02 Maret 2012

7 Hal Penting Pada Saat Mendonorkan Darah

Proses Donor Darah
Proses Donor Darah

Sudah berapa kali anda mendonorkan darah?
Dimana biasa anda melakukan donor darah?
Dalam frekuensi berapa lama darah anda di donorkan?

Pertanyaan tersebut terjawab saat saya melakukan donor darah di kantor PMI pusat Jakarta, Jl. Kramat Raya No. 47  Senen - Jakarta Pusat. Bersama komunitas Backpacker Kaskus, saya mendaftarkan diri menjadi pendonor. Ini adalah kali kedua saya mendonorkan darah. Jika kondisi badan kita sehat, sebaiknya kita mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali.

Tempat mendonorkan darah ada baiknya di kantor PMI, meskipun banyak sekali pihak Rumah Sakit yang membuka dan menerima proses donor, bahkan kadang mereka membuka event aksi donor darah massal di sejumlah pusat perbelanjaan, namun ada baiknya kita mendonorkan darah di Kantor Palang Merah Indonesia, karena memang mereka sudah ditunjuk oleh pemerintah sebagai wadah pendistribusian bantuan darah untuk kemanusiaan. Selain itu, petugas dan alat-alat yang ada disana sudah teruji sesuai dengan standar penanganan.

Namun, diimanapun kita mendonorkan darah, ada baiknya menyimak tips berikut ini, untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan :
1. Istirahat yang cukup, minimal tidur 4 jam sebelum darah kita donorkan.
2. Makanlah 3-4 jam sebelum menyumbangkan darah (jangan menyumbangkan darah dalam keadaan perut kita kosong).
3. Minumlah minimal 3 gelas sebelum darah di donorkan.
4. Beristirahatlah setelah donor paling sedikit 10 menit sambil menikmati hidangan donor, sebelum kembali beraktifitas.
5. Kembali beraktifitas setelah donor tidak berbahaya bagi kesehatan.
6. Untuk menghindari bengkak di lokasi bekas jarum, hindari mengangkat barang berat selama 12 jam.
7. Banyak minum selama 3 hari kedepan untuk mengembalikan sepenuhnya volume darah.

Ketujuh hal tersebut yang selalu dikampanyekan oleh pihak PMI kepada calon pendonor. Semoga dengan menuliskannya di blog ini, akan membantu mensosialisasikannya.
Selamat mendonorkan darah anda dan jadilah penolong untuk sesama.

12 komentar:

  1. Sebenarnya pengen banget berbagi kasih sayang dengan orang lain dengan mendonorkan darah, cuma rasa takut sampai saat ini masih terus menghantui diriku sehingga keinginan menjadi pendonor darah belum tersampaikan. Btw, thanks buat share pengalamannya diatas. Setidaknya dapat menjadi referensi bagi siapa saja yang ingin mendonorkan darahnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jujur gan, saya juga masih takut dengan jarum suntik (ngaku.com...he he he), tapi dengan mempelajari dan komunikasi dengan dokter, serta dengan dibarengi niat baik, rasa takut tersebut dapat terkikis dengan sendirinya, rasa takut berangsur hilang seiring dengan kita menjalankannya.
      Thanks sudah mampir gan... :)

      Hapus
  2. Balasan
    1. ha ha ha.... suka nulis mistik tapi takut sama jarum suntik..
      *)malu sama hantu gan... wkwkwk

      Hapus
  3. Intinya donor darah = bikin sehat.

    Jadi, mau donk sehattt...:-)

    BalasHapus
  4. ajiib... Kalo orang kurus bisa donor darah ga mas..Hehhehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa mas bro..., disana kita akan diperiksa golongan darah, berat badan, dan kadar hemoglobin nya, setelah melewati tahap itu, kita dapat rekomendasi dari petugas PMI, apakah tubuh kita siap diambil darahnya atau tidak.
      Paling tidak dengan kita datang kesana, kita sudah menunjukkan kepedulian kita.
      lain kali siap ikut dooong... kalo ada event serupa...

      Hapus
  5. saya belum pernah donor darah. takuut.. ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. santai aja mas bro..., nggak sakit koq.. biasa aja rasanya... he he

      Hapus
  6. Insyaallah, 3 bulan sekali aq rutin donor darah.Disini aja. Di Tegal. Badan sehat hidup nikmat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah, sehat tuh...
      saya juga mau ikutan ah, rutin 3 bulan sekali di PMI.

      Hapus

Tinggalkan jejak anda dengan mengisi komentar dibawah ini, supaya saya tahu anda pernah mampir ke sini, lain waktu saya yang akan berkunjung balik. Matur suwun....