27 Desember 2011

Resolusi Juara Di Gerbang Era Digital Tahun 2012

"Setiap hal yang terlintas sekecil apapun dalam fikiran kita adalah sebuah do'a yang akan membentuk energi disekeliling kita kemudian terjewantahkan dalam kehidupan nyata"

Begitulah kira-kira status pemilik akun "Ki Demang" di sebuah situs jejaring sosial Facebook
Kalimat itu sungguh menyentuh rongga hatiku, lantaran aku membacanya tepat di akhir tahun 2011. Pikiranku seketika berkelana dan tiba-tiba menjelma menjadi mesin "scanner" canggih yang bekerja menangkap potret kehidupanku duabelas bulan kebelakang. Satu demi satu lembaran raport kehidupan ter scann dengan detail seolah menujukkan dan setengah mendikte kepadaku. Segenap pencapaian dua belas bulan kebelakang hingga penghujung tahun ini tersaji didepanku seolah berbicara dan mempresentasikan atas semua hasil yang telah kucapai di tahun 2011 ini. 

Kucoba membandingkannya dengan catatan atas semua resolusi ku yang tertulis dalam buku diary ku tertanggal 30 Desember 2010 berjudul "Rencana Besar Kehidupan Di Tahun Kelinci Emas". 

Satu demi satu ku cocokkan dengan "file scanning" hasil kerja otakku barusan. Ku centang setiap kali kutemukan kesamaan antara catatan diary dengan "file scanning" menggunakan pena hijau kesukaanku, sedangkan pena merah kubuat menyilang jika daftar list tidak sesuai dan bahkan gagal terlaksana. 
Hampir seluruh "virtual list" gambaran yang dipamerkan oleh alam fikiranku tercentang dibuku harianku. Ku picingkan mata dan sedikit ku betulkan posisi kacamata silinderku, lalu ku amati satu demi satu contrenganku. Kadang raut ku tersenyum melihatnya, dan  tak jarang ekspresiku berubah drastis menjadi sangat serius. Ada satu dan dua tinta merah masih menyelinap diantara centangan berwarna hijau. Di tahun 2011 sepertinya dewi fortuna sedang tidak memihakku, dua rencana besar tak terlaksana di tahun kelinci emas, berbeda jauh dengan prediksi penanggalan china yang terpampang di dinding rumahku yang mengatakan bahwa tahun kelinci emas adalah tahun keberuntungan bagi shio anjing sepertiku.  

Foto : Hoed@ / Pantai Tulamben-Karangasem-Bali

Rencana pertamaku adalah memiliki dan mengelola warung internet (warnet) di tanah kelahiranku (kampung halaman). Sebenarnya rencana itu sudah aku canangkan 5 tahun silam, dimana saat itu sepanjang kota Tegal hanya kutemui 3 tempat saja warnet yang sudah ada, itupun tarifnya selangit. Namun hingga sekarang warnet sudah menjamur disana, keinginanku itu belum juga terwujud.
 

Meskipun tak kunjung terwujud, aku selalu memasukkan rencana itu sebagai resolusi ku menjelang akhir tahun untuk diwujudkan di tahun berikutnya bersama dengan daftar resolusi lainnya. Seperti pada tahun tahun sebelumnya, di tahun 2012 nanti, kedua keinginan itu akan aku masukkan ke dalam resolusiku, hanya saja lebih detail, aku akan tuliskan juga sasaran tempat dimana warnet akan didirikan.

Sesuai dengan misi awal, aku menghendaki warnet ku nanti akan didirikan di desa-desa terpencil yang belum tersentuh oleh teknologi, dengan harapan seluruh penduduk desa terpencil dapat menikmati dan melek teknologi internet, sehingga percepatan pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah akan segera terwujud khususnya di daerah kelahiranku, Kabupaten Tegal.

Selain soal Warung internet, satu contrengan tinta merah begitu terlihat jelas pada tulisan "Memiliki warteg dengan fasilitas Wireless Fidelity (Wi Fi)". 
Seperti halnya mendirikan warnet, warteg dengan fasilitas Wi-Fi juga sudah beberapa tahun direncanakan, Namun hingga kini belum juga terlaksana. 
Oleh karenanya di tahun 2012 nanti, kedua rencana itu akan tetap aku masukkan  ke dalam daftar resolusiku. Harapan terbesarku adalah seluruh warteg menyediakan Wi-Fi, seperti layaknya restoran dan cafe di mall. Biarpun dikenal dengan warung makan kelas elit (ekonomi sulit), tapi aku berharap warteg tetap melek teknologi.

Foto : Banner/store.telkomspeedy.com

Selain dua resolusi diatas, beberapa resolusi siap menjadi lampiran dekrit untuk aku umumkan kepada seluruh bagian tubuh ku untuk bersama mewujudkannya. Resolusi tersebut antara lain :
1. Menabung wajib minimal 30 % dari total penghasilan (mau nggak mau KUDU)
2.
Bebas hutang dan bebas dari KARTU KREDIT (yang ini sedikit buka aib :D )
3. Menghidupi orang tua dan adik kuliah serta memenuhi segala kebutuhan mereka (yang ini agak klasik siih....)
4. Memiliki usaha sendiri untuk mewujudkan mimpi menjadi enterpreneur (dicari, investor untuk konsep warteg dengan fasilitas Wi-Fi *promossii......)


Semoga dengan aku menuliskannya, tidak membuat aku menjadi pecundang jika resolusiku di tahun 2012 tidak terealisasi.  Bahkan sebaliknya mampu membuatku semakin termotivasi untuk mewujudkannya dengan mengerahkan segenap kemampuan dan potensi yang ku miliki.

"Tuhan tidak akan merubah suatu kaum, sebelum kaum itu merubah apa yang ada pada dirinya",  demikian ungkapan orang tua dan guru di kampung halaman sebagai motivasi untuk mewujudkan segala cita-cita dan harapan masa depan.

Selamat tahun baru 2012, selamat berkompetisi dengan sehat, dan jadilah pemenang untuk diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
Posting Komentar