05 Oktober 2016

Via Justika.com, Mencari #BekingHukum Semudah Pesan Ojek Online



Dalam kehidupan sehari hari, aktifitas kita tak lepas dari yang namanya hukum. Entah itu hukum perdata maupun hukum pidana. Ternyata banyak sekali aktifitas yang bisa meyeret orang ke dalam kasus hukum. Seperti: sengketa tanah, pembagian waris, harta gono gini, sewa menyewa rumah, kontrak kerjasama, dan beragam aktifitas lainnya. Satu saat bukan nggak mungkin loh kita terlibat didalam salah satu kasus hukum tersebut. *Haish! ngeri banget yak...!

Deg-degan, cemas, tangan berkeringat, tidur nggak nyenyak, dan kehidupan di balik teralis penjara adalah gambaran ke-parno-an ketika terlibat kasus hukum. Itu sebab kebanyakan orang merasa parno ketika terlibat kasus hukum. Saya termasuk orang yang parno jika harus terlibat kasus hukum, bahkan ketika mendengar kata-kata lapor polisi, BAP, sidang, dan pengadilan pun saya sudah parno duluan, apalagi mendengar kata p-e-n-j-a-r-a. Aihh..., amit amit deh yah menginjakkan kaki di tempat itu.

Agar bisa membentengi diri dari keterlibatan kasus hukum, kita perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang hukum, sehingga lebih berhati-hati dalam bertindak, dan djauhkan dari perkara hukum. Banyak kasus yang tadinya sepele dan bisa diselesaikan secara kekeluargaan, tapi karena minimnya pengetahuan tentang hukum malah menjadikan orang yang terlibat malah terseret ke ranah pengadilan, padahal jelas-jelas dia itu orang baik-baik. Tau sendiri kan di kita itu gimana kalo udah di pengadilan.

Saya sih ogah yah terseret ke dalam kasus hukum, apalagi sampai perkaranya dibawa ke pengadilan, dan bahkan sampai menghadiri sidang berkali kali seperti kasus Kopi Sianida itu. Sungguh merepotkan. Baik repot di sisi waktu, maupun di sisi biaya. Belum lagi nanti jika dipengadilan ketemu lawan nya orang yang berduit dan bisa sewa pengacara mahal. Aduuh... kebayang deh repotnya mencari kebenaran. Kita yang nyata nyata benar aja bisa dianggap salah, apalagi kita salah beneran, bisa-bisa di jerat dengan pasal berlapis, dan... ah sudahlah..! you know lah ya...!

Justika.com, Platform Baru Untuk Mendapat Bantuan dan #BekingHukum

Untungnya sekarang sudah ada Justika.com, sebuah platform yang dibuat untuk mereka yang sedang berhadapan dengan perkara hukum tapi masih awam tentang hukum. Kebetulan hari minggu kemarin pihak Justika.com mengenalkan platform baru ini kepada saya dan teman teman bloger. Berikut ini beberapa catatan penting saya setelah mengenal Justika.com.

Justika.com lahir dari banyaknya orang-orang yang lemah secara materi dan minim pengetahuan tentang hukum, tetapi menjadi korban karena kecemplung dalam kasus hukum. Di Justika.com, ada ratusan ahli hukum yang siap membantu dalam penyelesaian kasus hukum yang sedang kita hadapi, dari mulai lawyer atau pengacara, notaris, sampai dengan penterjemah hukum. Mas Anggara, Andika Gunadarma, Tri Yuanita Indriani, Gema Perdana, Riesta Aldila, dan Ajie adalah lima orang sahabat yang berada dibalik platform Justika.com. Mereka yang didaulat untuk menjalankan misi mulia ini.

Dengan menyediakan platform online seperti justika.com, mereka berharap bahwa perkara hukum bisa diselesaikan dengan cara profesional dan tidak melulu soal kuatnya dana untuk memenangkan sebuah perkara. Nah, soal biaya? tentunya bisa disesuaikan dengan budget, dan bahkan bisa gratis, tergantung jasa apa yang akan dipakai dan persoalan apa yang dihadapi.

Apa dan bagaimana Justika.com bisa membantu kita? Yuk kita intip website nya, kebetulan aku juga suka butuh bantuan yang berkaitan dengan hukum, seperti mengurus surat tanah dan kontrak kerjasama antar perusahaan jasa.

# Formulir Konsultasi
Cukup dengan menuliskan permasalahan yang sedang dihadapi pada menu utama, Justika.com akan mencoba memahami permasalahan kita dan segera mencarikan pakar hukum yang akan mendampingi kita, sekaligus menjadi #BekingHukum untuk menyelesaian permasalahan kita.

Gaya bahasa bebas dan terkesan santai, sehingga tidak membuat parno

Pada formulir ini kita bisa menceritakan permasalahan hukum yang sedang dihadapi dan bantuan hukum jenis apa yang dibutuhkan. Yang menarik adalah kolom ini dibuat bebas. Jika biasanya dalam permasalahan hukum menggunakan bahasa formal dan sesuai pakem EYD, di halaman ini pengunjung bebas menggunakan gaya bahasa untuk mengungkapkan permasalahannya.  

Tidak hanya kasus pidana saja yang bisa ditangani oleh Justika.com, kasus perdata seperti hukum waris, harta gono gini, dan pengurusan surat-surat tanah juga bisa dibantu prosesnya, tanpa calo dan langsung berhadapan langsung dengan pakar nya, karena di Justika.com ada ratusan ahli hukum yang sudah bergabung.

Permasalahan hukum dari A sampai Z bisa dibantu oleh platform Justika.com

Saran saya, pada saat mengisi formulir ini jangan sekali kali menuliskan data pribadi seperti nomor telepon dan alamat rumah, cukup alamat email saja, sebab data pribadi akan rawan disalahgunakan.

Justika menjadi ajang berkumpulnya praktisi hukum profesional

# Forum Live Chat
Selain formulir permasalahan hukum, platform Justika.com juga dilengkapi dengan live chat yang langsung bisa digunakan oleh kita untuk berinteraksi dengan pakar hukum yang diinginkan.

Fasilitas konsultasi nya tidak dipungut biaya alias gratiss loh...!

Setelah konsultasi dan jenis permasalahan sudah diidentifikasi oleh Justika.com, selajutnya kita akan mendapatkan proposal pengajuan dari pakar hukum yang akan mendampingi kita menyelesaiakan persoalan hukum yang sedang dihadapi, lengkap dengan CV dan besaran biaya untuk membayar mereka. Semakin banyak proposal yang masuk ke email, semakin mempermudah kita untuk menyeleksi kira kira siapa yang akan dijadikan pendamping dan #BekingHukum kita. Tentunya di sesuaikan dengan budget dong yah....


Buat saya yang awam dan buta tentang hukum, kehadiran platform ini sangat membantu. Dengan adanya platform ini, mencari pengacara, notaris, dan ahli hukum lainnya bisa dilakukan dengan mudah, semudah memesan ojek online. Tinggal klik, pilih, dan BERES...! berasa memiliki asisten #BekingHukum pribadi. Cobain aja sendiri.
Posting Komentar