18 Oktober 2017

Nabung di Rekening SOBATKU, Bisa Jadi Milyarder, Mau?

Aplikasi SOBATKU, Rekening Tabungan Digital Berbasis Aplikasi

Dulu waktu masih duduk di bangku Sekolah Dasar, akhir tahun ajaran adalah waktu yang ditunggu-tunggu untuk mewujudkan keinginan membeli sesuatu yang diidamkan. Sebab, selain momen kenaikan kelas, pada akhir tahun ajaran biasanya pihak sekolah membuka pendaftaran pengambilan dana tabungan para siswa. Pada momen itulah saatnya para siswa untuk menikmati uang hasil menabung setahun berjalan, termasuk saya dan teman-teman. Para guru sepakat pengambilan uang tabungan agar bisa diatur setahun sekali, supaya dana tabungan bisa membantu orang tua dalam pemenuhan kebutuhan sekolah anaknya.

Keuntungan menabung dengan cara ini adalah uang kita menjadi aman dan jumlah nya akan terus meningkat, karena tidak bisa seenak sendiri dana tabungan bisa diambil, jadi dana itu dengan “terpaksa” dibiarkan di simpan. Selain itu, pada saat pengambilan biasanya jumlah tabungan kta akan ditambahkan nilainya oleh bank yang berafiliasi dengan pihak sekolah.

Meski jumlahnya tidak terlalu banyak, tapi lumayanlah, hasil menyisihkan uang jajan itu bisa digunakan untuk membeli barang-barang yang sudah lama diidamkan. Seperti contoh dulu, saking pengen punya game boat (anak 90’an pasti tahu lah ya... he he), saya musti nabung setahun dulu, menyisihkan jatah uang jajan. Baru kemudian di akhir tahun ajaran mimpi itu bisa terwujud. Yess..! liburan sekolah bisa puas maen game boat.

Sebenernya pihak sekolah memperbolehkan mengambil tabungan di akhir tahun ajaran itu supaya dananya bisa dipergunakan untuk keperluan sekolah, seperti membeli buku-buku, sepatu, tas, dan keperluan sekolah lainnya. Tapi berhubung keperluan sekolah sudah dibelikan oleh orang tua dan kakak, maka uang itu menjadi “bonus” tersendiri buat saya he he he...

Yang paling diingat adalah menabung di zaman itu wajib menggunakan buku tabungan yang dicetak oleh sekolahan, cover nya bergambar logo Tut wuri handayani, dan cover belakangnya bergambar logo yayasan sekolah (gak tahu deh buku tabungan siswa jaman now masih sama apa enggak, jangan jangan cover nya sudah diganti gambar Naruto atau Bo bo Boy wkwkwk).

Selain menabung melalui buku tabungan di sekolahan yang berafiliasai dengan bank swasta, saya juga menabung secara konvensional dirumah, biasanya saya dan kakak membuat celengan dari bahan bambu. Satu ruas bambu di potong, kemudian pada ujung atas dibuatkan celah untuk memasukkan uang koin. Nah, khusus untuk hasil celengan ini, dibukanya setiap menjelang lebaran. Dananya diambil dari “uang kaget” yang didapatkan dari “pecingan” atau “saweran”. Misalnya saweran om (adiknya emak), uwak, atau uang pecingan dari embah.

Berbeda dengan tabungan di sekolah, menabung dengan cara “nyelengi” ini tujuannya satu, supaya pada saat lebaran kita punya uang buat beli baju lebaran dan piknik, karna biasanya orang-orang kampung itu ngadain piknik pas hari raya lebaran, berbarengan dengan silaturrahmi ke tempat saudara. Keuntungan dari menabung model “nyelengi” seperti ini adalah dana nya bebas mau diambil kapan saja kita mau.

Yah, begitulah cara anak generasi 90 an menabung dan mengumpulkan uang.

Selain cara menabung tersebut diatas, ada cara menabung lain yang tak kalah menarik, yaitu menabung di koperasi. Membuka tabungan melalui koperasi menjadi pilihan saya saat itu, baik pada masa sekolah maupun setelah lulus sekolah. Alasan saya menabung via koperasi adalah karena mudah dan tidak dipusingkan dengan urusan administrasi yang ribet, baik pada saat buka rekening, tarik dana, maupun setor dana. Biasanya petugas koperasi mendatangi rumah-rumah warga untuk menarik dana tabungan, dan mencatatnya pada buku tabungan. Enaknya, menabung di koperasi itu bisa setor berapa saja, seadanya uang. Petugas penarik dana juga orang sendiri (orang yang sudah biasa kenal), jadi kita tidak merasa kawatir mengenai dana yang di simpan. Tujuan menabung di Koperasi biasanya untuk keperluan jangka pendek, semisal untuk membeli sepeda motor, membeli peralatan rumah tangga, atau membeli perhiasan. Tabungan model koperasi seperti ini hingga saat ini masih menjadi andalan masyarakat khususnya di pedesaan.

Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, cara menabung di koperasi juga mengalami evolusi yang luar biasa canggih. Sekarang ini menabung di koperasi tidak harus menggunakan buku tabungan. Fungsi buku tanbungan sudah diganti dengan aplikasi, baik android maupun aplikasi IOS. Nomor handphone pemilik bisa menjadi nomor rekening tabungan yang dulu nomor ini tertera di bagian sampul buku tabungan. Hebatnya lagi, jika dulu dana tabungan ketika akan digunakan kita musti menghubungi petugas penarik dana, sekarang tinggal membuka aplikasi dan memainkan menu yang ada di aplikasi saja untuk mempergunakan dana tabungan, bisa untuk berbagai keperluan. Malahan tabungan model digital seperti itu sudah dilengkapi dengan aplikasi untuk berbisnis juga, seperti jual beli pulsa telepon dan pulsa listrik secara online, pembayaran beragam tagihan, seperti tagihan listrik PLN, tagihan cicilan, tagihan langganan TV berbayar, dan sebagainya.

Wah, saya merasa beruntung banget ngalamin jaman yang serba WOW ini.

Tabungan SOBATKU, Tabungan Koperasi di Era Digital

Salah satu tabungan digital produk dari koperasi adalah tabungan SOBATKU. Tabungan ini di luncurkan oleh sebuah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) bernama Sahabat Mitra Sejati. SOBATKU telah diresmikan pada pertengahan Juli lalu, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional ke 70 di Kota Makassar. SOBATKU adalah produk simpanan atau tabungan berbasis aplikasi yang dapat diakses melalui telepon seluler. SOBATKU menawarkan beragam keuntungan dan kelebihan, salah satunya bebas biaya administras bulanan.

SOBATKU, Rekening Tabungan Berbasis Aplikasi


Tabungan koperasi memang mempunyai limit, tidak seperti tabungan di bank. Namun, tabungan di koperasi banyak menjadi pilihan masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan jangka pendek. Hadirnya SOBATKU bisa mempermudah akses masyarakat untuk menabung ala-ala koperasi, dengan format yang lebih canggih dan jangkauan yang lebih luas, karena bersifat online, kapanpun dimanapun bisa diakses.

Selain itu, kelebihan lainnya yaitu para pengguna aplikasi SOBATKU bisa tarik tunai atau setor tunai melalui ribuan gerai Alfamart dan Alfamidi yang sudah tersebar di seluruh Indonesia. Jadi tidak harus mendatangi kantor Koperasi atau menunggu petugas koperasi datang ke ruman kalo cuma sekedar tarik dan setor dana. Simpel dan mudah diakses, kapanpun dimanapun.

Beragam layanan juga bisa dinikmati secara gratis, dan tentunya dengan harga termurah, sesuai dengan prinsip koperasi. Diantara layanan yang bisa diakses oleh member SOBATKU adalah layanan pembelian pulsa, pembayaran tagihan TV berbayar, pembayaran PLN, dan beragam layanan lainnya, termasuk transfer antar rekening SOBATKU. 

Oiya, meskipun bukan rekening bank, tapi dana yang ada di rekening SOBATKU bisa juga langsung di transfer ke rekening bank lain melalui aplikasi SOBATKU. Aplikasi SOBATKU bisa diunduh secara gratis melalui Google Play dan App Store.

Yang lebih mengejutkan lagi, Koperasi Sahabat Mitra Sejati juga kerap kali mengadakan event undian berhadiah khusus untuk para pemilik tabungan SOBATKU. Sejak diluncurkan 3 bulan lalu, SOBATKU sudah menggelar 2 kali undian bulanan senilai total ratusan juta rupiah. Malahan pertengahan Oktober ini, Koperasi Simpan Pinjam Sahabat Mitra Sejati kembali menggelar penarikan undian dengan hadiah Grand Prize berupa uang tunai senilai 100 juta rupiah.

Kabarnya, SOBATKU akan terus menggelar undian hadiah untuk para anggotanya hingga toal hadiah Milyaran rupiah. Wah..., mumpung belum terlambat, yuk segera membuka rekening SOBATKU. Siapa tahu nyempil jadi salah satu yang beruntung ketiban hadiah ratusan juta rupiah dari program Undian Milyaran Rupiah nya SOBATKU.

Cara Mendaftar Rekening SOBATKU

Siapapun bisa menjadi member SOBATKU, asal memiliki smartphone dan nomor telepon, bisa mendaftar melalui aplikasi online. Persyaratannya juga sangat mudah, hanya menggunakan KTP saja untuk registrasi. Waktu pendaftaran juga cukup mudah dan cepat, hanya butuh waktu kurang dari 15 menit saja. Begini caranya:



Gimana, gampang kan...? Untuk info lengkapnya, kamu bisa mengakses website SOBATKU di sobatku.co.id