26 Februari 2013

Nonton Bareng Film Omnibus "Rectoverso" Bersama UseeTV




Novel yang di Film kan? itu hal biasa dan banyak dilakukan oleh para sutradara senior tanah air.

Kejadian nyata dan pengalaman luar biasa yang di Film kan? itu juga hal biasa. Apalagi sejarah yang di Film kan…, sangat biasa banget dehh.

Tapi kalo Cerpen yang di Film kan? ini baru unik dan langka, apalagi rangkaian lima cerpen yang dibuat menjadi satu buah Film, hmmm… pasti unik dan bikin penasaran. Dalam dunia per film an, film jenis ini dinamakan dengan istilah film Omnibus.

Lantas bagaiman jadinya film itu?? Apa ceritanya nggak campur aduk?? Gimana bikin nya?! Trus bagaimana memainkan emosi penonton kalo begitu??

Segenap pertanyaan tersebut terjawab saat saya bersama teman-teman Blogger mengikuti acara Nonton bareng Film Rectoverso tanggal 15 Februari lalu di XXI Plaza Senayan - Jakarta. Film yang diambil dari Novel “RECTOVERSO” buah karya Dewi “Dee” Lestari ini bertema tentang “Cinta yang Tak Terucap”. Terdiri dari lima cerita pendek dengan setting, cerita, dan pemain yang berbeda beda. Dalam plot nya, satu segmen cerita dibuat scatter dengan segmen cerita lainnya,  sehingga alur atau plotnya berbeda. Meski begitu tidak lantas membuat Film ini kehilangan pesan yang disampaikan, alur ceritanya membentuk satu muara pesan cerita, yaitu : Cinta yang tak terucap.

Event nonton bareng sebuah Film adalah kali pertama saya ikuti semenjak bergabung dengan komunitas Dblogger. Mas Karel dari detikcom yang familiar dan cocok jadi MC itu mengajak 20 blogger untuk mengikuti acara ini. Tak disangka antusiasme para blogger dalam mengkampanyekan film nasional begitu besar, terbukti undangan yang tadinya dijatah 20 orang ternyata membengkak menjadi 23 orang (Selamat ya mas Karel, undangannya laku keras he he he).

Acara yang disponsori oleh UseeTV ini membuat saya penasaran dan ingin mengikutinya. Ada beberapa sebab yang membuat saya tertarik untuk mengikuti acara ini.

Modus01# Film dan Novel nya Aseli Indonesia
Meski judulnya agak ke Eropa – Eropa’an, tapi Film ini ternyata 100% bikinan lokal. Seperti judul novelnya, Rectoverso memiliki arti sebuah gambar yang seolah-olah terpisah padahal satu kesatuan yang menyeluruh. Kata Rectoverso masih awam di telinga orang Indonesia, termasuk saya. Itu sebabnya saya penasaran dengan Film ini.
Meski Cuma mengangkat 5 cerita dari 11 cerita di novel aslinya, tapi film ini sudah cukup mewakili pesan pembuat Novel, yaitu makna keteguhan dan ketulusan sebuah Cinta. Meski akhir cerita ini sungguh menyakitkan dan menyayat hati, karena cinta yang bertepuk sebelah tangan, namun cerita cinta yang terkandung didalamnya benar benar membekas hingga tulisan ini saya buat.
  
Modus02# Penasaran Sama UseeTV
Awalnya saya pikir UseeTV adalah produk intertainment asal China, tapi sungguh saya dibuat malu oleh diri sendiri, karena UseeTV merupakan produk teranyarnya Telkom he he he… hal ini saya ketahui sebelum acara dimulai, saya banyak sekali mendapatkan edukasi oleh jajaran petinggi manajemen UseeTV yang secara silih berganti memberikan sambutan sebelum pemutaran Film, termasuk Brand Ambassadornya UseeTV, Pevita Pearce.
UseeTV merupakan portal entertainment dengan konsep "lifestyle" masa kini yang dapat diakses dari tiga layar yang berbeda mulai dari laptop, tablet sampai telepon seluler. dimana aksesnya melalui jaringan internet. Achmad Sugiarto selaku EGM Telkom Divisi Solution Convergence melalui sambutannya menerangkan bahwa kedepannya, Buku, Film dan Video tidak lagi menggunakan media kertas, namun akan pelan pelan beralih ke digital, oleh karena itulah lahir UseeTV sebagai portal yang menjembatani teknologi tersebut. Meskipun produk baru, saat ini pelanggan UseeTV di Indonesia sudah mencapai 500 ribu orang.
Lalu apa sih keunggulan UseeTV?
Pertama >> Bagi para traveller dan kita yang mempunyai aktifitas mobile, tidak perlu kawatir nggak bisa nonton Film karena harus antre di bioskop, karena UseeTV menyediakan konten khusus film-film terbaru yang bisa ditonton sambil melakukan perjalanan. Selagi masih tersambung internet, kita bisa menikmati layanan tersebut tanpa gangguan buffering video seperti akses video internet lainnya. Dan yang lebih menarik lagi, kita seolah menjadi orang pertama yang menonton film teranyar, karena film yang belum tampil di bioskop pun disuguhkan olehUseeTV.
Kedua >> Bagi anda yang hobi nonton acara TV, kini jangan takut lagi ketinggalan acara favorit, karena UseeTV menyediakan menu untuk memutar acara TV yang sudah lewat hingga 3 hari kebelakang. Acara sepakbola dan acara resmi kenegaraan yang diputar secara live oleh televisi, tak lagi harus ditonton pada waktu yang bersamaan.
Ketiga >> Informasi terupdate jadwal Film di bioskop juga  disuguhkna oleh UseeTV Kita diperlakukan bak seorang raja oleh UseeTV.

Lalu apa hubungannya UseeTV dengan Film Rectoverso? Dijelaskan oleh Pak Achmad bahwa salah satu visi dan misi UseeTV adalah mempopulerkan content local agar lebih dikenal oleh masyarakat internasional, salah satunya adalah film Rectoverso ini.

Modus03# Melihat Artis dari Dekat
Naah.., yang satu ini adalah untuk mengukur eksistensi dan level kenarsisan seorang blogger, yaitu “Foto bareng Artis”. Banyak sekali artis papan atas yang hadir dan nonton bareng film Rectoverso ini, diantaranya : Titi Kamal, Marcella Zalianty, Heppy Salma, Olga Lidya, Chati Sharon, Rachel Maryam, Sys NS, dan nggak ketinggalan artis ngetop detikcom, Karel Anderson he he he… (dukung Karel jadi artis aah…).
Kapan lagi bisa nonton bioskop bareng artis artis terkenal.... he he he

Modus04# Dapet Gratisan dan Menambah Teman
Jelas ini adalah modus paling popular (ha ha ha ngaku.com). Selain gratis, saya juga mendapat souvenir dari UseeTV, diantaranya : Kaos, sticker, tali ID Flashdisk, goodie bag, snack dan masih ada kesempatan  mendapatkan souvenir lainnya dengan adanya kuis menarik dengan pertanyaan seputar produk UseeTV dan film Rectoverso. Bagi yang bisa menjawab disediakan Goodie bag dan souvenir menarik. Dan ternyata, selain para blogger, acara nonton bareng Rectoverso juga dihadiri oleh para insan pers, pemenang lomba twitter dan para artis pemain film Rectoverso, sisi positifnya saya bisa nambah teman baru.

Film Rectoverso disutradarai oleh lima srikandi perfilman Indonesia, diantaranya :
   1.   Marcela Zalianty menyutradarai segmen “Malaikat Juga Tahu”,
“Ini adalah kisah cinta segitiga seorang anak autis yang akrab dipanggil Abang (Lukam Sardi) kepada salah satu anak Kost yang ada dirumahnya, Leia (Prisia Nasution), dan saudara Abang yang sekolah di Luar negeri bernama Hans. Kepulangan Hans dari sekolahnya diluar negeri telah menarik hati Leia untuk berpindah hati”.

2.      Rachel Maryam menyutradarai segmen “Firasat”,
“Seorang gadis bernama Senja (Asmirandah) yang mencintai mentor nya sendiri, Panca (Dwi Sasono) di sebuah komunitas bernama Firasat. Komuintas ini beranggotakan orang-orang yang mempunyai kelebihan berupa firasat kuat mengenai jalan kehidupan yang akn dilalui. Meski mempunya kekuatan firasat, saat firasat buruk tentang orang yang dicintainya mampu dibaca oleh Senja, dia tidak bisa mencegah bahaya yang akan menimpa Panca, meski firasat kejadian buruk itu telah disampaikan kepada Panca sebelum kejadian nyata itu terjadi. Cinta Senja kandas bersama dengan kepergian Panca.”    

3.      Olga Lydia menyutradarai segmen “Curhat Buat Sahabat”,
“Di sini kita akan menyaksikan curhatan seorang Amanda (Acha Septriasa) tentang kisah-kisah cintanya kepada sahabat karibnya Reggie (Indra Birowo). Sebagai seorang sahabat sejati, Reggie selalu mendengarkan curhatan Amanda dan bahkan sebagai bentuk cinta tulusnya, Reggie merawat Amanda dikala senang maupun susah, ternyata cinta Reggie yang ditujukan kepada Amanda tidak sampai pada hati Amanda, dia hanya menganggap Reggie sebagai sahabat saja”

4.      Happy Salma menyutradarai segmen “Hanya Isyarat
“Hanya Isyarat menceritakan persahabatan lima orang backpacker via dunia maya, salah satu diantaranya seorang wanita bernama Al (Amanda Soekasah) yang jatuh cinta pada Raga (Hamish Daud), tapi dia tak sanggup mengungkapkannya, hanya bisa melihat dari kejauhan, lewat siluet punggungnya yang dijadikan photo profil, sampai suatu waktu kelima nya melakukan traveling ala backpacker, saat itulah Al menyadari bahwa ia memang tidak bisa mendapatkan cinta Raga yang terlihat selalu menyendiri namun menyimpan kisah hidup yang menarik yang menyebabkan dia tidak mungkin untuk dijadikan kekasih Al”.

5.      Cathy Sharon menyutradarai segmen “Cicak di Dinding”.
“Dikisahkan ada seorang seniman muda bernama Taja (Yama Carlos) yang pernah berhubungan intim dengan wanita penghibur bernama Saras (Sophia Latjuba) yang usianya jauh diatasnya, tapi hubungan tersebut membekas selalu di dalam ingatan Taja, hal yan sangat diingatnya adalah sebuah tato cicak di tubuh Saras. Hingga suatu waktu ia mendapati kenyataan bahwa Saras sudah bertunangan dengan sahabatnya sendiri yang sudah dianggap seperti kakak kandungnya”.

Secara keseluruhan, film ini syarat dengan bahasa cinta, Meskipun ada lima cerita yang berbeda, namun pada akhir film dapat disimpulkan bahwa “Cinta yang tak terucap itu adalah cinta yang sangat mulia”, persis seperti kata Heppy Salma dalam sambutannya sebelum pemutaran Film.

Saran saya, bagi teman-teman yang belum nonton Film ini, jangan lewatkan penayangannya di bioskop bioskop terdekat, mulai bulan Februari 2013, bersamaan dengan moment Valentine Days.

Terimakasih saya ucapkan kepada:
- UseeTV
- Rectoverso
- Blogdetik

Posting Komentar