08 Juli 2011

Fight Never Ending - Hidup Adalah Perjuangan Tanpa Henti


Hidup adalah perjuangan yang tak kan pernah usai”, ungkapan itu sangat familiar dan sering kita dengar serta terucap dengan mudahnya oleh seseorang, dari mulai pengamen, penyanyi, pengembara, penulis dan kalangan lainnya. Jika kita urai perjalanan hidup kita maising-masing, jalan kehidupan kita laksana serangkaian dari potongan-potongan episode kehidupan yang disambung menjadi serangkaian alur cerita yang mana diri kita menjadi pemain utama untuk diri kita sendiri, skenarionya adalah garisan Qodho dan Qodar yang tercatat di Lauh Mahfudz, Tuhan yang menjadi sutradara dan sekaligus sebagai penulis skenario serta orang lain, binatang, dan lingkungan sekitar adalah penonton dan sekaligus lawan main kita.

Sudah sepatutnya kita merasa bangga dan bersyukur dengan peran yang kita jalani, karena kita adalah pemain utama yang mana keberadaan dan karakter kita adalah penentu alur cerita bagi diri kita dan lawan main kita di episode yang sedang berjalan dan episode mendatang. Sudah sepantasnya kita menghargai diri kita dengan mengambil peran yang baik-baik, peran yang mampu membuat penonton dan lawan main kita terkesima dengan sifat dan karakter yang kita perankan, peran yang mampu memikat sang sutradara agar sang sutradara merasa puas dengan apa yang dikehendaki Nya, sehingga kita akan mendapat kan reward dari Nya, baik itu reward berupa peran yang lebih menantang atau reward dalam bentuk kebahagiaan yang tak pernah kita duga.

Seringkali kita merasa mendapatkan peran yang kurang beruntung dibanding pemain yang lainnya, karena kita terlalu sempit memandang dan mengartikan sebuah scrypt, skenario dan arahan dialog dari sang sutradara, kita selalu memandang scrypt itu bagian demi bagian, padahal jika kita mampu me review lembaran scrypt dan skenario dari Tuhan dan menyatukannya, bentuk cerita yang kita mainkan sebenarnya mengasyikkan dan penuh makna serta pelajaran yang berharga bagi peran kita dimasa mendatang. Cara komunikasi sang sutradara dengan para pemain kadang sulit di mengerti oleh para pemain yang memiliki cakrawala sempit, namun bagi para pemain yang mempunyai pandangan luas penuh keimanan, komunikasi sang sutradara sebenarnya sangatlah indah. Sang sutradara memiliki ide cerita yang telah dipersiapkan untuk kita di episode mendatang. Kadang kita sebagai manusia merasa kita paling susah, kita paling malang, kita kurang beruntung, dan kita merasa tersisihkan serta termarginalkan oleh sekeliling kita. Padahal dibalik itu sang sutradara telah menyiapan suatu kebahagiaan yang boleh jadi Dia simpan untuk kita pada saat kita membutuhkannya dan pada saat yang tepat, karena sang sutradara sangatlah tahu siapa kita, karakter kita, sifat kita, kelemahan kita, bahkan sampai hembusan nafas kita sekalipun.

Ketegaran kita mengarungi peran dan menjalankan skenario hidup membuat kita menjadi kokoh dalam menghadapi setiap pergulatan dan konflik yang terjadi dalam kehidupan. Karena hidup adalah duan unsur, yaitu unsur masalah dan unsur solusi. Keduanya sudah bersifat niscaya dan pasti yang diturunkan olehNya secara beriringan. Masalah tanpa solusi membuat kita stress, solusi tanpa masalah membuat kita menjadi manja. Percayalah bahwa hidup kita adalah dua unsur itu. Dan tugas kita adalah menggabungkan keduanya sehingga menjadi berpasangan pada saat yang tepat. Kemampuan kita dalam menggabungkan keduanya memperlihatkan sisi sifat bijaksana yang kita miliki. Kemampuan kita menggabungkan keduanya membuat kita mempunyai ”nilai” di hadapan makhluk lain. Dan kemampuan kita menggabungkan keduanya membuat kita menjadi seorang ksatria sejati yang siap menghadapi setiap pertarungan tanpa henti dari ajang bernama ”Kehidupan”.

Tulisan ini aku persembahkan kepada Mbak Ani Bertha yang sedang merayakan ulang tahun Blognya yang ketiga dengan tema ”Fight Never Ending
Teruslah menuliskan segala apa yang kamu ingin tulis,
Ikatlah rangkaian pengalaman hidupmu dalam ikatan tulisanmu,
Suatu hari nanti banyak orang yang membutuhkan ikatan itu, 
Bagilah ikatan itu kepada mereka,
Biarkan mereka jadikan ikatan itu sebagai batu pijakan dan arahan dalam menghadapi pertarungan tanpa henti dalam kehidupan mereka,
Kita telah menjadi penerang bagi kehidupan mereka....


Salam persahabatan,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan jejak anda dengan mengisi komentar dibawah ini, supaya saya tahu anda pernah mampir ke sini, lain waktu saya yang akan berkunjung balik. Matur suwun....