14 Juni 2016

AIA Sakinah Membantu Mewujudkan Keluarga Yang Sakinah Wa Rohmah

Menuju Keluarga Sakinah Mawaddah Warohmah

Siapapun yang sudah berkeluarga, memiliki anak adalah suatu anugerah terindah yang patut untuk disyukuri. Betapa tidak, diluar sana banyak sekali pasangan suami istri yang mendambakan keturunan, tapi mereka belum dikaruniai anak. Malah sebagian dari mereka rela untuk mengeluarkan biaya puluhan jutaan rupiah untuk mengikuti program kehamilan demi mendapatkan apa yang diinginkan, yaitu memiliki anak. Ketika diberi momongan, rasanya seperti mendapat rezeki nomplok dan menjadi orang pilihan yang dberi amanah oleh Allah swt.


Seperti yang saya dan istri rasakan, ketika diberi momongan, kami begitu merasakan adanya kebahagiaan dan kelengkapan membina rumah tangga. Namun, memiliki anak bukanlah suatu kemenangan dan puncak dari kebahagiaan dalam kehidupan berumah tangga. Justru sebaliknya, hadirnya seorang anak justru menambah tugas saya dan istri untuk lebih giat lagi belajar dan lebih dewasa dalam bersikap, ilmu sabar kudu diterapkan. Apalagi tahun ini anak kami sudah bertambah, dengan hadirnya si bungsu, Fathan. Dengan dua orang anak, Ilmu baru dalam rumah tangga kamipun menjadi bertambah selain ilmu sabar, yaitu ilmu Adil. Kami harus menyiapkan ilmu adil dan menerapkannya kepada anak-anak kami, supaya mereka tidak ada rasa cemburu karena diperlakukan tidak adil.

Karena menyadari sepenuhnya bahwa anak adalah tanggungjawab orangtua, maka saat kami dikaruniai anak, segenap perencanaanpun mulai kami diskusikan, dari mulai perencanaan pendidikan, pola pengasuhan, dan yang lebih penting adalah perencanaan kesehatan. Semuanya kami lakukan demi masa depan mereka.

Perencanaan Pola Asuh

Karena saya dan istri sama sama kerja, maka penerapan pola asuh ini benar benar menjadi konsentrasi kami. Betapa banyak diluar sana anak-anak yang kedua orangtuanya sibuk bekerja, dan anaknya ditinggal sendiri dirumah bersama pembantu yang notabene tidak ada hubungan keluarga. Hanya sedikit sekali waktu kebersamaan mereka dengan orangtuanya, sehingga hubungan anak dan orangtua menjadi jauh. Si anak lebih dekat dengan pembantunya daripada dengan orang tuanya. Efeknya, jika menghadapi masalah, bukannya orang tuanya yang menjadi tambatan, melainkan orang lain yang menjadi pelariannya. Artinya, kontrol tumbuh kembang anak berada di tangan orang lain.

Contoh tersebut membuat saya kawatir dan cemas, kawatir hal tersebut akan terjadi pada keluarga kami. Meski bekerja, saya menekankan istri untuk tidak lama-lama berada dikantor. Beruntung kami tinggal bersama orang tua (mertua), dan mempekerjakan saudara dekat (masih keluarga) untuk menjadi pengasuh. Jadi meskipun ditinggal bekerja, si anak masih dibawah pengawasan keluarga besarnya. Tidak hanya itu, kami juga sepakat untuk membangun quality time dengan anak selama kami dirumah. Dengan begitu anak merasa masih berada di dalam naungan orang tuanya.

Perencanaan Pendidikan

Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai”  Kira kira begitulah pepatah yang tepat untuk menggambarkan pentingnya pendidikan bagi anak-anak menurut saya.

Saya sepenuhnya menyadari, masa depan anak itu sangat bergantung kepada sistem pendidikan yang akan kita terapkan. Oleh karenanya, semenjak lahir anak pertama, saya dan istri sudah merencanakan sistem pendidikan untuk anak kami kelak, baik itu memilih sekolahnya, maupun menyiapkan biaya untuk pendidikannya.

Mahalnya biaya pendidikan dan tingginya angka inflasi di Indonesia membuat kami mengambil langkah antisipasi. Semenjak usia 6 bulan, anak-anak sudah kami buatkan tabungan yang dananya diambil dari pendapatan kami. Tabungan tersebut akan diambil kelak saat anak akan menempuh pendidikan. Sayapun mencoba menghitung estimasi alokasi anggaran untuk biaya pendidikan anak anak kami.

Dan ini dia besarannya:
Kalkulator Pendidikan Anak

Dari perhitungan kalkulator pendidikan anak, ternyata untuk sekolah Sains di Indonesia untuk jenjang universitas saja, saya harus mengalokasikan dana minimum 350 ribu an per bulan, dimulai dari anak berusia 1 tahun hingga memasuki usia kuliah. Dana tersebut belum termasuk biaya sekolah SD, SMP, dan SMA loh.... Dan estimasi biaya akan lebih besar lagi jika kelak si anak mengambil jurusan kedokteran atau teknik.


Karena pendidikan bagi saya adalah kebutuhan ruhani anak, kami juga tidak sembarangan memilih bank untuk menyimpan dana pendidikan anak. Sebisa mungkin biaya pendidikan anak diperoleh dengan cara halal dan proses penyimpananannya juga harus secara halal, dijauhkan dari unsur riba. Maka dari itu kami memilih bank syariah sebagai tabungan untuk menyimpan dana pendidikan anak. Kalo bisa sih, dana pendidikan ini bisa difungsikan juga sebagai asuransi, jadi lebih safety.

Selain dua perencanaan penting diatas, ada satu lagi perencanaan yang tak kalah penting, yaitu perencanaan kesehatan.

Perencanaan Kesehatan

Khusus untuk perencanaan kesehatan ini, saya dan istri masih berbeda pandangan. Istri memilih untuk memiliki asuransi jiwa dan investasi, sedangkan saya memilih untuk menabung konvensional. Untuk meng-cover biaya tak terduga akibat sakit, saya masih mengandalkan produk asuransi kesehatan dari kantor, baik itu rawat jalan maupun untuk rawat inap. Tapi seringkali saya “nombok” dan menguras tabungan manakala biaya pengobatan keluarga ternyata diatas platform dari perusahaan.

Sebenarnya saya ingin sekali menggunakan asuransi, terutama asuransi jiwa dan investasi, namun saya masih ragu mengenai status hukum asuransi dipandang dari segi hukum syari’at. Memang sih sekarang sudah banyak asuransi yang berbasis syariah, tapi saya tidak mau sembarangan dan salah langkah dalam menentukan pilihan untuk keluarga saya tercinta, makanya saya sangat jeli memilih jenis asuransi dan investasi.

Perencanaan Keuangan Keluarga

Beruntung dalam acara Blogger & Beyond yang diadakan oleh Valuklik dan AIA Insurance hari minggu kemarin saya bertemu dengan mas Frizt Ananda, dari Asuransi Jiwa Syariah AIA. Beliau adalah Marketing Business Partner nya PT AIA Financial.


Menurut mas Frizt, semua orang pada dasarnya tidak ingin kena musibah, baik musibah kecelakaan, sakit atau meninggal. Akan tetapi semua orang juga memiliki peluang untuk menghadapi resiko itu, yang mana setiap resiko itu mengandung kerugian.

Lalu bagaimana kita bisa meminimalisir kerugian saat terjadi resiko? Satu-satunya jalan adalah dengan ber asuransi. Mas Frizt kembali menjelaskan, bahwa mengikuti program asuransi itu mirip mirip dengan kita mengikuti arisan, pada waktunya pasti akan kena giliran, demikian juga musibah, pada gilirannya musibah itu akan datang dalam kehidupan kita. Ironisnya, musibah itu tidak bisa diprediksi kapan datangnya, sehingga kita patut untuk waspada dan berjaga jaga, salah satunya dengan mengikuti asuransi.  

Sistem asuransi pada dasarnya adalah suatu sistem transfer resiko, yang kita bayar dengan premi untuk mendapatkan manfaat. Pada sistem asuransi konvensional, premi dibayarkan kepada perusahaan penyelenggara asuransi, kemudian perusahaan akan memberikan manfaat ketika salah seorang dari anggota asuransi mengalami resiko.

Sistem Asuransi Jiwa Konvensional

Bagaimana dengan sistem Asuransi Syariah?

Sistem Asuransi Syariah didasarkan pada  akad mudhorobah sesuai prinsip syariah, yaitu saling menolong, melindungi dan menanggung risiko antar sesama peserta asuransi jiwa syariah.

Masing-masing anggota asuransi membayar dana “UJRAH” yang dikumpulkan di suatu tempat, yang disebut dana Rabarru’, kemudian dana tersebut dipergunakan jika ada salah satu anggota yang menghadapi risiko, berupa manfaat asuransi. Dana Rabarru' juga dikelola oleh perusahaan untuk diinvestasikan ke perusahaan perusahaan yang bergerak dibidang syari'ah, sehingga bebas dari sistem bunga. Setiap tahun dana Rabarru' yang diinvestasikan ini dikembalikan kepada para peserta.

Lalu  dimana peran dan keberadaan perusahaan asuransi dan bagaimana perusahaan bisa untung?

Perusahaan asuransi pada sistem Asuransi Jiwa Syariah AIA berperan sebagai pengelola dana Rabarru’. Perusahaan akan mendapatkan “upah” dari pengelolaan dana Rabarru’ tadi, yang besarannya sudah ditentukan dan disepakati oleh seluruh peserta asuransi.

Sistem Asuransi Jiwa Syari'ah
Lebih simpelnya, bedanya asuransi konvensional dengan asuransi syariah itu, ibarat kita menyembelih dua ayam, yang satu disembelih dengan membaca basmalah dan satunya tidak membaca basmalah. Secara kasat mata kedua ayam itu sama-sama berdaging dan dagingnya bisa dimakan.

Berikut beberapa tips memilih asuransi yang sisampaikan oleh mas Frizt dalam acara Blogger & Beyond kemarin:
1. Pilihlah perusahaan asuransi yang memiliki kredibilitas dan pengalaman yang mumpuni.
2. Pilih jenis asuransi sesuai dengan kebutuhan dan budget.
3. Pahami pertanggungan atau polis atas produk asuransi yang dibeli.
4. Pahami sistem asuransi tersebut, terutama prosedur klaim untuk mendapatkan manfaat dari asuransi.

Lebih jelasnya menganai Asuransi Jiwa Syariah AIA bisa dilihat pada video berikut ini :


Terimakasih mas Frizt Ananda sudah berbagi ilmu mengenai asuransi, terutama asuransi syariah. Saya menjadi tercerahkan setelah pulang dari acara, dan tidak ragu lagi untuk mengambil langkah terbaik untuk keluarga saya, demi menuju keluarga yang sakinah mawaddah warohmah, sesuai yang dicita-citakan oleh seluruh keluarga di dunia ini.

10 Juni 2016

Aplikasi MedCare dari Garda Mobile, Cara Cerdas Gaya Hidup Sehat di Era Digital


Bulan Mei lalu, Asuransi Astra melalui Garda Mobile nya meluncurkan sebuah aplikasi khusus untuk memantau kesehatan para pengguna aplikasinya, mereka menamakan aplikasi barunya dengan #MedCare. Sesuai dengan namanya, (mungkin) MedCare adalah akronim dari Medical Care. Dengan aplikasi ini, pengguna bisa memantau kondisi kesehatan  melalui sejumlah menu yang disediakan dalam aplikasi. Uniknya, meskipun yang meluncurkan adalah sebuah perusahaan asuransi, tapi aplikasi ini bisa loh diunduh dan digunakan untuk umum, tidak melulu harus menjadi member asuransi dulu untuk menggunakan aplikasi ini. Asik kan...?!

Aplikasi MedCare merupakan satu diantara empat elemen puzzle yang melengkapi sistem digital mobile nya Garda Mobile Asuransi Astra. Ada dua aplikasi baru yang di-release oleh Garda Oto untuk melengkapi puzzle aplikasi Garda Mobile nya tahun ini, yaitu CRakses dan MedCare, setelah sebelumnya diluncurkan aplikasi OtoCare dan HRakses tahun lalu. Dengan hadirnya #MedCare, lengkap sudah rangkaian puzzle sistem #GoingMobile yang menjadi impian managemen Asuransi Astra, sebagai langkah kekinian untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan pada khsusunya, dan kebutuhan masyarakat pada umumnya.

Rangkaian 4 Puzzle #GoingMobile dari Garda Mobile Asuransi Astra

Jika CRakses dikhususkan bagi pelanggan komersil dan hanya bisa diakses oleh member Asuransi Astra lingkup perusahaan, maka khusus untuk aplikasi Medcare ini Asuransi Astra mempersembahkannya untuk masyarakat umum, sebagai bentuk CSR perusahaan. Seperti apa aplikasi MedCare itu?, Yuk kita kepo-in aplikasi ini, siapa tahu berguna buat kamu, terutama yang lagi program diet, biar tambah PeDe kalo ditanyain masalah berat badan :v

Download Aplikasi MedCare

Agar aplikasi ini bisa dioperasikan di smartphone,  kita musti  download dulu. Oiya, kalian bisa download via Google Play atau Apple Store, tergantung type smartphone, pastikan space memori HP kamu cukup yah bro/sist... Kemarin saya download via Google Play, gampang banget nyarinya. Pada menu pencarian, ketik saja salah satu kata kunci ini: Asuransi Astra, Garda Oto, #GardaMobile, atau MedCare. Nanti di layar smartphone kamu langsung terlihat beberapa aplikasi dari Garda Mobile, salah satunya adalah aplikasi MedCare ini. Langsung saja klik download.

Atau kalau kesulitan karena musti searching, KLIK ini aja.

Mencari aplikasi MedCare di Google Play

Beragam Manfaat dan Fasilitas Pada Aplikasi MedCare

Pada menu utama (Home), MedCare menampilkan 9 menu pilihan yang bisa dipakai sesuai kebutuhan. Oiya, tampilan menu secara garis besar terdiri dari dua kelompok, yaitu susunan menu horisontal yang ada pada header layar dan submenu dengan susunan tumbnails pada menu Home. Pada header layar sendiri ada 5 menu andalan yang ditampilkan, yaitu Home, Profile, Near Me, Knowladge, dan Setting.


Mengeksplore Menu Aplikasi MedCare dari Garda Mobile


Profile
Pertama kali membuka aplikasi MedCare, saya langsung mengisi biodata pada tab menu Profile. Begitu pengisian profile selesai, saya nggak nyangka, langsung mendapat kejutan hadiah dari #GardaMobile, berupa voucher diskon dari Optik Melawai sebesar 500 ribu dan voucher 10 days free trial di Celebrity Fitness. Kejutan ini saya tahu dari menu inbox yang ada pada aplikasi. Hwaa...! baru mendaftar saja saya sudah dikasih gift! KEREN!

Agar ter-record dengan baik, pada menu profile saya mengisi data diri dengan lengkap selengkap lengkapnya, dari mulai Nama, tanggal lahir, nomor HP, dan nomor yang bisa dihubungi dalam kondisi darurat. Semua saya isi dengan data yang akurat dan valid. Selain itu, saya juga melengkapi menu profile dengan foto, biar sedikit ciamik (a.k.a. Narsis) J


Near Me
Bergeser ke sebeah kanan dari menu profile, ada menu Near Me. Jika Near Me pada aplikasi OtoCare kita bisa mencari lokasi SPBU, minimarket dan tempat tempat strategis lainnya, maka pada menu NearMe nya MedCare yang merupakan aplikasi Medical ini, kita bisa  menemukan lokasi fasilitas kesehatan, seperti Rumah Sakit, Klinik Laboratorium, Apotik, Tempat Gym, dan Toko Optik. Setiap kategori jika di sentuh akan menampilkan list data yang dibutuhkan, misalnya pada pilihan sub menu Rumah sakit, akan muncul list data rumah sakit seluruh Indonesia yang menjadi rujukan Asuransi Astra. Selain Rumah Sakit, pencarian fasilitas kesehatan lain yang tak kalah penting adalah lokasi apotik, klinik laboratorium, Gym, dan toko optik.

Uniknya, ketika memilih salah satu data pada list, aplikasi akan otomatis menyambungkan nya ke sistem Google Map, sehingga pada layar smartphone akan langsung membentuk routing menuju lokasi fasilitas kesehatan yang dipilih.

Menu Near Me sangat membantu saya saat berada di jalan dan membutuhkan informasi lokasi fasilitas kesehatan, baik itu rumah sakit, klinik, Gym, atau optik. Saya suka memakai menu ini untuk mencari rumah sakit dan klinik terdekat, baik saat akan periksa kesehatan sendiri maupun saat mengantar keluarga dan sanak saudara melakukan medical checkup. Cukup buka menu NearMe, dan sentuh nama rumah sakit yang dimaksud, kemudian ikuti route yang di tampilkan di layar smartphone. Sangat mudah dan friendly.

Beruntung Rumah sakit RSIA Muhammadiyah Taman Puring yang merupakan rumah sakit langganan saya dan keluarga bisa saya temukan dengan cepat, karena kebetulan data rumah sakitnya berada di baris atas urutan ketiga, sehingga saya tidak perlu repot untuk scroll ke layar bawah dan membaca satu per satu data yang ada. Memang pada tampilan data rumah sakit, pengguna harus jeli membaca satu persatu data fasilitas kesehatan yang menjadi pilihannya, supaya pembacaan lokasi yang ditampilkan oleh smartphone tidak salah.

Dari Aplikasi MedCare langsung nyambung ke GoogleMap

Knowladge
Lokasi menu ini berada di samping kanan menu Near Me. Isi dari menu ini adalah informasi berupa artikel mengenai tips pola hidup sehat, sehingga sangat membantu pengguna untuk menerapkan pola hidup sehat.

Sebagai Blogger yang kurang piknik, ketika membuka menu Knowladge, koq saya jadi kepikiran, mungkin nggak sih saya atau blogger blogger lain bisa mengirim artikel tips hidup sehat supaya tulisan nya bisa tampil di menu knowladge?. Kan lumayan bisa narsis gituh! Hi hi hi,

Aah..., saya memang suka berkhayal yang enggak enggak *abaikan paragraf ini :p



Setting
Menu ini menampilkan tools yang bisa dipergunakan oleh pengguna dan pembuat aplikasi untuk men-setting penggunaan aplikasi MedCare, Yang saya suka dari menu ini adalah kita bisa share pengalaman menggunakan MedCare di media sosial *dasarbloggernarsis :v

Home
Nah, menu ini bisa dibilang jantungnya aplikasi MedCare, manfaat yang bisa digali dari aplikasi MedCare semua ada di menu ini. Menu Home terdiri dari 9 sub menu yang bisa di-explore oleh pengguna setia MedCare, diantaranya : Reminder, Wellnes, Daily Activity, Symptoms, Medical Control, Medication, Call Garda Akses, Inbox, dan Garda Medika.

9 sub menu pada menu Home


Reminder - Untuk seorang pelupa seperti saya, keberadaan submenu Reminder sangat berguna, sub menu ini bisa sebagai pengingat kapan jadwal kontrol dan periksa kesehatan, kapan waktu minum obat, dan juga sebagai pengingat kapan waktunya berolahraga, semua bisa disetting dan diintegrasikan di dalam sub menu Reminder. Buat saya, menu ini berfungsi layaknya punya sekeretaris pribadi, yang setiap waktu mengingatkan saya ketika ada jadwal meeting kantor. Menu ini akan ter-setting secara otomatis saat kita mengisi data pada sub menu Wellnes, Medical Control, dan Medication.

Tampilan sub menu Reminder dan bentuk notifikasi pada smartphone

Begitu selesai mengisi menu profil, saya langsung mengisi data kegiatan saya pada sub menu Wellnes dan Medication yang diintegrasikan ke sub menu Reminder. Keesokan harinya, saya mendapat notifikasi via smartphone, menandakan sub menu Remincer pada aplikasi MedCare sudah bekerja.

Wellnes - Nah, buat kamu yang punya segudang aktifitas, utamanya yang berkaitan dengan aktifitas olahraga dan kebugaran, supaya tidak terlewat, MedCare menyediakan fasilitas sub menu Wellnes untuk menunjang aktifitas tersebut. Kamu bisa memasukkan jadwal aktfitas kamu ke dalam sub menu Wellnes ini, supaya  ter-record dan mudah didokumentasikan. Dan jangan lupa isi kolom remindernya agar terintegrasi dengan sub menu Reminder. Saya sendiri menggunakan menu Wellnes untuk mengontrol aktifitas harian saya, seperti jogging, badminton, renang, dan perawatan diri. Nanti setiap jadwal nya tiba, sejam atau dua jam sebelum nya (tergantung data yang kita input), smartphone akan memberikan reminder mengenai jadwal aktifitas kita, bentuknya semacam notifikasi. Asik loh kalo semua bisa ter-record dalam satu aplikasi MedCare.

Add data aktifitas di sub menu Wellness, lalu tunggu MedCare Bekerja

Daily Activity – Menu ini saya gunakan untuk mengontrol target diet, baik itu untuk mengontrol berapa asupan makanan yang dimakan, berapa minum air putih, teh, dan kopi dalam sehari, atau berapa lama waktu istirahat (tidur), sehingga memperoleh berat badan ideal sesuai yang diharapkan. Yang saya suka dari sub menu ini adalah kalkulator berat badan ideal yang ada pada setting target. Dari situ saya bisa tahu berapa target penurunan berat badan yang musti saya kejar untuk mendapatkan berat badan ideal.
OMG..! ternyata saya overweight 10 kg.

"Ingat!! Jodoh, Rezeki, dan Maut ada di tangan Tuhan, tapi Berat Badan ada di tangan KITA"

Symptoms – Bagi yang sehat, sub menu ini sebenarnya tidak dibutuhkan, tapi buat kamu yang sedang merasakan gejala tubuh yang kurang fit, sub menu ini bakalan berguna, sebab jika diisi secara disiplin, lewat sub menu ini kita bisa setting riwayat penyakit, hasil analisa dokter, dan obat obatan yang perlu dikonsumsi. saat ada indikasi  sakit, menu ini bisa menampung data gejala yang kita rasakan, yang bisa dintegrasikan dengan sub menu lainnya. 

Medical Control – Sub menu ini bisa digunakan untuk meng update jadwal kontrol dokter. Mungkin saat ini saya belum begitu perlu, tapi jika suatu saat menderita sakit yang membutuhkan kontrol rutin, aplikasi ini akan sangat membantu. Untuk mengisi data pada sub menu ini sangat mudah, tinggal sentuh button “add” pada bagian atas kanan, nanti akan muncul isian data yang harus diisi dengan komplit, meliputi nama dokter, lokasi, tanggal, jam, dan setingan reminder. Agar data tersimpan, sentuh kembali bagian kanan atas layar, di tulisan “Save”.

Medication – Apa kamu pernah mengalami salah minum obat? Jika ya, maka sub menu medication pada aplikasi MedCare ini sungguh sangat membantu kamu supaya tidak salah minum obat. Kacau juga kan jika obat yang semestinya diminum  2 kali dalam sehari, emalah kamu minum 3 kali. Yang ada bisa over dosis. Nah, dengan ada nya menu Medication ini, obat apa dan jam berapa harus diminum, semua bisa di maintain oleh aplikasi MedCare melalui sub menu ini. Tentunya kita musti masukin data dulu obat-obatan yang akan dikonsumsi agar data bisa dibaca oleh mesin Reminder. Cara pengisiannya tidak jauh beda dengan menu Medical Control, ada “add” dan “save” nya. Cocok banget buat saya yang pelupa tapi hobi bawa smartphone kemana mana. Kalo lupa minum obat, bukan dicerewetin sama istri lagi, tapi MedCare yang akan mengingatkan. Seperti pengalaman saya kemarin saat terserang batuk dan demam, jadwal minum obat nya sudah diatur oleh smartphone melalui aplikasi MedCare ini.

Pengalaman sub menu Medication kemarin waktu terserang batuk dan demam

Selain 6 sub menu di atas, masih ada lagi 3 sub menu lainnya sebagai penunjang yang tak kalah penting, yaitu menu Call Garda Akses, Inbox, dan Garda Medika.

Sub menu Call Garda Akses digunakan untuk panggilan darurat kepada petugas representative Garda Oto, sub menu Inbox untuk pemberitahuan dan pengumuman penting dari Garda Oto, dan Garda Medika berisi aktifasi keanggotaan Asuransi Astra.

Setelah aplikasi MedCare dalam genggaman, dan merasakan manfaat yang ada dalam aplikasi MedCare, saya merasa beruntung bisa mengenal Asuransi Astra. Produk yang diluncurkan benar benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini yang menuntut aktifitas mobile. Dan saya masih menunggu kejutan kejutan lainnya dari Asuransi Astra melalui layanan digital dan kekinian nya, Garda Mobile.

Beberapa minggu lalu kedua anak saya terkena panas, demam dan batuk, dan sempat diperiksa ke rumah sakit. Istri saya yang masih aktif ngantor terlihat kewalahan mengurus anak anak yang sakit berjamaah, beberapa kali si kakak telat ngasih obat demam gegara lupa karena sibuk mengurus si dedek yang sakitnya lebih parah karena trombositnya turun. Oh, andai saja waktu itu sudah kenal dengan Medcare, tentunya jadwal minum obat si kakak bisa diinput ke aplikasi MedCare, sehingga si kakak tidak sampai telat minm obat. Lain kali, saya akan gunakan aplikasi MedCare ini untuk mengontrol si kakak juga ah....!

Buat kalian yang baru saja download aplikasi MedCare, saya ucapkan selamat menikmati gaya hidup sehat ala digital bersama MedCare.



Salam Inovasi,

Ki Demang

02 Juni 2016

Garda Mobile Membawa Asuransi Astra Menjadi Perusahaan Paling Digital di Indonesia

#GoingMobile Asuransi Astra


Gaya hidup masyarakat yang serba digital telah menuntut pelayanan yang serba mobile. Perubahan gaya hidup masyarakat ini membuat perusahaan jasa berlomba lomba memberikan pelayanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar, agar produk mereka mudiah diterima oleh masyarakat. Salah satu perusahaan  yang konsisten menggunakan aplikasi mobile sebagai basis pelayanan adalah Asuransi Astra Garda Oto.

Melalui aplikasi Garda Mobile nya, Asuransi Astra telah meluncurkan aplikasi bernama OtoCare sebagai basis pelayanan kepada pelanggannya. Uniknya, aplikasi ini diperuntukkan bukan hanya untuk para pelanggannya saja, tapi bisa diakses oleh seluruh masyarakat, meski mereka bukan nasabah atau member Garda Oto. Saya adalah salah satu non nasabah yang menggunakan aplikasi ini.

Meski bukan nasabah Garda Oto, saya suka menggunakan aplikasi ini pada beberapa fiturnya, ada fitur Near Me dan Fitur Reminder. Pada fitur Near Me, saya mendapat manfaat yang luar biasa saat sedang di perjalanan, karena fitur ini akan memberitahu lokasi atau tempat tempat penting, seperti SPBU, Rumah Sakit, Mini Market, dan tempat-tempat strategis lainnya, sehingga cocok buat saya yang suka melakukan kegiatan traveling.

Beberapa menu favorit saya di aplikasi OtoCare

Fitur yang tak kalah membantu saya adalah fitur Reminder. melalui fitur ini, pengguna aplikasi OtoCare bisa memantau masa berlaku SIM, STNK, dan monitoring BBM kendaraannya. Sebenarnya ada satu lagi fitur favorit saya, yaitu fitur inbox. Fitur ini sering digunakan oleh Garda Oto untuk memberikan informasi penting dan kadang memberi gift kepada para pemakai setia aplikasi OtoCare, seperti saya. Malahan, jika dalam setahun menjadi pemakai setia aplikasi ini, total benefit yang saya peroleh dari program yang ada pada aplikasi OtoCare mencapai 1,2 juta an loh.. Kebayang kan, waktu lagi hening heningnya pengen liburan tapi nungguin uang gajihan yang nggak kunjung datang, tiba-tiba ada inbox dari OtoCare yang memberikan tiket gratis naik gondola di Ancol... :D :D :D

Tahun 2016 ini adalah tahun ketiga Asuransi Astra menggunakan aplikasi mobile OtoCare sebagai basis pelayanannya, dan bahkan mengukuhkan dirinyas ebagai satu satunya perusahaan yang seluruh pelayanannya bisa diakses secara mobile, dari mulai registrasi, claim, survey, dan standar prosedur pelayanan lainnya, semuanya menggunakan sistem aplikasi mobile sehingga mereka menyebut tahun 2016 sebagai tahuan nya #GoingMobile.

Dalam sambutannya di acara peluncuran #GoingMobile tanggal 25 Mei, Santosa (@snt4online) selaku CEO Asuransi Astra mengukuhkan cita cita Asuransi Astra sebagai perusahaan paling digital di Indonesia. Untuk menggapai cita-cita tersebut, perusahaan telah melakukan langkah-langkah strategis, diantaranya dengan melakukan inovasi-inovasi digital mobile pada pelayanannya.

Setidaknya setiap tahun manajemen melakukan inovasi baru. Contohnya tahun ini saja, sederet layanan yang tadinya on office, sekarang sudah bisa mobile, seperti layanan Garda Mobile  OtoSales dan Garda Mobile OtoSurvey, yang diluncurkan guna memudahkan petugas front liners melakukan tugas pelayanan kepada pelanggan. Selain itu, berbagai aplikasi yang bisa digunakan secara internal dan eksternal juga berhasil release di tahun ini. Semuanya ada 4 aplikasi, dimana dua aplikasi merupakan pengembangan dari sistem sebelumnya, yaitu Garda Mobile OtoCare v2.0 dan Garda Mobile HRakses. Sementara dua aplikasi lainnya merupakan aplikasi baru, yaitu Garda Mobile CRakses untuk pelanggan komersial dan Garda Mobile MedCare yang bisa digunakan oleh seluruh masyarakat, baik pelanggan atau bukan pelanggan Garda Oto.

Keempat aplikasi bisa diunduh via Google Play dan Apple  Store. Nah, khusus aplikasi Garda Mobile MedCare, Asuransi Astra menggelar lomba blog. Para Blogger diminta untuk menceritakan pengalamannya menggunakan aplikasi ini, dan tentunya sedikit review mengenai produk layanan MedCare.

MedCare Blog Competition

Selain deklarasi #GoingMobile dan peluncuran empat layanan aplikasi mobile, pada momen penting tersebut juga dimanfaatkan oleh manajemen Asuransi Astra untuk memberikan sederet penghargaan kepada 11 orang terpilih yang mewakili 11 macam profesi, dimana aktifitasnya dinilai sejalan dengan prinsip Peace of Mind nya #GoingMobile. Mereka  adalah :

1. Indra Suparta, Penjaga perlintasan kereta api
2. Anang Julianto, Air Traffic Controller
3. Andi Sudirman, Penjaga bendungan Katulampa
4. Ani Kusuma Dewi, Relwan
5. M. Dadang, Security cluster
6. Ennie, petugasn Day Care
7. Kol. Inf. Heri Prakosa, Kepala Penerangan Kodam Jaya
8. Heri Supartono, Pengawas Gunung Berapi
9. Sarono, SE, Komandan pleton Dinas Kebakaran
10. Hataris S. Alam, MM, Dokter
11. Wahdianti, Skm, Bidan

Kesebelas orang tersebut mewakili profil masyarakat yang telah berhasil menjadi Peace of Mind di tengah masyarakat. Selain diberi penghargaan, mereka juga di hire menjadi bintang iklan Asuransi Astra yang akan tayang sepanjang tahun 2016 ini. Sebagai warga masyaraat awam, saya merasa terharu dengan adanya pengharnaan tersebut.

Malam Penghargaan kepada 11 erwakilan profesi sesuai tema Peace of mind

Bagi saya, pemberian penghargaan kepada 11 profesi itu mencerminkan bahwa manajemen Asuransi Astra memberikan perhatian dan sekaligus menghargai dedikasi mereka pada bidang nya masing-masing, dimana keberadaan mereka sangat berarti bagi masyarakat, ditengah kehidupan yang dinamis dengan tingkat mobilitas tinggi.

Saya merasa bangga bisa menjadi salah satu diantara ratusan hadirin pada acara launching #GardaMobile . Dari sana saya banyak belajar utuk mengerti arti sebuah dedikasi dan pengabdian untuk masyarakat, meski aktifitas dipenuhi dengan kesibukan dan mobilitas tinggi.

Selamat kepada Asuransi Astra Garda Oto yang telah berhasil meluncurkan layanan mobile dalam rangka menuju perusahaan paling digital di Indonesia. Saya masih menunggu kejutan-kejutan selanjutnya dari Asuransi Astra.

Selamat bekerja, salam sukses !!

Nantikan review saya tentang aplikasi MedCare, satu dari empat elemen puzzle pada aplikasi #GoingMobile yang di luncurkan oleh Asuransi Astra.

MedCare Apps, Satu dari Empat elemen Puzzle #GoingMobile Persembahan Asuransi Astra