.  Tadinya gue nggak ngerti blas ini film tentang apa, asal nyahut hayok aja pas di ajak nobar bareng temen, “Yang penting hangout rame-rame bareng temen”, pikirku saat itu.

Kita kebetulan janjian nonton di Blok M Square. Lokasi ini dipilih karena strategis dan mudah diakses dari segala penjuru Jakarta. Begitu sampai disana, antara bingung dan penasaran sama bentuk poster di film ini, gue sedkit mikir, ini film apaan sih?? Judul nya 3 Dara, etapi gambar posternya 3 cowok, dengan gaya alay dan bibir dibikin keriting kayak cabe merah. “Hadeuh ini pasti film yang banyak adegan banci” celetuk batinku saat itu yang buru-buru menyimpulkan.



Beberapa aktris dan aktornya memang sudah familiar sih di mata gue, kayak Cut Mini yang actingnya keren di film Laskar Pelangi, Tora Sudiro yang sudah wara wiri di layar kaca dan bermain di puluhan film, dan dua actor muda yang lagi naik daun, Tanta Ginting dan Adipati Dolken. Itu yang membuat rasa skeptis di awal tentang film ini sedikit terkikis.

Ternyata kesimpulanku itu memang keliru, begitu mengikuti alur ceritanya di kursi bioskop, banyak nilai-nilai dan value yang gue dapetin dari Film 3 Dara 2 ini. Pesan yang disampaikan dalam film ini begitu menohok dan berkesan. Apalagi selama film berlangsung, banyak adegan adegan kocak yang diperankan oleh ketiga aktor itu, yang berhasil membuat suasana biskop gerr dan riuh penuh ledakan tawa. Tahu sendiri kan Tora Sudiro kalo di TV itu kayak apa. Di Film ini doi juga nggak jauh beda mendapat karakter nya.

Kalo kesimpulan gue sih, Film 3 Dara 2 ini termasuk kategori film drama keluarga, sebab tema cerita diangkat dari permasalahan keluarga. Klimaks dan anti klimaks nya juga mengambil setting di dalam rumah. Lebih dari 60% adegan berada di dalam rumah. Meski begitu, alur cerita di film ini bisa hidup. Selama film berlangsung, kami yang nonton rame-rame se RT ini jadi penuh ledak tawa, karena banyak kejutan adegan kocak dari para pemain.

Gue sedikit ceritain ya alur di Film 3 Dara 2 ini.

Film 3 Dara 2 bercerita tentang sebuah keluarga kecil dari Grace (Ovi Dian) dan Jay (Adipati Dolken) yang sudah menginjak usia tiga tahun pernikahannya. Sementara itu ada juga dua pasangan lainnya yang juga sudah mempunyai hubungan romantis dan harmonis dengan pasangannya masing-masing. Ada Aniek (Fanny Fabriana) dan Affandy (Tora Sudiro) yang telah menikah serta sedang asyik dalam menggeluti bisnis online. Ada juga Kasih (Rania Putri) dan Richard (Tanta Ginting) yang sudah mendapatkan sebuah restu untuk menuju ke jenjang pernikahan.


Alur cerita di film ini mulai hidup saat sebuah kejadian atau kutukan yang menimpa ketiga sahabat itu, Affandy, Richard dan Jay. Kutukan tersebut menimpa ke tiga cowok tersebut lantaran menganggap remeh perkerjaan rumah tangga yang biasanya sering istri mereka lakukan. Hal yang anggap sepele oleh ketiga cowok tersebut malah membuat mereka bangkrut. Akhirnya Jay, Affandy dan Richard memutuskan untuk tinggal di rumah Eyang Putri (Cut Mini), ibu Aniek. Nah disinilah permasalahan bermula, dan alur cerita dalam film ini menjadi hidup. Sampai nggak sadar tau-tau film nya udahan. Satu dialog yang sampai saat ini masih terngiang buat gue adalah ucapan dari istri nya Afandi, “Momen terindah bagi seorang istri adalah saat seorang suami sedang meminta maaf kepada istrinya”. Dooh ini ucapan nya mak jleb banget dah. Xixixi… yang udah berumah tangga pasti tahu lah kode beginian :D :D


Kami kebetulan mendapat tiket di studio 2 Blok M Square. Nah, kejutan yang bener-bener nggak kami sangka adalah tiga aktor dalam film ini tiba-tiba nongol saat film berakhir. Mereka adalah Adipati Dolken, Tanta Ginting, dan Ovi Dian . Ketiganya mendatangi kami yang masih berada di kursi bioskop. Sementara penonton kebanyakan adalah emak-emak. Kebayang kan reaksi histeris nya emak-emak kalo lihat aktor ganteng? Jadilah arena bioskop seperti suasana jumpa fans.


Karena studio biskop akan digunakan untuk pemutaran film selanjutnya, akhirnya adegan “Jumpa Fans Dadakan” di pindah ke arena lobi bioskop. Disinilah keseruan dan kehebohan Nonton Bareng begitu berasa.

Kalian udah nonton Film 3 Dara 2 belum? Film ini udah tayang sejak tanggal 25 Oktober, jadi masih anget nih gais. Gue baru ngeh ternyata Film ini adalah sequel dari film sebelumnya. Oiya, film ini disutradarai oleh Monty Tiwa dengan skenario cerita ditulis oleh Nataya Bagya.



Kesimpulan gue setelah nonton Film 3 Dara 2 ini : Seru, Kocak, dan menghibur.

17 Oktober 2018

Berburu Aneka Diskon dan Promo di BCA EXPO 2018



Buat Ki Demang, ICE BSD sudah nggak asing lagi, entah sudah berapa kali Ki Demang bolak balik kesana untuk mengunjungi bermacam event, apakah itu event pameran, pertunjukan drama musikal, atau perhelatan akbar lainnya.

Nah, weekend kemarin (13/10/2018), Ki Demang ke ICE BSD lagi neh gais buat ngunjungi evet BCA Expo. Pameran ini adalah ketiga kalinya diadakan oleh BCA group bekerjasama dengan Sinarmas Land. Ki Demang sendiri udah dua kali mengunjungi event ini, terakhir bulan Februari lalu. Hmm, kayaknya sih pameran ini bakal jadi agenda rutinnya BCA deh. Gila aja sih, dalam setahun BCA Expo sudah dua kali diadakan loh, di tempat bergengsi macam ICE BSD, artinya bisa dibiling BCA Expo itu event sukses dan banyak peminat.

BCA Expo adalah perhelatan bergengsi dalam rangka menghadirkan produk dan layanan terkemuka dari produk-produk BCA untuk para nasabahnya. Event tahunan ini adalah hasil kerjasama antara BCA Group dengan PT. Sinarmas Land serta partner lainnya, yang menghadirkan aneka promo menarik dari produk BCA, Group BCA, dan Sinarmas Land. Menariknya nih, semua booth yang ada di pameran ini menyediakan layanan “One Stop Service” dimana pengunjung bisa menemukan aneka produk Mobil, Properti, Motor, serta makanan dan minuman di masing-masing booth pameran, serta mendapat support langsung dari BCA sebagai media transaksi.

Kalo di event sebelumnya Ki Demang kesana di hari terakhir, untuk kali ini Ki Demang datang di hari pertama, pas di acara pembukaannya malah. Biar lebih seru, bareng teman-teman komunitas. Selain biar bisa seru-seruan, kalo bawa teman, seenggaknya kan bisa sharing, minimal minta pendapat kalo mau beli barang di pameran. Jadi nggak nyesel kalo ambil barang pameran.

Ada apa aja sih di BCA Expo kali ini?

# Cicilan KPR Fixed 3 Tahun di Perumahan Sinarmas Land
Setiap orang yang sudah berumahtangga pastinya mendambakan untuk memiliki rumah sesuai dengan impian, entah itu desain nya, lokasinya, dan yang terpenting budget nya. Kalo pengembangnya Sinarmas Land semua pasti tahu dong kualitas perumahannya seperti apa…

Aneka Promo Menarik dari Sinarmas Land
Nah, buat kamu yang lagi ngidam punya rumah dengan budget cekak tapi kepengen tinggal di perumahan berkelas, bisa lihat-lihat di booth KPR nya Sinarmas Land. Disini kamu bisa dapetin aneka promo menarik, diantaranya cicilan fixed selama 3 tahun dan bonus diskon asuransi jiwa sebesar 20%. Selain perumahan, SInarmas Land juga menawarkan aneka Ruko yang lokasinya berada di kota kota besar di Indonesia. Cocok neh buat kamu yang punya usaha dan kepengen mendirikan kantor cabang di daerah.

# Cicilan KKB Fixed 3 Tahun dan Diskon Biaya Admin
Buat kamu yang lagi nyari mobil, kamu bisa milih aneka kendaraan impian kamu, dengan penawaran diskon dan promo menarik dari Cicilan KKB BCA. Ada 22 dealer kendaraan yang menawarkan promo bunga special fix 2 tahun dan atau 3 tahun. Serta tambahan diskon biaya administrasi 500 ribu.



Boleh tau ini berapa DP dan Cicilannya? …. Hmm… berapa ya...? *uhuk

# Kredit Sepeda Motor dengan Bunga 0% Bonus Cashback
Selain mobil, ada juga aneka motor dengan diskon dan promo menarik. Dealer Yamaha misalnya, menggelar creazy promo khusus untuk Mio dan Vixion, yaitu promo bunga 0% dan cashback biaya admin. Syaratnya mudah, cukup menggunakan aplikasi Sakuku untuk pembayarannya. Ini yang paling amazing menurut Ki Demang, hare gini kapan lagi bisa dapet cicilan dengan bunga 0% cobak…!

Kata mbak nya : "ambil Yamaha aja, nanti pulangnya aku nebeng bonceng"

Selain ketiga Crazy Promo diatas, masih ada beragam promo lainnya yang memeriahkan BCA Expo, diantaranya : Promo special untuk Food and Baverage untuks eluruh transaksi menggunakan kartu kredit BCA, debit BCA, Flazz, dan Sakuku; promo special deposit 500 ribu dari BCA sekuritas, Promo free asuransi dari BCA Life, dan aneka souvenir menarik dari masing-masing booth.

Di arena BCA Expo nggak cuma nawarin fasilitas ciicilan berbunga rendah saja, tapi juga dimeriahkan dengan aneka produk andalan dari Group BCA dan ragam entertainment yang bisa membuat suasana pameran menjadi seperti berkunjung ke mall.

# Fasilitas Executive Lounge
Fasilitas ini sengaja dibuat untuk memanjakan para pengunjung. Setelah capek berkeliling dari stand yang satu ke stand yang lain, pengunjung bisa memanjakan diri dengan beristirahat dan duduk duduk di area Executive Launge. Tempat ini dibuat senyaman mungkin dengan interior yang bikin betah.

Enak kali yah sambil nge-teh atau ngopi di Executive Launge ini, 
apalagi kalo ada tukang pijat nya… *MulaiNgayall :D

Setelah leyeh-leyeh disini dan rasa capek hilang, kuy dilanjut berburu barang impian di BCA Expo nya.

# Free Test Drive Aneka Merk Kendaraan
Kalo masih bingung menentukan pilihan mobil mana yang akan kamu bawa pulang, di BCA Expo kamu bisa koq nyobain dulu alias test drive. Mumpung ada 22 dealer di pameran ini, kamu bisa puas test drive aneka merk mobil yang menjadi incaran, biar bisa jadi perbandingan.
Sebelum test drive, daftar dulu di sini, dan jangan lupa bawa SIM ya gais…



Kalo udah ngerasain dan sreg, baru deh bisa langsung milih dan proses ke dealer disana. Bener-bener one stop service kan?!.

Play Ground Anak
Nggak nyangka sih di arena BCA Expo ternyata ada PlayGround nya. Nyesel kemarin nggak ngajakin keponakan. Nah, besok-besok kayaknya asik nih ke BCA Expo sambil bawa keponakan.



Foto Levitasi
Nah, ini nih fasiltas pameran yang lagi ngehits di IG, foto levitasi kekinian berformat MP4. Disini kami bisa seru-seruan bareng teman-teman untuk berfoto ala levitasi. Bingung mau pakai gaya apa? Tenang aja, disana bakal dipandu sama mas-mas fotografernya. Dijamin nggak nyesel deh nyobain foto ini. Dan yang terpenting GRATISS broh..!

Kemarin sih Ki Demang and the geng nyobain. Setelah antri lumayan panjang, akhirnya tiba gilirannya bergaya. Dan ini dia hasilnya, keren kan?!



Food Court
Setelah puas keliling arena BCA Expo, pastinya hasu dan lapar kan? Nah, biar pengunjung nggak repot keluar masuk arena pameran, panitia menyediakan area khussu Food Court yang lokasinya berada didalam arena Expo, jadi kalopun kamu merasa haus atau lapar tapi masih ingin mengunjungi semua stand, mampir aja duliu ke arena ini, setelah kenyang, bisa lanjut lagi deh keliling stand pameran.

Kalo keisni asiknya rame-rame, sekalian nongkrong

Karena kemarin Ki Demang datang pagi, jadi ngalamin tuh kemeriahan acara pembukaan BCA Expo nya. Acara pembukaan berlangsung singkat, tapi tetap meriah. Mungkin karena sudah banyak pengunjung kali yah, jadi biar nggak pada nunggu lama.

Opening Ceremony BCA Expo 2018
Hadir dalam acara pembukaan BCA Expo antara lain: Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA)  Suwignyo Budiman (kedua kanan) didampingi oleh Executive Vice President of Consumer Credit Business BCA Felicia M. Simon (kanan), Direktur BCA Finance Petrus Karim (ketiga kiri), Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) VIII BCA Haryono Wongsonegoro (kedua kiri), Kakanwil X BCA Iwan Senjaya (kiri), dan CEO Residential Sinarmas Land Herry Hendarta (ketiga kanan).

Pembukaan BCA Expo 2018 - ICE BSD

Pembukaan BCA Expo 2018 - Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA)  Suwignyo Budiman (kiri) dan CEO Residential Sinarmas Land Herry Hendarta (kanan) menandatangani papan expo menandakan dibukanya perhelatan BCA Expo 2018 di Tangerang, Sabtu (13/10).

Acara BCA Expo ini berlangsung cuma dua hari saja, yaitu tanggal 13 dan 14 Oktober 2018. Sayang banget yah cuma sebentar, padahal banyak promo dan diskon menarik. Buat yang nggak sempat datang ke BCA Expo kemarin, tunggu aja event BCA Expo tahun depan yang pasti lebih meriah. Kalo mau ke sana, jangan lupa ajak-ajak Ki Demang yaah….

08 Oktober 2018

Makaroni BRAYY - Cemilan Khas Bandung, Sukses Bikin Gue Ketagihan...!




Hi… kamu anak kost. Mau Tanya dong, anak kost jaman now sama nggak sih dengan anak kost jaman gue dulu? Dulu waktu masih bujang, salah satu kebiasaan gue adalah suka nyetok cemilan di kamar kost. Kalo ditanya alasannya, sebagai anak kost, gue akan jawab kalo cemilan itu bisa multifungsi. Iya, multifungsi, selain buat iseng ngunyah, cemilan juga bisa jadi pengganjal laper kalo lagi males keluar rumah, apalagi kalo tanggung bulan, cemilan banyak banget membantu loh gais… *kode :D :D :D

Sekarang? Pas udah punya buntut, apalagi buntutnya anak balita, gue rada milih-milih cari cemilan. Karna gue musti merhatiin juga sih ramah enggaknya buat anak. Misalnya nih, kalo cemilannya rada pedes atau banyak micin, mendingan gak gue bawa kerumah. Cemilan yang gue bawa kerumah biasanya cemilan yang bahan-bahan nya aman dikonsumsi oleh anak-anak. Kalopun beli cemilannya bareng anak-anak di minimarket dekat rumah, gue suka seleksi dulu kandungan bahan nya. Paling enggak, itu cara gue menjaga anak-anak gue dari godaan makanan jaman now.

Nah, minggu lalu gue kebetulan dapat kiriman cemilan dari seorang teman di Bandung, namanya Makaroni Brayy. Cemilan ini dibuat oleh tetangganya yang lagi mencoba berbisnis kuliner, namanya kang Asep Sudarman. Cemilan ini sebenernya sudah di produksi dari 2016 lalu, cuman masih dipasarkan secara konvensional. Belakangan ini, kang Asep merubah strategi pemasarannya via online. Bener sih, pas gue lihat di beberapa echannel, pas ketik Makaroni Brayy di kolom pencarian, produk Kang Asep nongol di halaman pertama hasil pencarian. Hmmm… kayaknya sih cemilan ini sudah familiar yah di etalase nya ecommerce. Mungkin karena namanya yang unik, atau memang produknya laris manis dan banyak dicari orang.


MakaroniBRAYY - Cemilan Khas Bandung, memiliki 3 (tiga) varian rasa; Rasa Keju, Pedas Seblak & Pedas Bawang Jeruk. Alhamdulillah, kemarin gue dikirimi ketiga nya, jadi bisa langsung icip-icip semua produk kang Asep ini.

Kalo lihat bahan-bahan yang tertulis di kemasan sih, Produk kang Asep ini termasuk ramah di anak, karena terbuat dari bahan-bahan alami. Bahan utamanya adalah makaroni yang terbuat dari tepung yang dicampur dengan aneka bumbu rempah alami. Semua varian rasanya gurih. Meskipun ada beberapa varian yang rasanya pedas, tapi level kepedasan nya masih dasar banget, jadi gue nggak begitu kawatir kalo anak gue ikutan makan.


Dari ketiga varian, gue dan anak-anak paling suka dengan rasa keju. Selain aroma keju yang sudah familiar bagi anak gue, varian ini juga paling ramah di tenggorokan, nggak ada pedas nya, yang ada cuma gurih dan kriuk.

Selain rasanya yang khas, gue juga suka dengan desain kemasannya. bungkusnya terbuat dari bahan yang ramah lingkungan. Cuman kemarin anak gue agak kesulitan membuka kemasan, karena gak ada petunjuk membuka dari bagian mananya. Akhirnya gue bantuin membuka kemasan menggunakan gunting. Tadinya gue mengira kemasannya kayak wafer tango, yang setelah di sobek bagian atas ada tutup nya biar bisa di tutup rapet kalo nggak habis dan mau disimpan, tapi rupanya menggunakan sistem pres sekali buka. Untungnya kami ngemil Makaroni Brayy nya keroyokan, jadi langsung habis, nggak sampai di inepin. Tapi, gue rasa seandainya menginap juga kayaknya nggak bakal melempem, karena macaroni nya krispy banget, ngak kayak makanan wafer.


Kalo di Shopee, gue lihat kang Asep menjualnya dengan harga 15 ribu per 110 gram. Harga segitu gue rasa sesuai sih dengan kualitas produknya. Gue kepo dan nyari Makaroni Bray di shopee karena Ketiga varian yang dikirim sama temen gue sekarang sudah habis, pengen ngemil Makaroni BRAYY, Cemilan Khas Bandung yang sukses bikin gue ketagihan, sambil ngarepin kang Asep gelar diskon xixixi….