15 Agustus 2011

Kata Kaki Ku Di Acara Training On Sharing


"Huda besok sore ada acara nggak? Saya mau minta tolong antar saya ke bengkel untuk ambil mobil" tanya bos saya di hari sabtu sore saat saya mengantarnya pulang dari kantor menggunakan sepeda motor karena mobil beliau berada di bengkel.

"Waah, kalo pagi sih saya kosong, tapi siang jam 12 sampe maghrib saya ada acara Training on sharing, jadi mohon maaf sebelumnya kalo saya nggak bisa anter bapak" jawabku terus terang.
"Ya sudah nggak papa..., biar nanti saya sama si abang saja deh..." sambung si bos memaklumi.

Wajar saja saya menolak halus permintaan bos saya, karena acara Training On Sharing sudah beberapa minggu yang lalu dijadwalkan, dan saya tidak mungkin melewati acara yang menurutku bagus itu. Bahkan saya sudah melingkari kalender di angka 14 bulan agustus untuk di schedule kan tanpa ada yang mengganggu. Ini adalah kali kedua saya mengikutinya setelah sebulan lalu diadakan di markas Internet Sehat daerah Pasar Minggu.

Pagi di tanggal 14 saya berangkat meninggalkan rumah pkl. 9:00wib dengan membawa "belalang tempur", motor kesayanganku, tak lupa saya ajak bollpoin dan buku untuk mencatat di acara TOS yang bertempat di markas blogdetik dan diset oleh otakku dimulai pkl. 13:00wib, saya pun memanfaatkan sisa waktu 2 jam untuk mampir ke pasar senen untuk membeli keperluan mudik, saat itu cuaca sangat panas. Pkl. 11:00 saya meluncur ke daerah Buncit di markas detikcom setelah sebelumnya mampir ke kost si Fitri sahabatku yang sama-sama akan menghadiri acara TOS. Akhirnya kami tiba di markas detikcom pkl. 13:05 setelah berpanas ria menembus jalanan ibu kota, kaki ini terasa kebakar karena aku hanya memakai sandal tanpa pelindung kaos kaki. Nampak suasana masih sepi karena ternyata acara dimulai pkl. 14:00 wib.
Tuan Rumah Training On Sharing - Agustus 2011

Saya memanfaatkan waktu dengan memberi nafas kepada kaki saya yang "complain" kepanasan selama 4 jam terjemur diperjalanan, dan kelihatan belang-belang karenanya. Mataku menatap si kaki dan seolah si kaki berbicara  "aku rela kulitku belang-belang kepanasan hanya untuk menghadiri acara TOS ini, tapi aku minta syarat agar acara ini bisa memberi manfaat untuk kita". Akupun mengiyakan permohonan si kaki dan sepat menghibur nya dengan mengambil foto, si kakipun "bernarsis ria" walau kelihatan belang tertimpa sengatan matahari sepanjang perjalananku.
Kaki-kaki malang

Setelah peserta kumpul lebih dari 30 orang, acara pun dimulai dengan dibawakan oleh MC ganteng dan gokil yang hobi memainkan OVJ dari detikcom bernama mas Karel, agak telat memang. Sambutan dari penyelenggara kali ini dibawakan oleh mas Reza, si pemilik nama blog Suami Malas, dan pengelola situs Pinjambukuonline.org
Acara sesi 1 diisi oleh tim nya mbak Retno selaku sponsor, Gigabyte, yang saat itu di wakili oleh mas Christ. Dalam sesi ini mas Christ memperkenalkan produk unggulan Gigabyte berupa Mainboard AMD dengan mainstream dan karakter yang dimilikinya. Diantara kelebihan itu antara lain:
1. Sistem Accelerated Processing Unit (APU), dimana processor dan kartu grafis menjadi satu modul untuk menghasilkan kinerja optimal.
2. Teknologi Super saving (sistem sekring yang sempurna).
3.Teknologi Double Bios (main bios dan backup bios)
4. Super speed, karena mengusung teknologi USB 3.0

Training On Sharing (TOS)

Mas Christ menjelaskan keunggulan Mainboard AMD dengan ditail dan fasih meskipun raut dan tutur katanya sedikit kelihatan grogi, ditambah dengan suasana ruangan yang muali panas (maklum, pendingin ruangan belum di nyalakan, kabarnya sih jadwal nyala nya pkl. 14:30, pantas saja acara nya sedikit molor, mungkin karena trouble yang ini kali yaah...??, batin saya berbisik malu-malu dan sesekali saya mencuri pandang memperhatikan si penyelenggara acara karena kondisi panas tersebut, nampak raut harap-harap cemas terselinap dan saya pun memakluminya karena ini adalah kendala teknis eksternal Xixixi...).
Kurang lebih 1 jam berlalu, Sesi dua pun dimulai seiring nyala nya pendingin ruangan. Kali ini pembahasannya bertema "Building and Maintaining a Living Web" yang dibawakan oleh mas Heru Catur dari Detikcom. Mas Catur membeberkan rahasia sukses sebuah website/blog agar mempunyai Value di mata pembaca/pengunjung. Berikut ciri-ciri sebuah blog dikatakan memiliki value:
1. Bagian-bagian dari web selalu ter up date (contoh : detikcom setiap 4 menit akan up date secara kontinu).
2. Konten yang dimiliki menarik dan bernilai.
3. Terkonsep dengan baik.

Sedangkan untuk membangunnya diperlukan empat tahapan, yaitu : Building>>Maintenance>>Promotion>>Evaluaton.

Parameter sebuah blog yang memiliki value menurut mas Catur dapat diukur dari beberapa titik parameter, yaitu : Traffiic, Hit, Page views, Impression, dan feedback, dimana kesemuanya dapat dipantau melalui Google Analytic. Mas Catur pun menjelaskan dengan rinci cara kerja dan manfaat Google analytics. (Hmmmm..., saya merasa mendapatkan pengetahuan baru yang saat ini saya butuhkan, kebetulan beberapa hari yang lalu saya sedang mempelajari dan penasaran dengan Google analytics. Sepertinya momen ini tepat sekali dengan problem yang sedang saya hadapi).
 Sesi dua pun berakhir dengan momen berupa tanya jawab yang berhubungan dengan materi, ada sekitar 5-7 peserta yang menanyakan tentang materi yang dibawakan oleh mas Catur, dan semuanya dapat di jelaskan oleh mas Catur dengan gamblang.

Setelah rehat beberapa menit untuk melaksanakan sholat ashar, acara dilanjut ke sesi tiga, kali ini dimoderatori oleh pentolan Internet Sehat bernama mas Dhony. Beliau membawakan tema Ide Kreatif dengan mengusung 3K, Kreatif disaat Kepepet.
Keunikan penyampaian materi ini membuat suasana TOS semakin hidup saja, ditambah dengan celetukan pembawa acara yang mirip maen Opera Van Java, suasana semakin rileks. Mas Dhony menyampaikan konsep memiliki ide cemerlang dengan mengandalkan kerja otak kanan, dimana pola kerja otak kanan adalah seperti tergambar berikut ini :
Cara Kerja Otak Kanan

Mas Dhony mempraktekkan filosfi kerja otak kanan seperti gambar diatas dengan membuat resume sesi 1 dan sesi 2 acara TOS yang baru saja berlalu, dan hasilnya sungguh diluar sugaan saya. Cara seperti mas Dhony sungguh membuat saya tercengang dan menggoda saya untuk memakainya di kesempatan berikutnya.
Mas Dhony mencontohkan beberapa buku dan Film Best seller seperti Harry Potter diawali dari ide-ide kreatif seperti yang diprakterkkann barusan. Waaaw! Fantastis...!

Sedikit memang materi yang dibawakan mas Dhony, tapi maknanya sangat dalam dan mampu menjawab komplenan kaki ku di awal acara. Sesi tanya jawab menutup sesi tiga acara Training On Sharing kali ini. Tak terasa waktu menjelang buka puasa pun datang. Acara istirahat pun diisi dengan buka bersama dengan sajian menu berbuka puasa dari para sponsor diantara nya:
1. Puding dari detikcom
2. Minuman Liang teh Cap Panda dari KINO company
3. Makanan dan seafood dari restoran Seafood Garden Muara Karang.

Setelah acara buka bersama, sesi selanjutnya adalah acara kuis dari sponsor dan penutup serta kesimpulan plus banyolan sedap dari sang pembawa acara. Terakhir adalah acara foto bersama di loby kantor detikcom sebagai kenang-kenangan.
Waaah..., kepala dan otakku serasa fresh telah mendapatkan siraman materi yang bertajuk Training On Sharing (TOS) konsepnya mas Joel dan mas Reza. Saya masih menunggu acara TOS bulan depan, semoga masih bisa diadakan dan saya bisa mengikutinya.

Thanks to:
Detikcom, mas Joel, mas Reza, mas Dhony, mas Catur, mas Karel, rekan dari Gigabyte, rekan dari Liang The Cap Panda, rekan dari Rumah Makan Seafood Garden - Muara Karang, Carrefour, dan rekan-rekan para blogger serta penulis media online.

4 komentar:

  1. Wihhhh mantap Hoeda , acara ini memang pantang dilewatkan :)

    BalasHapus
  2. Mang Jazi : he he he... saking semangatnya...
    mbak Ani : iya.., sayang untuk dilewatkan

    BalasHapus
  3. aktivis bloger ternyata seniorku satu ini...mantap..

    BalasHapus

Tinggalkan jejak anda dengan mengisi komentar dibawah ini, supaya saya tahu anda pernah mampir ke sini, lain waktu saya yang akan berkunjung balik. Matur suwun....