02 Juni 2015

Menemukan Dompet, Apa Yang Sebaiknya Kamu Lakukan?

Kira kira, Apa yang terlintas di pikiran  kamu saat melihat dompet tergeletak diatas jok kursi kosong di  dalam bus antar kota?

Beginikah ?

"Wah rejeki nomplok nih"
(langsung ambil dan malah cepet cepetan ngambil sama orang disampingnya)

"Dompet siapa nih?"
(Sambil lirik kiri kanan, begitu nggak ada satupun penumpang yg nengok, langsung embat)

Atau begini :

"Mmm..., apa dompetnya gue buka aja yah?, kalo ada uangnya, gue ambil uangnya aja, lain lainnya mah tinggalin aja"

"Ih..., nemu dompet nih"
(dibawa, turun bis, uang di dompet diambil, trus mampir ke kantor pos atau JNE buat ngirim semua (sisa) isi dompet, ke alamat sesuai ktp yang ada di dompet)

Well...
Saya bilang sih... satu, dua dan tiga itu penyakit manusia, yaitu gila harta.

Sedang yang keempat, selain dia gila harta, dia juga munafik.

Apa coba alasan dia mengembalikan dompet yang sudah dia ambil uangnya?

Biar disebut pahlawan dan disebut anak sholeh?
*Bisa jadi.

Biar dipuji sama pemilik dompet, dan mengharap pemilik dompet memberikan penghargaan ?
*Itu juga bisa jadi alasan

Atau bisa jadi yang mengembalikan (sisa isi) dompet itu sebenarnya penemu kedua setelah penemu sebelumnya yang kebetulan type penemu model ketiga (ambil duitnya, lainnya ditinggalin)??

Apa didunia ini sudah nggak ada lagi, yang nemuin dompet tapi dikembalikan utuh?, bahkan tanpa kurang sedikitpun isinya?

Coba bayangin seandainya kamu yang kehilangan dompet itu, kira kira harapan kamu apa? Tentu ingin dompet dan isinya kembali dengan utuh bukan??.

Pertanyaannya : hari gini, apa mungkin???

Jawabannya, MUNGKIN, dan SANGAT MUNGKIN.

Beberapa hari lalu saya mengalaminya sendiri. Ketika naik bis antar kota, saya duduk sendirian di barisan 3 jok kursi. Karna lelah, di perjalanan saya tertidur pulas.

Begitu bangun, bus sudah parkir di rest area, sayapun memanfaatkan waktu istirahat untuk pergi ke toilet di rumah makan, lokasi toilet berpuluh puluh meter dari lokasi parkir bis. Sementara pedagang asongan hilir mudik diatas bus untuk menjajakan dagangannya.

Saat keluar toilet, saya baru menyadari kalo dompet saya tertinggal di bus. Saya pun sempat panik, membayangkan seluruh isi dompet yang saat itu memang sangat menggiurkan, ada uang tunai 1 juta rupiah, STNK motor, SIM, KTP, 3 buah kartu ATM (tanpa saldo xi xi xi).

Setengah berlari saya menuju bis, sesampainya di jok kursi, sungguh tak disangka dan diluar dugaan, seseorang menjaga dompet saya dengan duduk disamping nya, mengawasi kalau kalau ada tangan jahil model type satu sampai empat di paragraf awal.

Begitu melihat saya kembali, dia tersenyum dan bergegas pergi ke  barisan kursi depan dekat dengan supir. Tak lupa saya mengucapkan terimakasih telah menjaga dompet saya.

Kejadian ini memberikan banyak pelajaran bagi saya, bahwa :

1. Ternyata masih banyak orang baik dan jujur di dunia ini, jadi jangan lagi bilang orang jujur nasib nya nggak mujur.

2. Saya tidak bilang kalo saya 100% baik, tapi saya membuktikan, jika kita berbuat baik kepada orang lain, maka kita akan di keliling oleh orang orang baik pula. Hukum newton dua berlaku, "gaya aksi sama dengan gaya reaksi"

3. Harta semua dariNya, dan akan kembali kepada Nya. Jadi, ikhlasin saja kalo memang belum milik.

Selamat malam dan jangan kapok untuk selalu berbuat baik kepada siapapun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan jejak anda dengan mengisi komentar dibawah ini, supaya saya tahu anda pernah mampir ke sini, lain waktu saya yang akan berkunjung balik. Matur suwun....