18 Juni 2015

Mendic Trust, Database Digital Untuk Rekam Medis Keluarga


Suatu siang ditengah kesibukan pekerjaan di kantor, tiba tiba telepon berdering. Ternyata dari istri dirumah.
I  : "Assalamu'alaikum"
S : "Wa'alaikum salaam, iya bun..."
I  : "Ayah, Risya panas demam. Suhunya sampai 40℃"

Mendengar suara istri dari balik handphone, saya sedikit panik dan tiba tiba buyar konsentrasi. Memang waktu saya tinggalkan tadi pagi, badan anak kami, Risya (1,5 tahun) lagi panas. Saya dan istri memang memilih untuk merawat sendiri jika suhu badan masih antara 37℃ sampai 38℃. Tapi siang itu diluar dugaan, panasnya menembus angka 40℃. kalo sudah begini tindakan tepat adalah dibawa ke rumah sakit. Sayapun meminta istri untuk membawa Risya ke rumah sakit, dengan diantar ibu mertua.

Ini adalah kali kedua Risya sakit panas dengan suhu mencapai 40℃. beberapa bulan lalu kejadian ini pernah dialaminya, namun waktu itu hanya berobat jalan saja. waktu itu suhu badannya mencapai 39℃. Karena diambang batas toleransi, maka saya bawa ke dokter untuk penanganan medis. dan Alhamdulillah, hanya rawat jalan saja, tidak sampai menginap dirumah sakit.

Kejadian kali ini sungguh diluar dugaan, setelah di bawa ke rumah sakit, Dokter mewajibkan Risya untuk di opname, karena hasil pemeriksaan terindikasi terjadi kelainan pada sistem pernafasannya.

Waktu pemeriksaan awal, dokter menanyakan tentang riwayat penyakit Risya, untuk membantunya mengambil tindakan yang tepat untuk Risya saat itu, tapi karena tadi ke rumah sakit buru buru, buku riwayat kesehatan Risya tidak sempat dibawa. 

"Boro boro mikirin buku, yang ada dalam fikiran adalah membawa Risya ke rumah sakit dan mendapatkan pertolongan medis, lagian tulisan di buku juga gitu aja, tulisannya susah dibaca".

Apa kamu pernah juga mengalami kejadian seperti saya diatas? 

Berkenalan Dengan Medic Trust

Tanggal 2 Juni lalu, saya dan teman teman blogger bertemu dengan dua orang hebat yang menyughkan solusi mengatasi masalah saya diatas. Mereka adalah ibu Katherina dan Grace, cofounder Medic Trust, sebuah platform manajemen kesehatan online yang dapat membantu kita untuk mengelola, menyimpan, dan memantau riwayat rekam medis. Perangkat ini dirancang sedemikian rupa untuk mengiringi keseharian kita dalam gaya hidup sehat.

Medic Trust bisa menjadi bank data riwayat kesehatan berbentuk digital. Kelebihannya, data rekam medis yang kita kelola di Medic Trust bisa dibawa kemana saja, dan bisa dibuka kapan saja pada saat diperlukan, sehingga kita tidak lagi direpotkan dengan nenteng nenteng file dan buku riwayat medis jika akan periksa ke dokter, klinik, maupun rumah sakit, cukup membawa smartphone saja. Selain itu, dokter juga bisa langsung memberi tindakan cepat dan tepat pada saat genting, karena semua data ada dalam satu aplikasi. Dengan kenal Medictrust, setidaknya kejadian seperti diatas tidak akan saya alami lagi.


Data Yang Bisa Disimpan di Medic Trust

Pada aplikasi Medic Trust, kita bisa meng upload data rekam medis layaknya menyimpan file di komputer. Bentuk data bisa berupa teks, gambar, atau grafik. Data itu kemudian akan di convert oleh Medic Trust sehingga tersusun rapih. . Data medis apa saja yang bisa di upload?

_Tes Darah
Dengan memanfaatkan aplikasi Medic Trust, rekam test darah yang tadinya berbentuk buku maupun kartu bisa lebih praktis dan simpel, serta bisa dibawa kemanapun dan kapanpun bisa dilihat. Jika dalam kondisi darurat, dokter akan mudah dan cepat membuat analisa.

_Kondisi
Untuk keluarga baru seperti saya, pasti menginginkan data data kesehatan anggota keluarga tersimpan dengan rapih, mudah dicari, dan mudah ditemukan dalam kondisi genting. 

_Hasil Gambar
MedicTrust menjadi tempat yang sempurna untuk menyimpan semua hasil X-Ray yang mudah diakses dan dibagikan ke siapa saja sesuai keperluan., jadi nggak ada lagi cerita nyari nyari hasil rontgent tahun lalu untuk checkup tahun ini.

_Kehamilan
Waktu mengantar istri untuk periksa hamil, kami sering sekali lupa untuk membawa buku kontrol kehamilan, kadang harus balik lagi ke rumah untuk mengambilnya. Dengan Medic Trust, kejadian itu tidak akan lagi terulang, sebab catatan kehamilan dan pertumbuhan anak pun bisa dimasukkan ke dalam aplikasi Medic Trust.

_Vaksinasi
Untuk memberikan vaksinasi anak, jadwal imuniasi, dan bahkan jadwal periksa anak. Sehingga pemberian vaksin dan imuniasi anak tidak akan terlewat, karena Medic Trust akan mengingatkan kita jika jawdwal imunisasi anak sudah datang waktunya.

_Obat
Pernah nggak kita mengingat ingat, obat apa yang sudah pernah kita minum dari lahir sampai sekarang? di Medic Trust akan membantu mencatat semua obat yang sudah kita konsumsi, sehingga pemberian obat untuk selanjutnya bisa dikontrol secara proporsional sesuai dengan dosis.
_Pemeriksaan Dokter
Hasil diagnosisi dan konsultasi dokter yang tadinya sering kita abaikan, mulai sekarang bisa terdokumentasi dengan baik di MedicTrust, sebab dokter akan langsung memamsukkan data data tersebut ke aplikasi Medic Trust.

Jika semua data rekam medis saya yang bersifat pribadi ini dimasukkan ke aplikasi Medic Trust, bagaimana dengan keamanan data saya itu? Jangan kawatir mengenai keamanan dan kerahasiaan data, sebab Medic Trust akan menjamin kerahasiaan data medis kita, sesuai dengan jargon nya "TrustMedicTrust"

Membuat Akun di Medic Trust

Semenjak kenal dengan Medictrust melalui Mbak Katherina dan Grace, saya langsung download aplikasinya dan pingin buru buru untuk menggunakan fasilitas menu yang ada disana.


Setelah selesai download, pada menu registrasi, isi data diri meliputi nama, alamat email, nomor telephone, dll.

Selanjutnya kita akan mendapat konfirmasi via email dari Medic Trust, untuk aktivasi akun, kita confirm username dan pasaword nya. Setelah aterkonfirmasi, maka langkah selanjutnya adalah mengisi biodata diri secara lengkap, seperti : tinggi badan, berat badan, golongan darah, dll.

Jika data diri sudah lengkap, langkah terakhir adalah mengupload data riwayat medis kita. Dan aplikasi Medic Trust sudah bisa kita manfaatkan. Jangan lupa setiap ada penambahan data medis, selalu diupdate juga di aplikasi Medic Trust.

Medic Trust kini sudah menjadi Gaya hidup sehat di era digital,


Posting Komentar