31 Juli 2012

VIVA.co.id - Muka Lama dan Wajah Baru Yang Menawan


Nurulhoedabanget - Review

Ada yang aneh saat saya mau browsing ke situs intrenet www [dot] vivanews [dot] com, begitu selesai ketik URL dan saya tekan ENTER, secara otomasis link yang saya ketik tadi akan berubah menjadi www [dot] viva [dot] co [dot] id. Hmm... sepertinya ada yang janggal nih...
======================================= >> #curiga tingkat RT :-/ (abaikan)

Daan ternyata, alias nyatater (aliran tukulisme, red.), salah satu portal digital media besar di Indonesia itu telah ber metamorfosis menjadi viva.co.id. Saya  juga tidak tahu pasti penyebabnya apa dan kenapa berubah jadi agak berbau ke Idonesia –indonesia’an begitu. Sepanjang saya tahu, vivanews itu adalah media besar milik pengusaha besar yang menantunya adalah mantan saya, sudah pada tahu kah pemirsah, kalo Nia Ramadhani itu mantan saya?? (ngook!! *Mantan apa nih??).

Sebagai blogger yang cinta tanah air (tsaah!!), saya sih bangga aja dia berubah nama menjadi ”ko-aidi”, daripada menyandang domain ”dot-kom”, nggak ada bau Indonesia sama sekali, padahal kan memang yang punya orang Indonesia, yang kerja juga orang Indonesia, dan alasan paling kuat adalah mereka kantornya juga di Indonesia, menggunakan domain ”ko-aidi’ itu hukumnya WAJIB (cateet tuh!, pake huruf besar). Selain mempopulerkan Indonesia di mata dunia, juga sebagai bentuk apresiasi cinta IT Indonesia *halah!!


Ada beberapa catatan penting  yang saya perhatikan perihal perubahan nama dari vivanews.com menjadi viva.co.id (bahasa saya koq jadi resmi banget yaks?).

Pertama # Embel embel atau Domain
Itu sudah saya bahas di paragraf dua. Dulu waktu mereka masih menggunakan domain dot-kom, seolah memberi kesan kalo portal berita nya bersumber dari jaringan berita dunia. Tapi dengan berubah menjadi dot-co-dot-aidi, seolah memberi kesan bahwa portal berita yang disuguhkan aseli made in Indonesia (horeee...! *tepuk tangan)
............................................................................................................. point (+)


Kedua # Tampilan atau tema
Dulu waktu masih memakai dot-com, tema yang diusung sepertinya mengacu pada juklak perusahaan alias terlalu resmi (formal) dan agak sedikit dipaksa untuk sama dengan induknya *loh, maksudnya?!

”Begini maksudnya..., setahu saya, vivanews itu adalah anak perusahaan dari perusahaan tv swasta, yang berlogo dominan warna merah seperti ANTV dan TV one (loh! Koq disebut?? *hi hi hi lupa :D  )”
============================================= #kompersi pers (abaikan)

Nah, setelah berubah domain menjadi viva.co.id, entah kenapa saya merasa semakin dekat dengan portal berita  yang satu ini, walaupun kontennya masih banyak mengadopsi dari yang lama, tapi sudah terdapat beberapa perubahan yang signifikan,  yang paling mencolok adalah tampilannya yang dinamis dan memancing mata untuk memperhatikannya, sehingga saya berkesimpulan kalo secara tampilan, viva.co.id SANGAT BERKARAKTER -------------------------------------------------------------------  point (+)

Jujur saja.., dulu setiap kali berkunjung ke situs ini, saya merasa ”garing” dengan suguhan beritanya. Bukan masalah isi beritanya, tapi tampilannya yang kurang dinamis, sehingga saya mudah bosan jika mantengin website ini. .............................. point (+)

Kekurangannya cuman satu, pada kolom vivaLOG warna dominan yang di pakai mirip warna sebuah situs email terkenal, yaitu dominan UNGU, hanya saja yang ini agak ungu muda. .................................................................................................... point (-)

Ketiga # Hirarki dan portal berita
Nah, bagian ini yang  paling menarik, jika dibandingkan dengan yang dulu, tampilan vivanews yang sekarang lebih mudah di fahami. Susunan hirarki nya sangat rapih dan mudah untuk ditelusuri, bahkan untuk seorang newbie seperti saya, tidak merasa kuatir tersesat.

Saat saya masuk ke home, dan masuk ke bagian segmen menu (kanal), kemudian masuk ke sub menu, dan masuk lagi ke isi submenu, dengan mudahnya saya tahu posisi saya dimana, sehingga saya nggak tersesat dan mudah kembali lagi ke menu utama.
(kayaknya penjelasan saya terlalu ribed yah pemirsah...??)

Intinya menu (kanal) nya sangat easy & friendly deh..!! .................. point (+)

Ke empat #Aksesbilitas
Sebuah situs internet akan nyaman saya gunakan jika loading per halaman kurang dari lima detik, tapi pada viva.co.id saya tidak menemukan itu. Yang ada loadingnya sangat lama, mungkin conten nya kebanyakan foto kali yaah? Jadi memperlambat aksesbilitas nya, atau akses internet saya yang memang sedang ngedropp?? (naloh!),
Tapi yang jelas, saat saya bandingkan loading page antara viva.co.id dengan tetangga sebelah yang bermarkas di Buncit Raya, perbedaan delay time nya bisa lebih 1:5, "si buncit" sudah loading 5 kali, Viva.co.id baru loading sekali.
Agaknya masih banyak perlu pembenahan dan improvement disisi aksesbilitynya.
--------------------------------------------------------------------------------------------point (-)

Kayaknya empat hal penting itu deh perubahan signifikan yang saya amati.
Berikut penjelasan kanal-kanal berita yang disediakan oleh viva.co.id versi saya :
  1. Viva News
Terdiri dari beberapa segmen berita, meliputi  : Nasional, bisnis, Sains & Teknologi, Metro, Otomotif, dan Dunia. Pada portal News ini, warna merah yang dulu dominan kini mulai dikurangi, diganti dengan warna putih terang dan halaman yang di tampilkan lebih dinamis. Tampaknya bagian layout di kantor Viva mulai berani memadu padankan beragam warna. (mirip hasil desain tetangga sebelah yang berkantor di Jl. Buncit Raya, he he he...).

Untuk kanal ini saya memberi nilai : 9
Alasannya sederhana, kanal ini adalah kanal utama dan merupakan brand image dari viva.co.id.

  1. Viva Bola
Terdiri dari beberapa sub kanal berita, meliputi : News, Tim, Klasemen, Live Score, Statistik, Video, dan Foto).
Pada kanal berita ini, warna dominan nya hijau, yang terkesan asri dan sehat. Mungkin orang layout mau memberi pesan kepada pembaca kalo ini adalah portalnya olahraga dan kebugaran. Seperti namanya, berita yang disuguhkan di kanal ini berisi tentang permainan sepak bola.

Meski saya tidak suka bola, tapi saya akan tetap memberi nilai kepada kanal ini, yaitu 7.5, tau sebabnya? Menurut saya, kurang adil jika pembahasannya melulu bola, padahal olahraga yang lain juga perlu mendapat perhatian.

  1. Viva Life
Kanal ini menyediiakan berita mengenai Gaya Hidup dengan dominan warna hijau muda. Meski tidak menampilkan sub kanal berita model drop down saat di tag bagian menu, tapi pada saat kita memasuiki halaman menu ini,  kanal ini menyuguhkan beberapa sub kanal, antara lain : Style, Showbiz, food+living, travel, health&sex, Foto, Video, dan Index. Pembaca dimanjakan dengan berita tentang gaya hidup terkini.

Menurut saya kanal ini sangat informatif, makanya saya kasih nilai : 8.5

  1. Viva Log
    Naah, kanal yang satu ini adalah kanal favorit saya, karena saya termasuk golongan blogger (modus banget yaks?! He he ), di kanal ini para blogger bisa berpartisipasi untuk menjadi citizen jurnalizm, dengan mengirimkan tulisan mereka biar bisa tampil. Meski tidak ada reward, tapi paling tidak kehausan akan kenarsisan seorang blogger bisa terobati dikanal ini. Selain itu, kanal ini bisa menjadi tolak ukur sebuah eksistensi seorang blogger he he he...
Dalam kanal ini terdiri dari beberapa sub kanal, antara lain : entertaiment, life style, otomotif, sport, dunia, ekonomi, politik, wisata, sosial, budaya, teknologi, dan satu sub kanal untuk kategori informasi lain. Kanal ini saya rasa kanal yang memiliki sub kanal paling banyak.
     
Saya memberi kanal ini dengan angka 9, bukan lantaran saya blogger yaa, tapi melihat fungsi kanal ini sangat edukatif dan apresiatif terhadap jurnalis lepas seperti blogger.

  1. Viva Forum
Kanal bergradasi warna biru ini disediakan bagi para pembaca Viva.co.id untuk ajang diskusi. Dari mulai urusan hobi, karir, olahraga, otomotif, komunitsa, jual beli, dan lain-lain. Window social media seperti facebook dan twitter juga dipasang disini.

Meski saya pusing membaca isi tulisan di kanal ini, dan kadang saya bosen karena satu halaman bisa 4 kali scroll mouse, saya tetap memberi angka 8 kepada kanal ini, karena kanal ini sangat bermanfaat, terutama bagi pembaca yang sedang GALAU he he he...

  1. Viva Socio
Sepertinya kolom ini hanya sebagai pelengkap saja, dilihat dari konten nya yang tidak memiliki sub kanal, kanal berwarna dominan orange ini hanya berfungi sebagai ajang sosial dan pengikat pengunjung viva.co.id. Setiap orang bisa mendaftar menjadi member Vivanews. Dengan menjadi anggota, kita bisa menjadi bagian dari keluarga besar Vivanews.

Saya hanya bisa memberi nilai 7 untuk kanal ini, sebab kanal ini belum berfungsi maksimal
*Lirik Tim Kreatif Viva.co.id

  1. Viva Ramadhan
Sebenarnya kanal ini adalah additional saja, bersifat momentum atau temporer. Kanal ini dikhususkan hadir hanya di bulan Ramadhan saja, di mata saya kanal ini terkesan latah.
Konten berita pada kanal ini juga masih minim. Sepertinya masih membutuhkan gebrakan tim kreatif untuk lebih memeriahkan kanal ini.
Oleh karenanya saya memberi nilai 7 kepada kanal ini. 
(maaf yaa...karna bulan Ramadhan jadi saya harus jujur *modus :p

Nah pemirsah..., mungkin itu hasil review saya kepada pemilik wajah baru www.viva.co.id, dari nama lama www.vivanews.com  
Semoga dengan nama baru akan menjadi semangat baru dan bisa menjadi leader digital media di Indonesia, serta dapat memenuhi harapan masyarakat Indonesia. aamiiin...

26 Juli 2012

Mengintip Cara Kerja Penggalangan Dana Online Dengan Marimembantu.org


Nurul Huda - Gaya Hidup Online
Enak yah jadi kamu, sering banget pergi pergi ke tempat wisata, sepertinya kehidupan kamu penuh dengan kesenangan dan foya foya menghabiskan uang untuk jalan-jalan

Begitu komentar salah satu teman saat melihat album foto traveling saya di jejaring sosial Facebook.

Sangat wajar dia melontarkan komentar itu, karena yang dia lihat adalah album foto khusus traveling yang saya upload di Facebook setiap kali saya selesai melakukan kegiatan traveling bersama teman-teman traveller.
Padahal, dibalik kegiatan traveling yang diadakan, beberapa komunitas traveling dan backpacker juga acapkali melakukan kegiatan bakti sosial. Agenda bakti sosial minimal diadakan setahun dua kali, sekali di bulan Ramadhan dan sekali lagi di luar bulan Ramadhan.

Seperti bakti sosial yang saya ikuti bersama komunitas United Traveller di bulan April lalu. Kebetulan saat itu saya didaulat untuk mambawakan materi motivasi bagi anak-anak penghuni panti asuhan Amanatul Huda di daerah Tangerang, sebuah pondok pesantren yang akan menjadi target dan penerima bantuan.

Panitia Bakti Sosial dan Santunan Komunitas United Traveller
(Foto : Haty Wiartie)

Konsep acara dibuat, panitia dibentuk, dan proposal penggalangan dana pun telah siap. Maka, kamipun mulai berbagi tugas sesuai dengan kesepakatan. Tanggung jawab terberat adalah bagian tim pencari dana, mereka harus ekstra kerja keras untuk mendapatkan dukungan dana dari para donatur. Beragam cara di lakukan oleh tim ini, dari mulai menyebar proposal kepada sponsor, menyebar brosur di jejaring sosial, menghadiri acara kopdar komunitas dan menyebar kotak amal, hingga mengadakan acara nge trip/traveling untuk mengambil margin dari para peserta trip agar bisa di sumbangkan.

Akhirnya, Seminggu sebelum acara baksos, dana terkumpul lumayan banyak dan mencapai target. Kamipun semakin optimis acara baksos dapat berjalan sesuai dengan rencana. Rapat pemantapan dan gladi resik pun diadakan.

Pengalokasian dana di rencanakan oleh panitia sebagai berikut :

NO
BARANG
UNIT
HARGA
TOTAL
I
KEPERLUAN KEBERSIHAN
1
TEMPAT SAMPAH BESAR
4
80.000
320.000
2
TEMPAT SAMPAH KECIL
6
30.000
180.000
3
SAPU IJUK
12
15.000
180.000
4
SAPU LIDI GAGANG PANJANG
6
10.000
60.000
5
SAPU LIDI
6
10.000
60.000
6
PEL GAGANG
3
20.000
60.000
7
PEL BIASA
3
10.000
30.000
8
KEMOCENG
12
10.000
120.000
9
PENGKI
6
15.000
90.000




1.100.000
II
KEPERLUAN PENDIDIKAN
1
SET ALAT TULIS
100
15.000
1.500.000

- 2 BUKU TULIS




-PENSIL DAN PULPEN




- PENGGARIS




-PENGHAPUS



2
SERUTAN MEKANIK BESAR
8
40.000
320.000




1.820.000
III
PAKET MAKANAN UNTUK ANAK DIDIK DAN STAFF PONPES
1
DUS MAKANAN
100
20.000
2.000.000





IV
SUMBANGAN UNTUK PEMBANGUNAN PONPES
1.000.000






TOTAL SUMBANGAN


 5.920.000

*) Dana lebih dari sumbangan akan kami tambahkan buat paket alat tulis, dan sumbangan dana untuk pembangunan ponpes.

Santri Ponpes Amanatul Huda - Tangerang
(Foto : Haty Wiartie)
Kamipun bernafas lega karena dana bisa terkumpul dan acara bisa berjalan dengan lancar. Pihak pengasuh pondok pesantren sangat berterimakasih dengan aksi sosial yang kami lakukan, karena selain menyumbang peralatan dan sumbangan dana pembangunan pondok, kami juga memberikan pengarahan dan bimbingan kepada penghuni panti yang kebanyakan berusia remaja (12 – 20 tahun). Kami melakukan pembekalan mental dan materi wirausaha kepada mereka, tujuannya agar kelak mereka bisa menjadi manusia yang mandiri tanpa harus mengandalkan bantuan dari luar. Kami merasa senang karena apa yang kami sampaikan dapat diterima dengan antusias oleh mereka.

Kegiatan Baksos
(Foto : Haty Wiartie) 
Satu yang menjadi beban fikiran saya hingga kini, akankah setiap mau mengadakan aksi sosial serupa kami harus melewati tahap kesulitan untuk menggalang dana? Sedangkan komunitas kami beranggotakan orang-orang pekerja dan berkesibukan rutin, yang rasanya sangat sulit untuk melakukan penggalangan dana secara reguler.

Pertanyaan itu baru terjawab kemarin saat saya mendapat informasi dari seorang sahabat blogger di forum komunitas d’blogger. Salah satu organisasi penggalangan dana online bernama marimembantu.org bisa menjadi solusi. Lembaga ini berfungsi sebagai LembagaZakat Dompet Dhuafa yang mengusung tag line Mudah sedekah secara online denganmarimembantu.org . Begitu melihat website mereka, fikiran saya langsung memberi kesimpulan ”Sudah saatnya menggunakan media online untuk aksi sosial dan membantu sesama

[klik] Cara kerja organisasi marimembantu.org ini sangat unik, selain menggalang dana, organisasi ini juga menyalurkan dana yang telah mereka dapat untuk di bagikan ke pihak-pihak yang berhak menerima bantuan, mirip cara kerja Koperasi, bisa menyimpan atau mengambil uang. Ide konsep semacam ini menurut saya sangat brilian, karena masih jarang di usung oleh organisasi penggalangan dana lainnya. Konsep ini cocok dengan kegiatan sosial yang kami agendakan. Suatu saat saya dan komunitas saya bisa menyalurkan bantuan melalui marimembantu.org, dan pada kesempatan lain kami bisa mengajukan pencairan dana untuk aksi sosial yang akan kami adakan. Mekanisme nya sangat mudah, selengkapnya bisa dipelajari [klik]  disini.

Selain cara kerja yang unik, organisasi ini menurut saya bisa menjamin kenyamanan, baik kenyamanan bagi donatur maupun kenyamanan bagi penerima dana, karena setiap kegiatannya selalu terdokumentasi dengan baik. Laporan kegiatan dijelaskan dengan sangat transparan dan bisa diakses langsung, baik oleh pemberi dana maupun penerima dana. Jadi kedua belah pihak seolah telah ijab qobul secara online, sangat sesuai dengan tuntunan syar’i. Untuk melihat dokumentasi kegiatan penyaluran dana, bisa di lihat [klik] disini.

Meski begitu, motto ”Kesempurnaan hanya milik Allah swt.” agaknya masih berlaku juga untuk marimembantu.org, karena saya masih menemukan belum disediakannya form online, baik untuk donatur maupun draft standarisasi proposal untuk calon penerima bantuan. Mungkin point tersebut yang bisa saya sampaikan untuk saat ini. 
Oh.. iya, bagi anda yang penasaran dengan organisasi ini, bisa langsung melihat website mereka di www.marimembantu.org , atau langsung menghubungi mereka [klik] disini.


Semoga melalui tulisan ini, bisa memberikan informasi yang bermanfaat untuk semua pengunjung dan pembaca blog saya.

Jazakumullahi khairan katsiiran