23 November 2015

Rekam Momen Penting Keluarga dengan Asus Zenfone 2 Laser, Hasilnya KEREN !



 
Tadinya saya kira kedekatan anak perempuan yang cenderung kepada ayahnya daripada ibunya itu hanya mitos. Ternyata statement itu benar adanya. Keberanaran itu saya buktikan setelah saya punya anak perempuan, saya merasa anak saya ( Risya Aulia, 2,5 tahun) cenderung dekat dengan saya dibanding ibunya. Pernah saya ajak pergi keluar kota beberapa hari, dia kalem aja dan merasa betah, padahal ibunya tidak ikut. Bahkan di hari hari biasa pun, saya lebih banyak berinteraksi dengan Risya dibanding anggota keluarga yang lain.

Cara saya berinteraksi dengan Risya bisa beragam, dari mulai mengajak maen petakumpet, mengajak gosok gigi bareng, jalan jalan, berenang, sampai menemani Risya untuk ke toilet. Tak jarang momen momen itu saya dokumentasikan menggunakan smartphone, baik dalam bentuk foto maupun video.

Risya juga sudah hafal jika akan saya foto. Kalo saya kasih aba aba, dia langsung bergaya bak model kecil dengan senyum lesung pipit nya. Selesai difoto, diapun buru buru menghampiri saya untuk melihat hasilnya, setelah itu, dia nyengir nyengir lihat hasil foto nya.

Untuk rekaman video, sengaja saya tidak tunjukkan langsung, tapi saya kumpulkan untuk saya perlihatkan kepada Risya di lain waktu. Sambil menceritakan momen demi momen. Dan sembari menonton video, saya kasih nasihat nasihat baik buat Risya. Biasanya dengan cara begitu, nasihat saya bisa diterima dengan baik oleh Risya.

Mandi Bola

Maen Pasir

Semua momen kedekatan saya dengan Risya, baik video maupun foto, saya rekam menggunakan smartphone ASUS Zenfone2, smartphone yang saya pilih diantara beragam merk smartphone yang ada di pasaran. Meski tergolong pemain baru di smartphone, tapi fitur multimedianya bisa saya andalkan, terutama fitur foto dan video. Ini dia foto foto saya dengan Risya.

Latihan naik kuda
Selfie bareng Risya
 
Biasanya saya mengambil gambar foto beberapa kali untuk setiap momen yang akan saya abadikan, kemudian saya akan memilih foto foto mana yang paling bagus untuk saya pilih dan saya cetak, dan dijadikan album kenangan di kamar nya Risya. Semua foto saya ambil menggunakan ASUS Zenfone2 saya loh...

Butuh memotret beberapa kali untuk hasil gambar yang diinginkan


Kayak foto ini nih, pas Risya Ulang tahun dan lulus ASI 2 tahun, saya mengambil beberapa gambar, kemudian saya sortir. Musti begitu sih kalo pengen dapet gambar bagus yang layak untuk dipajang, sebab kalo cuma sekali ambil, gambar yang didapat suka nge blurr, entah karna posisi saya bergerak saat pengambilan gambar, atau Risya nya yang bergerak saat diambil gambarnya, maklum kan anak kecil, pengennya kesana kemari. Tapi nggak apalah, toh saya sudah cukup puas dengan hasil kamera nya Zenfone 2 saya.


Kabarnya, tanggal 19 november lalu Asus mengeluarkan model baru untuk jenis Zenfone2, namanya Asus Zenfone 2 Laser. Saya jadi penasaran dengan model baru itu. Konon pada model barunya, ASUS menyematkan beberapa fitur unggulan, diantaranya Teknologi Kamera Laser, teknologi Asus PixelMaster, dan teknologi layar anti gores Gorilla Glass 4. Selain itu, untuk menunjang akses multimedia, beberapa model Zenfone 2 Laser sudah mensuppport teknologi 4G LTE, dengan processor dan sistem operasi nya yang lebih canggih dan mumpuni.

Karena penasaran ingin tahu lebih banyak tentang fitur fitur baru itu, saya ke website nya ASUS untuk mencari tahu. Dan ini saya share melalui postingan blog saya.

#Kita mulai dari fitur unggulan nya, Teknologi Kamera Laser.


Jika pada Zenfoen 2 untuk pengambilan momen saya harus mengambil gambar beberapa kali untuk hasil gambar yang fokus dan cerah, dengan teknologi laser ini, cukup sekali saja sudah bikin saya puas, sebab tidak seperti Zenfone 2 yang auto fokus nya butuh waktu 0,5 sd 1 detik untuk bekerja, pada teknologi laser, pengambilan gambar yang fokus dan tajam bisa dilakukan dengan waktu sangat cepat, yaitu hanya 0,03 detik. Dengan kecepatan tersebut, meskipun objek nya bergerak, hasil fotonya akan terlihat fokus dan halus.

Tekologi ASUS PixelMaster, hasil video FullHD 30 frame/detik
 

Selain untuk memotret, fitur kamera yang ada juga bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi FullHD, dimana kecepatannya mencapai 30 frame per detik, dan mampu menangkap gambar dan video 400% lebih terang dibanding generasi sebelumnya. Ini berkat teknologi Asus PixelMaster yang dipasang pada Asus Zenfone2 Laser.


##Fitur selanjutnya yaitu Layar Anti Gores Gorilla Glass 4

Teknologi Gorilla Glass 4
 
Untuk ukuran layar, Asus Zenfone2 Laser masih bermain di ukuran layar 5 sd. 6 inchi, tidak banyak perubahan dibanding generasi sebelumnya, hanya saja Asus telah  meng upgrade anti gores nya dari Gorilla Glass 3 menjadi Gorilla Glass 4, kelebihannya yaitu  daya tahannnya 2 kali lipat lebih kuat dari generasi sebelumnya, serta mereduksi resiko pecah saat terjatuh hingga 85%. Paling tidak. Fitur ini yang memang saya butuhkan, sebab fitur ini sudah bisa mengurangi kekawatiran saya saat smarphone dimainin oleh anak saya dirumah (dibanting, dijatuhin, dll).

### Sistem Operasi dan Aksesibility

Fitur unggulan lainnya yang patut dibanggakan yaitu pada sistem operasi dan processor yang digunakan. Untuk menyesuaikan kebutuhan masa kini, Asus Zenfone2 Laser menggunakan sistem operasi Android 5.0.2 Lollipop, dengan dilengkapi processor quadcore hingga octa core. Processor ini berbagi tugas dalam bekerja, sehingga pekerjaan lebih ringan dan juga efisien mengkonsumsi baterai. Perpaduan sistem operasi dan processor nya menjadikan Asus Zenfone2 Laser bisa dioperasikan di jalur 4G LTE, dimana pada penggunaan jalur akses dengan bandwith lebar seperti 4G dibutuhkan keseimbangan akses multimedia, dan Asus telah memenuhi standar tersebut.

sumber : www. asus.com

Setelah melihat lihat kecanggihan Asus Zenfone terbaru ini, saya jadi ngiler pengen buru buru ganti handphone, apalagi dilihat dari harganya yang tergolong murah dibanding produk lain yang ber fitur serupa, harga Zenfone 2 Laser tergolong ekonomis. 

Kalo disuruh memilih salah satu diantara tiga varian terbarunya Asus Zenfone 2 Laser, saya naksir dengan model 5.5 ZE550KL, ukuran layarnya pas dikantong, harganya juga sedang, dikisaran 2,3 juta an saja, padahal sudah support 4G loh... yang penting buat saya sih, dokumentasi foto dan video keluarga yang saya rekam hasilnya tambah ciamik!.

Hmmmm.... Beli... enggak, .... beli.... enggak, 
.. beli... enggak *sambilngitungkancing :D :D

08 November 2015

Grand Zuri BSD, Hotel Rasa Rumah di Kawasan BSD City

Launching JakartaCorners (JC)



Siapa sih yang tidak bangga menjadi tamu undangan di suatu acara launching? Apalagi ini acara launching sebuah website yang konten nya sangat saya suka, dan tempatnya di sebuah hotel berbintang empat pulak. Benar benar merasa menjadi tamu istimewa loh... qi qi qi *elusdagu.

Yuhu! Tanggal 24 Oktober lalu saya menjadi salah satu saksi peluncuran sebuah website yang isinya tentang seluk beluk dan segala hal tentang Jakarta, namanya Jakartacorners.com. Di website ini, Jakarta digambarkan bukan sebagai kota yang macet dan identik dengan banjir, tapi Jakarta tampil dengan wajah “asli” yang tersembunyi dan sering “dilupakan” oleh penghuninya. Ya, Jakarta sebenarnya memiliki segudang cerita dan keunikan yang tidak dimiliki oleh kota lain di Indonesia.

Jika selama ini Jakarta hanya dijadikan sebagai kota transit oleh wisatawan yang akan pergi ke kota lain, melalui Jakartacorners, Jakarta diharapkan bisa menjadi end destination bagi para wisatawan. Mereka yang datang ke Jakarta tidak hanya untuk urusan bisnis dan pekerjaan semata, namun untuk berwisata juga. Dan website JakartaCorners akan menjadi situs rujukannya. Jakartacorners mengulas sisi lain kota Jakarta, dari mulai sisi kebudayaan, sejarah, wisata, kuliner, Festival, dan bahkan human interest dan sisi menarik lainnya. 

Lahirnya JakartaCorners tak lepas dari peran 6 orang Blogger kawakan yang sangat aware dengan kondisi Jakarta. Mereka adalah SalmanFaris, Dewi Rieke, Shinta Ries, Dona Imelda, Katerina, dan Evi Indarwanto.

4 dari 6 Founder JakartaCorners (JC)

Bertempat di Hotel Grand Zuri BSD  - Tangerang, acara launching bertajuk “Telisik Unik Sudut Jakarta” menghadirkan seorang Travel Writer senior, Teguh Sudarisman, yang banyak membuka wawasan para tamu undangan tentang uniknya kota Jakarta.

Telisik Unik Sudut Jakarta

Di sesi bincang bincang tentang sudut kota Jakarta, mas Teguh menyuguhkan data yang mencengangkan tentang Jakarta, yang merubah perspektif tentang Jakarta kepada para hadirin. Betapa Jakarta menjadi tempat yang sangat potensial untuk menjadi tujuan akhir wisata. Banyak sudut kota Jakarta yang bisa dieksplore dan layak untuk di jelajahi, namun anehnya sudut sudut unik tentang Jakarta sangat jarang kita sadari keberadaannya. Faktanya, Jakarta memiliki 2.166 taman, 173 mall, 6.250 restoran, 231 kafe, 66 museum, 13 waterpark, dan terdapat  125 pulau eksotis yang bisa dijadikan modal sebagai destinasi wisata. Dan sebagai pendukungnya, Jakarta memiliki 570 buah hotel sebagai tempat menginap para tamu nya, salah satu nya adalah jaringan Hotel Grand Zuri.

Travel Writer Senior "Teguh Sudarisman"

Selain bercerita tentang potensi wisata kota Jakarta, mas Teguh juga membagi tips menulis ala Travel Writer dengan tema sudut Jakarta. Menurutnya, meliput Jakarta mempunyai kelebihan dibanding meliput kota lain, diantaranya :
-          Di Jakarta semuanya ada
-          Di Jakarta banyak sekali kegiatan, sehingga tak akan kekurangan ide liputan
-          Kita sudah hafal rute dan bahkan pengkolan dan perempatan yang ada di Jakarta
-          Semua tempat terlihat di google map dengan jelas dan detail
-          Semua info ada di google, website, buku, dan media cetak
-          Semua sudut terjangkau angkutan umum
-          Ongkos murah
-          Bisa juga liputan 24 jam, kalau mau dan kuat :D
-          Sekali jalan bisa liputan banyak hal
-          Tak perlu cemas masalah makanan, tempat ibadah, atau toilet
-          Bisa membawa bekal sendiri
-          Koneksi 3G & WiFi mudah dan (cukup) cepat
-          Listrik jarang mati, plus gratis nyolok

Bahkan, hanya dengan seharian jalan mengitari beberapa sudut Jakarta, kita bisa mendapatkan beragam tema untuk diangkat menjadi sebuah tulisan reportase yang menarik, asal bisa membagi waktu dan membuat perencanaan yang matang. Asiknya lagi, meliput di wilayah Jakarta tidak diperlukan peralatan yang bikin repot,  cukup membawa smartpone, tongsis, dan aplikasi pendukung yang sudah ditanam dalam smartphone, yang semuanya masuk jadi satu backpack.

Banyak sekali tips, pengalaman, dan ilmu yang ditularkan oleh mas Teguh kepada para hadirin dalam menjalani profesi sebagai Travel Writer di sesi perbincangan mengenai Telisik Unik Sudut Jakarta.

Selain sesi bincang bincang, para peserta launching JakartaCorners juga diajak untuk berkeliling hotel GrandZuri BSD, dengan tour guide salah satu petugas Hotel. Ini adalah sesi yang menarik bagi saya, sebab dari awal saya penasaran dengan tampilan, gaya, dan pelayanan hotel GrandZuri ini.

                                 ----- oo -----
Ceritanya pagi pagi sebelum acara di mulai, saya dan beberapa teman mecicipi sarapan yang disuguhkan oleh pihak hotel. Salah satu menu sarapan yang membuat saya tertarik adalah bentuk makanan yang satu ini :

Ini Roti, Bukan Tahu  (eh, kebalik)

Semula saya mengira ini adalah roti tawar lipat. Dengan semangat dan membayangkan sarapan roti, saya pun mengambil dua potong. Begitu di makan, ternyata bukan roti, melainkan tahu goreng yang di desain mirip roti. 
                           ----- oo -----

Kejadian tersebut tidaklah membuat saya kecewa karena kenyataan tak seindah harapan, justru saya penasaran dibuatnya. Betapa sesuatu yang kecil seperti makanan saja bisa di desain sedemikian rupa oleh pihak hotel sehingga bisa "menipu" saya. Bagaimana dengan desain  yang lain seperti kamar hotel dan interiornya? Pastinya akan lebih menarik.  

Saya berfikir jika saya berkeliling hotel, pasti saya akan menemukan keunikan keunikan lain yang tak kalah seru. Nah, dalam momen tour hotel inilah rasa penasaran saya tentang Hotel Grand Zuri ini akan  terjawab.

#Cerenti Restaurant
Tidak seperti hotel berbintang 4 yang pernah saya singgahi pada umumnya, menu yang disajikan di Cerenti Restoran Hotel GranZuri BSD ini tergolong unik. Menu lokal warisan nusantara disajikan dengan penampilan yang elegant dan berkelas. Kejadian “Tahu dikira Roti” itupun terulang.

Saya dimana?

                             ----- oo ------
Ceritanya saya mengambil makanan ayam dengan bumbu entah apalah, dimana di tag menu terbaca “Chicken Banan Blossom”, tampilan fisiknya berupa potongan daging ayam dengan olahan bumbu mirip bumbu nya bebek betutu. Sambil mengambl beberapa potong, saya bergumam, “waah, ini nih makanan keren, nama dan tampilannya saja keren, kayak di tivi tivi itu”. Dan ternyata sodara sodara...., bumbu yang membalut potongan daging ayam itu adalah olahan jantung pisang yang dimasak entah dengan bumbu apa (pokoknya enak banget), dan membuat saya “tertipu” untuk kedua kalinya. 
                           ----- oo -----

Pihak hotel telah berhasil menaikkan kelas makanan elit (ekonomi sulit) seperti jantung pisang menjadi makanan elit (beneran) selevel hotel berbintang lainnya. 


Selain olahan jantung pisang, makanan khas daerah lain juga tersaji sempurna di meja Cerenti Restaurant Grand Zuri BSD, diantaranya Tahu Gejrot khas Cirebonan, dan Soto Khas Bogor.

Menyantap menu meja Restorannya Grand Zuri BSD bagi saya seperti layaknya duduk di meja makan di rumah sendiri.

#Lobi Hotel dan Tangga Cermin
Salah satu spot yang menjadi andalan Hotel Grand Zuri BSD adalah kamar eksklusif nya yang berada di lantai 3, tepatnya kamar 318. Karena judulnya adalah tour guide, meski tersedia lift, untuk menuju lantai tiga saya memilih untuk naik tangga yang berada di lobi hotel. Kekaguman saya kambuh lagi begitu melintas dibawah tangga. Jika di hotel lain lokasi bawah tangga itu dijejali dengan ornamen untuk menutupi tangga, maka di Grand Zuri BSD terjadi sebaliknya. Tangga dibiarkan menjadi ruang terbuka, dan untuk mempercantiknya, dibawah tangga dibalut dengan cermin, sehingga mirip berada di rumah kaca. Rombongan kami yang saat itu posisinya tepat dibawah tangga, tanpa dikomando langsung kompak menatap ke atas, daan.... apa yang terjadi selanjutnya? Bisa ditebak dong... kami sama sama mengeluarkan smartphone dan rame rame memfoto bayangan di cermin. Olala..., spot dibawah tangga pun bisa menjadi ajang pengganti Selfie *dasarbloggerkatrok :p


Setelah puas ber selfie dan wefie, kamipun pun ramai ramai menaiki tangga, dan beruntung balutan cermin itu tidak dipasang di anak tangga. Ah..., andai itu terjadi, betapa beruntungnya saya yang berjalan dibelakang para wanita yang memakai rok, ha ha ha.... seet! Seett! *abaikan *gantiscene :D

#Lounge & Karaoke 

Lounge / Foto: Muhammad Sobari

Lihat deh suasana lounge yang ada di lantai dua hotel Grand Zuri BSD ini, meski tempatnya di sisi akses jalan, konsepnya yang memanfaatkan ruangan terbuka bisa membuat siapa saja yang melewatinya ingin mampir dan duduk di sofa empuknya, sambil menonton layar LED dan iringan musik piano. Padahal saya hanya melintas, tapi jadi menghayal kemana mana, he he. Etapi serius, tempatnya asik banget buat nongkrong sambil ngopi ngopi dan menikmati alunan musik klasik. 


#Musholla
Jika di hotel lain posisi musholla ditempatkan di area parkir atau basement, dan bahkan beberapa hotel tidak menyediakan, maka di Hotel Grand Zuri BSD musholla mendapat tempat khusus, yaitu di lantai dua. Kondisinya juga sangat layak. Lay out musholla ini yang membuat saya berkesimpulan bahwa pihak management sangat memperhatikan sisi spiritual para tamu yang menginap disana, sebagai kekuatan tersembunyi yang jarang di ekspos oleh hotel lain.

Saya dan beberapa teman satu rombongan pun memanfaatkan musholla hotel untuk transit menunaikan sholat dzuhur. Suasananya nya sangat khidmat dan penuh nuansa religi.

Setelah sholat, kemudian kami naik menuju tujuan utama, yaitu di lantai tiga.

#Kolam Renang dan Fitness Area
Di pelataran kamar eksklusif lantai tiga yang berjejer, terdapat hamparan kolam renang dengan air yang sangat jernih. Jika umumnya swimming pool di hotel lain berada di lantai dasar, tidak dengan Hotel Grand Zuri BSD, segalanya dibuat berbeda dan terkesan eksklusif. Salah satu contoh nya adalah lokasi kolam renang dan fitness area yang dipilih berlokasi di lantai tiga. 


Ukuran kolam renangnya tidak begitu luas, namun menyesuaikan dengan ukuran kolam renang rumahan pada umumnya, sehingga jika berenang di sini, seolah berada di kolam renang pribadi atau di rumah. Lokasinya yang berada di lantai tiga membuat suasana berenang sangat nyaman, dengan view yang tidak membosankan mata. Hamparan gedung dan perumahan di sebelah sana bisa dinikmati para tamu sembari berenang.

Masih di lantai tiga, di samping kolam renang, terdapat ruangan fitness yang tak kalah menarik. Peralatan olah raga pembentuk otot tubuh tersedia komplit di ruang fitness. Ruang ganti dan toilet pun di desain sangat mirip dengan Fitness Center yang ada di mall, sehingga menimbulkan kesan private. Saya memfavoritkan mesin treatmile dengan view kolam renang. Sungguh sangat eksotis.

#Kamar Hotel

Setelah berkeliling meihat segala fasilitas yang ada di hotel GrandZuri BSD, destinasi terakhir saya adalah kamar hotel eksklusif Hotel Grand Zuri di lantai tiga. Di ruangan kamar eksklusifnya, saya tidak bisa banyak berkata, hanya bisa mengabadikan ruangan dengan foto foto setiap sudutnya.

http://grandzuri.com/bsdcity

Ebuseet...!, ini ruangan kamar hotel sangat mirip rumah tinggal apartemen. Dari mulai ruang santai dengan sofa empuk. Layar LED, view yang menawan dibalik jendela kaca, ruang meeting mini untuk berdiskusi, dan ruang utama kamar tidur, semuanya ditata apik sedemikian rupa, membuat siapa saja nyaman dan betah.

Berada di dalam kamar eksklusif hotel Grand Zuri BSD membuat saya lupa bahwa saya berada di sebuah hotel. Yang saya rasakan, saya berada di apartemen dan seperti berada di rumah bos saya (mau bilang seperti di rumah sendiri tapi rumahku belum sebagus ini ha ha ha...).

Total kamar di Hotel Grand Zuri BSD sebenarnya ada 132 kamar, yang dibagi dalam beberapa segmen harga. Masing-masing kamar memiliki keunikan dan pelayanan sendiri sesuai dengan kelas dan harga nya. Yang membuat sama adalah kenyamanan para tamu nya, sesuai dengan tag line Hotel Grand Zuri “We know how to please you”. Pokoknya segala yang kita butuhkan semuanya ada dan  dipenuhi oleh pihak managemen hotel.

Peta Lokasi Hotel Grand Zuri BSD

Lokasi Hotel Grand Zuri BSD tidaklah sulit, hanya beberapa kilometer dari exit tol BSD. Dan jika dari bandara internatonal Soekarno Hotel hanya memerlukan waktu tempuh 35 menit saja. Lokasinya sangat dekat dengan Terras Kota dan Ocean Park BSD City. Alamat lengkapnya : Jl. Pahlawan Seribu kav. Ocean Walk Blok CBD Lot 6, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan 15322. Telp. : +62 21 2940 4955, Fax : +62 21 2940 4966, Email : reservation.bsd@grandzuri.com


Foto : Muhammad Sobari
“Tulisan ini di ikutsertakan dalam lomba Menulis Blog Jakarta Corners 
yang di sponsori oleh Hotel Grand ZuriBSD City

Jakarta Corners : www.jakartacorners.com
Twitter : @jakartacorners
IG: jakartacorners
FanPage : Jakarta Corners

Hotel Grand Zuri, BSD City : www.grandzuri.com/bsdcity
Twitter : @GrandZuriBSD
IG : grandzuriBSD
FanPage : Grand Zuri BSD City